JANDA YANG MERESAHKAN

JANDA YANG MERESAHKAN
Jika status Eca


__ADS_3

Dea melihat anaknya Baim nangis karena melihat kedua orang tuanya, diusir paksa dari rumahnya setelah dilakukan penggeledahan rumah barunya Baim.


" Kami menemukan surat pengalihan hartanya Dea ke Baim pak" Ucap Karyawannya Tirta sahabatnya Oki, yang berhasil geledah rumahnya Baim


" Bagus apa ada duplikatnya?" Tanya Tirta melihat karyawannya, yang sudah melakukan penggeledahan.


" Tidak ada pak, Ini yang asli setelah kita baca isi surat pengalihan hartanya Dea." Lanjut Karyawannya Tirta dengan yakin dan bukan duplikat.


" Dea, saya mohon jangan usir kita dari sini Dea, kita mau tinggal dimana dan apa tidak kasihan dengan anak kita, yang harus hidup susah karena semuanya kamu rebut.?" Tanya Istrinya Baim, pura pura sedih.


" Tante jangan jahat sama kita dong, masa semuanya tante rebut sih, Citra jadi tidak punya apapun lagi dan semua isi kamar Citra masa direbut sih. Memangnya apa salah ayah dan bunda ke tante, sampai tante tega rebut semuanya dari Citra?" Tanya Citra sambil nangis melihat baju bajunya Baim dan istrinya di masukin ke dalam koper, tanpa diberikan apapun yang ada didalam rumah sedikit pun, dilarang diberikan oleh Oki.


" Saya rebut? Maaf yah, kamu sadar diri jadi orang, ini semua milik saya dan kalian lah yang rebut semuanya dari saya, maaf yah Citra karena ayah dan bunda kamu nakal akhirnya tante ambil kembali barang barang tante." Ucap Dea yang tidak tega melihat anak kecil nangis, melihat keributan yang terjadi dengan orang tuanya.

__ADS_1


" Tapi Dea, kita kan belum bercerai jadi aku masih ada hak tinggal bersama istri aku kan, jika kamu mau, saya rela meninggalkan anak dan istri saya, demi kita bisa bersatu." Bujuk Baim, Baim tidak mau hidup susah, cuman karena pisah dari Dea.


" Sudah seperti ini, baru mau meninggalkan anak dan istri kamu? Memangnya saya bodoh apa Baim? Pak tolong bawa mereka bertiga ke tempat yang layak untuk mereka yang sudah tidak memiliki apapun.?" Tanya Dea sinis melihat Baim dan istrinya berusaha bujuk Dea, supaya tidak diusir dari rumahnya.


" Kasihan sekali Baim, kamu sudah merebut Dea dari saya, kamu sakiti Dea dengan seenaknya dan sekarang hidup susah berusaha bujuk Dea, memangnya kamu pantas untuk bersatu kembali dengan Dea, pak bawa keluarga malang ini jauh dari kehidupan kita lagi." Tegas Oki yang tidak mau lagi ketemu dengan Baim lagi, apapun alasannya.


" Baik pak Oki, kita akan bawa keluarga ini jauh jauh dari kehidupan kalian. Hayo kalian ikut kita sekarang" Tegas karyawannya Tirta yang pegang kuat tangannya Baim supaya tidak berusaha melepaskan diri.


" Lepasin, yang jahat Baim kenapa saya harus ikut menderita lepaskan" Teriak Istrinya Baim, yang tidak terima hidup susah karena semua hartanya diambil kembali oleh Dea.


" Terimakasih yah Tirta atas bantuannya yah, berkat kamu semuanya berakhir dengan cepat." Ucap Oki lega, karena dengan cepat menemukan Baim dan keluarganya.


" Sama sama Oki,apapun yang kamu alami dan butuh bantuan insya allah saya akan bantu kamu dan Dea juga sama, jangan takut untuk minta bantuan saya jika kamu mengalami masalah apapun itu." Ucap Tirta melihat Oki dan Dea, diam diam gandengan tangan

__ADS_1


"Iyah Tirta, saya akan minta bantuan kamu lagi, jika mengalami masalah dan terimakasih untuk bantuan kamu yah" Lanjut Dea lega dan bahagia, karena akhirnya harta milik ayah nya bisa menjadi milik Dea lagi.


Dilain sisi, Eca dan Ikbal, ajak bicara kedua orang tua, cerita jika suaminya sudah meninggal dunia dan Ikbal ajak nikah Eca karena Ikbal mulai mencintai Eca.


" Maksud kedatangan saya ke sini, mau ajak nikah Eca, setelah Chandra meninggal dunia dan saya selalu menjalankan aktivitas bersama terutama urusan kantor, membuat saya mulai merasa nyaman dan bahagia didekat Eca, membuat saya semakin mencintai Eca dan mau menjadi suaminya Eca. Ijinkan saya untuk menjadi suaminya Eca dan ayah untuk Bulan. "/Ucap Ikbal panjang kali lebar.


" Eca sudah kenal Ikbal selain asisten CEO di kantornya mas Chandra, Ikbal juga sahabat mas Chandra dari masa sekolah, disaat Ikbal ajak nikah tidak Eca tolak karena Eca sudah tahu Ikbal orang yang baik dan peduli dengan Eca, apa lagi setelah mas Chandra meninggal dunia, Ikbal terus yang menjaga Eca bahkan Eca tidak boleh pergi kemanapun tanpa ditemani oleh Ikbal. " Ucap Eca terus terang, Eca juga merasa nyaman dan tenang setiap dideketin Ikbal.


" Jika status Eca memang sudah janda, dan mau diajak nikah membuat Ikbal mau menjadi suami yang baik untuk Eca, baik lah akan kita terima keingain Ikbal untuk ajak Eca nikah, keinginan kita tolong bahagiakan Eca setiap ada dideket Ikbal" Ucap Bunda nya Eca, yang tidak keberatan Eca menikah lagi, dan status Eca memang sudah janda jadi tidak dianggap selingkuh.


" Lalu kalian kapan menikah? " Tanya Ayah nya Eca yang juga tidak keberatan jika Eca menikah lagi, supaya Eca ada yang menemani dan melindungi Eca.


" Alhamdullah mendapatkan restu dan Secepatnya kita menikah, oh yah apa kalian mau pindah ke Jakarta? Supaya kita bisa deket dengan kalian dan kalian tidak jauh lagi dari kita dan Bulan?" Tanya Eca bahagia, karena kedua orang tuanya setuju untuk Eca nikah kembali.

__ADS_1


" Insya allah ayah dan bunda, Ikbal akan membahagiakan Eca selamanya dan menjadi ayah untuk Bulan yang bisa membanggakan untuk Bulan punya ayah seperti saya.


__ADS_2