
Oki setelah anterin Dea ke rumahnya Eca, langsung pamit untuk pulang karena Oki akan atur bagaimana caranya hadapi suaminya Dea.
“ Eca, saya pamit pulang dulu ya, saya titip temen saya disini yah,sebelum kamu dan Ikbal menjalankan proses pernikahan kalian” Ucap Oki, Oki berharap jika Dea tidak ganggu hubungannya Ikbal dan Eca sama sekali
“ Oke Oki, insya allah disini aman kok dia tinggal disini dan bisa bantuin saya untuk ajak main Bulan juga kan, selama saya kerja di kantor” Ucap Eca yang tidak keberatan ada Dea dirumahnya
“ Sayang, aku juga pamit pulang yah sayang, sampai ketemu besok yah sayang, anak ayah yang cantic sampai jumpa besok yah Bulan, besok kita main bareng yah” Ucap Ikbal yang langsung turunin Bulan dan mencium keningnya Eca
“ Iyah sayang, kalian berdua hati hati dijalan yah” Lanjut Eca, Eca malu saat Ikbal mencium keningnya didepan banyak orang
“Ayah hati hati dijalan yah” Ucap Bulan bahagia karena akhirnya punya ayah lagi, dan ada yang memberikan perhatian ke Bulan lagi
Eca setelah melihat Oki dan Ikbal jalan ke mobil masing masing, langsung ajak Dea masuk kedalam rumahnya, untuk menempatin kamar kosong yang ada dirumahnya.
“ Dea, semoga kamu betah disini yah, kamu mau istirahat atau mau ikut makan bersama saya?” Tanya Eca, Eca mulai lapar karena tadi tidak jadi makan karena Oki tiba tiba minta Eca dan Ikbal pulang karena Oki ada didepan rumah
“ Saya istirahat saja dulu Eca, nanti saya baru makan setelah bangun tidur dan mandi. Terimakasih yah mau memberikan saya ijin untuk tinggal disini” Ucap Dea yang merasa ngantuk
__ADS_1
“ Ya silahkan saja” Lanjut Eca, Eca langsung pergi dari kamarnya Dea dan langsung jalan ke dapur bareng Bulan untuk makan siang bareng
Dilain sisi, Ikbal baca surat wasiat yang dipegang oleh Oki, Ikbal merasa mudah sekali untuk lawan suaminya Dea cuman kendalanya Dea tidak ada yang bantu membuat semuanya terlihat sulit.
“ Apa yang bisa kita lakukan untuk bantuin Dea? Saya kesal sekali dengan laki laki itu, ternyata dia sengaja merebut Dea dari saya cuman karena mau manfaatin Dea saja demi merebut harta dan perusahaan orang tuanya
saja demi kesejahteraan anak dan istrinya. Say ingin sekali laki laki itu kembali hidup susah?” Tanya Oki yang tidak terima jika perempuan yang dicintainya di masa lalu, ternyata hidup tidak bahagia bersama selingkuhannya.
“ Kita ketemu langsung dengan laki laki itu, tapi kita harus membawa pengamanan yang ketat, itu saja dulu yang kita lakukan untuk negoisasi baik baik, jika dia tidak terima baru kita bawa masalah ini lebih serius, bahkan kita bisa ancam dia untuk rebut kembali semuanya termasuk barang barang yang sudah dibeli untuk kebutuhan anak dan istrinya, jika tidak bisa negoisasi secara baik baik” Ucap Ikbal, baru pertama kalinya ikut campur dengan urusan orang lain
“ Bearti jika dia kembalikan perusahaan dan rumah, apa kita rebut barang barang laki laki itu juga?” Tanya Oki yang sejujurnya tidak tega, jika melihat anak kecil harus kehilangan tempat tinggal yang nyaman
juga susah kehilangan mainan dan peralatan sekolahnya juga. Jadi yang kita tetep berikan perlengkapan anaknya saja” Lanjut Ikbal yang tidak tega, melihat anak kecil nangis karena kehilangan mainan dan barang barang untuk sekolahnya.
