JANDA YANG MERESAHKAN

JANDA YANG MERESAHKAN
Lowongan pekerjaan


__ADS_3

Eca memberikan donat pesanan konsumen yang mendadak mau beli donatnya, Eca senyum melihat pembelinya bener bener tunggu donatnya didepan rumah, tidak ada ada niatan untuk masuk kedalam rumah


“ Maaf pak, apa saya boleh tanya sesuatu?” Tanya Eca melihat konsumen yang beli donatnya


“ Tentu boleh, apa yang mau anda tanyakan?” Tanya Danu orang suruhan bodyguardnya Eca


“ Apa ada lowongan pekerjaan pak? Maaf pak, saya tanya ke anda soal lowongan pekerjaan?” Tanya Eca berharap mendapatkan pekerjaan yang baik untuk Eca


“ Ada sih, sebagai pelayan toko, apa kamu mau?”  Tanya Danu bohongan, toko yang Danu maksud punya almarhum suaminya Eca, yang Eca tidak pernah tahu jika suaminya punya toko selain perusahaan yang sudah berkembang


“ Boleh saja pak, kalo boleh tahu jualan apa pak? Maaf kalo saya boleh tanya apa boleh bawa anak yah? Karena saya tinggal cuman berdua saja dengan anak saya masih umur tiga tahun pak?” Tanya Eca berharap diijinkan bawa anak untuk kerja


“ Bagaimana saya melarang nona muda bawa nona kecil selama kerja, orang toko itu punya dia sendiri” Batin Danu mana berani melarang Eca bawa Bulan selama kerja


“ Jaga sembako saya, kamu  bisa bawa anak kamu disana, tempatnya luas dan bisa dipakai anak kamu main, tempatnya aman kok karena ada cctv juga disana” Lanjut Danu yang berusaha yakinin Eca untuk menerima Eca kerja


“ Alhamdulillah pak mau pak dan terimakasih anda mau tewarin saya kerja, dan kapan saya bisa mulai kerja pak?” Tanya Eca tidak sabar ingin secepatnya kerja, dan tidak digodain oleh tetangganya karena keliling untuk jualan donat


“ Besok kamu bisa datang ke toko saya yah, ini alamatnya kamu bisa kesana sekalian bawa anak kamu juga tidak masalah kok” Lanjut Danu memberikan kartu nama yang sudah direkayasa, demi bisa bantu Eca

__ADS_1


“ Alhamdulillah ya  allah, iyah pak saya akan ke toko anda besok pak, terimakasih atas


bantuannya pak.” Lanjut Eca bahagia karena akhirnya mendapatkan pekerjaan juga, dan Eca tidak membuat Bulan merasa cape jalan kaki jarak jauh demi jualin donat dan tidak membuat Bulan merasa cape cuman karena bantuin Eca membuat donat


Diam diam Aliando yang mendengar jika Eca mendapatkan tawaran kerja di toko sembako, merasa kesal sekali karena Aliando tidak bisa membantu Eca sama sekali.


“ Sial, ternyata janda cantic itu butuh kerjaan ternyata, kenapa tidak bilang dari tadi sih kan bisa saya bantu dia untuk mendapatkan pekerjaan” Batin Aliando kesal, karena tidak bisa modusin Eca sama sekali


“ Kamu kenapa tidak bilang jika butuh kerjaan?” Tanya Aliando menatap Eca dengan tatapan yang tidak biasa


“ Kamu masih ada disini? Kenapa nekat sih masih disini, apa yang kamu mau dari saya?” Tanya Eca kesal melihat Aliando tidak mau pulang sama sekali


“ Gila kamu, kamu tidak punya hak paksa saya seperti ini dan kamu tidak punya hak mempermalukan saya dengan fitnahan kamu cuman karena saya menolak keinginan kamu” Tegas Eca bener bener kesel dengan Aliando yang


seenaknya dengan Eca, karena paksa Eca panjat pinang dan jika menolak akan dipermalukan dan difitnah


“ Sepertinya sekarang harus pergi dari sini, mumpung ada uang cukup, setidaknya bisa telefon orang tadi dan tanya apa bisa tinggal saja ditokonya, demi bisa jauh dari orang gila itu” Batin Eca yang tidak ingin terjebak dengan keinginannya Aliando dan Eca tidak ingin menjadi selingkuhan suami orang


“ Terserah apa kata kamu cantic, nanti malam saya akan kesini dan tenang saja saya akan jamin malam indah kita akan aman dari gangguan istri saya, jadi malam indah kita akan aman sampai pagi oke, semakin lama kamu

__ADS_1


nolak membuat saya semakin penasaran dengan kamu cantic” Lanjut Aliando semakin senang melihat ekspresinya Eca, yang ketakutan dan selalu menolaknya


“ Sudah sana pergi kerja, dasar gila kamu baru kenal sudah seperti ini” Lanjut Eca kesal, Eca langsung memberikan donat yang sudah dipesan oleh Aliando tadi


“ Biarin gila, karena saya tergila gila oleh janda cantic seperti kamu, ini uang donatnya dan lebihnya kamu beli makanan enak yah untuk makan malam indah kita oke dan sampai pagi kita akan menikmati malam indah kita


berdua disini” Lanjut Aliando menerima donat yang diberikan Eca dan memberikan Eca beberapa lembar uang merah


“ Saya cuman butuh tiga lembar saja, dan sisanya silahkan kamu bawa pergi sekarang, jangan sampai istri kamu curiga” Lanjut Eca menolak pemberian Aliando, karena Eca pergi tidak ingin ada hutang, hinaan dan fitnah


yang Aliando beritakan ke orang orang dengan perginya Eca


“ Baiklah, nandi malam saya saja yang beli makanan, sampai jumpa nanti malam sayang, dandan yang cantic yah supaya nanti malam semakin indah dengan penampilan sempurna kamu oke.” Lanjut Aliando mencium Eca begitu


saja, membuat Eca kesal dengan sikapnya Aliando yang semakin keterlaluan


Aliando langsung pergi dari rumahnya Eca sambil bawa donat yang dibelinya untuk dibagi bagikan, Aliando bahagia sekali karena akhirnya nanti malam akan menikmati malam indah bersama Eca sampai pagi dan Aliando akan cari cara untuk ungsikan Adelia dan anaknya supaya tidak mengganggu Aliando saat bersama Eca


“ Syukur lah orang gila itu sudah pergi, lebih baik sekarang telefon orang tadi, rapihkan barang barang ini dan ijin pergi ke ibu kontrakan, sebelum nanti malam Aliando menjalankan rencana gilanya, walaupun saya rindu dengan kehadiran laki laki bukan bearti dengan cara kebebasan dan menjijikan yang Aliando ingin kan” Batin Eca, Eca langsung telefon Danu untuk minta ijin sekarang bisa tinggal di toko nya, demi jauh dari Aliando

__ADS_1


__ADS_2