“ Baik lah Ikbal, kita sekarang ketemu dengan temen saya untuk minta bantuan, temani kita untuk ketemu langsung suaminya Dea dan sekalian kita usut apa dia ada kesalahan atau tidak, jika ada kesalahan dengan mudah kita melawannya” Lanjut Oki, Oki bersyukur sekali karena punya temen yang bisa membantu Oki untuk pengamanan saat ketemu suaminya Dea.
“ Ya baik lah hayo, kita pergi sekarang kalo begitu, besok saya dan Eca tidak ikut yah, karena kan kita ada pekerjaan” Lanjut Ikbal, yang sengaja tidak ingin terlalu ikut campur urusan client nya Oki
__ADS_1
“ Iyah Ikbal, terimakasih sekarang mau direpotkan oleh saya” Lanjut Oki bersyukur karena Ikbal mau bantuin Oki, walaupun tidak sepenuhnya tapi setidaknya mau temani Oki ke tempat temennya
“ Beres” Lanjut Ikbal yang tidak merasa keberatan bantuin Oki
Oki dan Ikbal langsung jalan ke temennya Oki, untuk besok ketemu dengan suaminya Dea dan minta baik baik untuk menyerahkan perusahaannya Dea
Dilain sisi, Baim suaminya Dea panic, saat tadi ikutin Dea yang ternyata ketemu dengan Oki mantan pacarnya Dea sekaligus pengacara terkenal.
“ Sial, sial, ternyata salah membiarkan Dea keluar dari rumah dan membawa surat wasiat asli itu, sekarang bisa bahaya nih jika Oki berhasil membantu Dea otomatis saya akan kehilangan semua kemehawan ini” Ucap Baim yang menyesal, turutin keinginan istrinya untuk usir Dea, setelah mendapatkan semuanya dan tidak ingin di madu.
“ Ayah, kenapa marah marah sendiri seperti itu sih? Malu kedengeran sampai dapur?” Tanya Dela menghampiri, suaminya yang lagi duduk sendirian di ruang tamu
“ Tadi aku tidak sengaja ketemu dengan Dea di café, dia ketemu dengan Oki mantan pacarnya sekaligus pengacara terkenal, Dea memberikan surat wasiat asli ke Oki tadi, habis lah kita sayang karena kita membiarkan Dea pergi begitu saja dengan mengijinkan Dea bawa surat wasiat asli sayang, tadi aku denger semua pembicaraannya Dea dan Oki” Ucap Baim panic dan menyesal, karena tidak memikirkan dampak jika Dea bawa surat wasiat aslinya.
“ Astaga ayah, terus sekarang bagaimana ini, apa kita bisa menang melawan Dea? Walaupun kepemilikan perusahaan atas nama ayah? Kalian tidak memiliki anak sama sekali, jadi tidak ada alasan mempertahankan rumah tangga demi anak? Aku tidak ingin hidup susah sayang, apa sekarang kita amanin semuanya sayang sebelum Dea merampas harta kita,minimal perhiasan yang bisa kita bawa pergi?” Tanya Dela yang tidak ingin hidup susah dan tidak mau kehilangan harta sama sekali.
“ Bagus sayang, yuk buruan amanin semuanya sayang, sebelum Dea merampas semuanya sayang, aku tidak akan ke kantor sampai kita memiliki tempat tinggal baru, dan melakukan penarikan sebanyak banyaknya demi mempertahankan hidup kita tidak susah sayang.” Lanjut Baim,Baim setuju dengan rencanannya Dela untuk pergi sekarang, dari pada hidup susah karena Dea merebut semuanya
__ADS_1
Baim dan Dela langsung ke kamarnya dan mengamankan barang barang pribadinya, yang bisa dibawa pergi dan takutnya Dea beneran merebut semuanya dan Baim tidak akan biarkan membuat anak dan istrinya hidup susah cuman karena Dea minta miliknya dikembalikan.