
Setelah selesai membersihkan diri Alin segera berangkat kuliah karna hari ini ada kelas.
Sesampai di kampus Alin di sambut Inem dan Ira.
''Lin kamu kemana aja kok jarang banget ngumpul ma kita lagi ?'' tanya inem
''Dih iya lo Lin..hais jadi gak asek lo '' cemberut Ira.
''Maaf ya Nem,Ra aku akhir-akhir ini sibuk banget kan tau sendiri bokap lagi sakit jadi mesti bantu in Mommy ngurus bokap. '' Dusta Alin.
''Iya juga sih, semoga papah Angga cepat sembuh ya Lin.''
''Aamiin '' jawab mereka.
Dan mereka pun masuk ke kelas karna dosen akan segera masuk.Dan benar saja baru saja bokong mereka duduk Dosen pun datang memberikan materi untuk hari ini.
Setelah selesai mereka langsung membubarkan diri masing-masing. tak terkecuali Alin,Inem Dan Sira.
''Lin mumpung ini masih siang gimana kalau kita ke mall bareng ?''
''Maaf ya Ra aku gak bisa. tapi lain kali aku janji bakal ikutan. Ok '' dengan senyum manis Alin mencoba membujuk teman nya agar tak kecewa.
''Hmm baik lah. tapi janji ya ''
''Siap komandan. '' Alin hormat seperti bawahan memberikan hormat pada komandan nya dan mereka pun tertawa.
Untuk sejenak Alin bisa melupakan beban rumah tangga yang begitu sulit bagi nya. dan sekarang ia akan kembali lagi ke neraka itu.
''Ya Tuhan berikan aku kekuatan untuk menghadapi semua ini. semoga akan indah pada waktunya. Aamiin'' batin Alin.
Ia pun menuju Apartemen tempat tinggal nya dan sang suami sekarang. sesampai di depan pintu Alin menekan kode pin dan pintu pun terbuka. Ia melempar kan Tas lalu langsung merebah kan diri di sofa.
Setelah cukup beristirahat Alin melihat jam di tangan nya sudah hampir sore,ia pun mulai menuju dapur dan mempersiapkan makan malam untuk Zian.
Dengan telaten Alin memotong semua bahan dan memasak nya menjadi masakan yang enak. perlahan masakan Alin mulai enak karna ia dengan cepat mempelajari semua nya.
__ADS_1
Setelah selesai, ia menata di atas meja satu persatu masakan tersebut . dan Alin pun bergegas mandi karna ia sudah penuh dengan keringat.
Alin mengisi bathtup dengan air dan sedikit aroma terapi untuk merilexs kan fikiran nya. setelah penuh Alin pun masuk dan berendam memejam kan matanya menikmati hangat nya air dan aroma terapi yang ia masukan.
Karna keasikan berendam ia pun terlelap di dalam nya. tanpa ia sadari ada yang datang masuk ke kamar mandi lalu tanpa aba-aba orang itu membenamkan kepala Alin hingga tenggelam dan membuat Alin kesusahan bernafas.ia berusaha menggapai tangan sang pelaku tapi Alin tak mampu.
Saat Alin sudah kehabisan Nafas sang pelaku pun menarik Alin kembali ke atas. Dengan mata sayu Alin melihat sang pelaku yang tak lain adalah suami nya sendiri.
Dengan terbata-bata Alin berbicara memohon untuk di lepaskan.
''Zi,,,,ku mmhon lepas kan kau menarik rambut ku terlalu kuat dan itu sakit Zi. '' isak Alin.
''Ini belum seberapa di banding dengan apa yang sudah kau lakukan pada Zoya.''
''Tta,,tapi aku tidak melakukan nya...dia..''
''Halah kau jangan beralasan lagi. semua sudah jelas aku melihat dengan mata kepala ku sendiri kau mendorong nya. ''
Lalu Zian menarik Alin dan membentur kan kepalanya ke dinding, darah segar pun mengalir di dahi Alin. Zian meremas buah melon Alin dengan sangat kuat.
Melihat Zian yang telah keluar dengan sisa tenaga yang masih tersisa dengan susah payah Alin berusaha bangkit dan membersihkan luka yang mengalir cukup banyak.ia melilit kan handuk kebadan nya dan segara mengambil kotak peralatan obat untuk menyembuhkan luka di kening nya.
Perlahan ia membersihkan darah yang masih mengalir di dahinya dan setelah bersih ia memberikan plester kecil disana agar darah nya berhenti keluar.
Lalu Alin memakai pakaian nya dan segera turun ke meja makan tapi ia tak melihat ada Zian di sana.
''Kemana perginya Zian? apa dia pergi lagi? ''batin Alin.
Dan benar saja Zian pergi lagi setelah membersihkan diri di kamar sebelah, ia pergi mengunjungi sang kekasih yang sedang ter kapar di rumah sakit.
***********
''Nona anda sudah sadar? selamat nona akhirnya anda sudah terbebas dari masa kritis.'' ucap dokter setelah memeriksa.
''Hmm dimana pacar saya Dok?'' tanya Zoya.
__ADS_1
''Seperti nya sebentar lagi dia akan datang. ''
''Ok... tapi saya mohon jangan beri tahu dia kalau saya sudah sadar. ''
''Ta.... tapi nona. ''
''Saya mohon dok.. saya ingin menghukum orang yang ingin mencelakai saya dulu setelah itu baru akan saya beritahu sendiri. '' Mohon Zoya.
''Hmm baik lah Nona terserah anda saja.''
Dan dokter itu pun keluar setelah memastikan keadaan Zoya sudah benar-benar sehat.
Tak berselang lama terdengar langkah kaki masuk kedalam ruangan Vip itu. dengan cepat Zoya pun kembali memejamkan matanya. agar Zian tak mengetahui keadaan yang sebenarnya.
''Malam sayang. '' Zian mencium kening Zoya dan menggenggam lembut tangan yang sedang terbaring lemah itu.
''Cepat lah sadar sayang,aku sudah rindu pada suara manjamu dan rengekan-rengekan kecil mu. aku tak bisa terus membagi waktu ku antara bekerja dan mengunjungi mu terus sayang. Aku takut tak akan bisa karna pekerjaan ku yang sangat menumpuk.Jadi ku mohon sadar lah.'' Zian terus berbicara pada Zoya yang sedang pura-pura belum sadar kan diri.
Setelah 3 jam menemani Zoya.ia pun pamit untuk pulang karna ia merasa sangat kelelahan.
🍁🍁🍁
''Pah kabar Mereka disana gimana ya? kok firasat Mama gak enak ya pah. ''
''Aku yakin Zian pasti menjaga mantu kita dengan baik Mama jangan khawatir ya. besok kita kunjungi mereka. '' bujuk papa Ervin.
''Hmm papa janji ya besok kita kesana. mama kangen sekali sama Alin pah. dia itu anak yang sangat penurut. beruntung kita mendapat kan mantu seperti dia pah. ''
''Ia Alin memang anak yang sangat patuh dan juga sangat lembut. Ya sudah yuk sekarang kita tidur besok kita akan mengunjungi mereka.''
Mereka pun masuk ke kamar untuk beristirahat karna malam semakin larut.
BERSAMBUNG......
jangan lupa like komen vote gift nya ya kaka semua.. hihihi banyak mau nya nih bukan malak ya kaka sekilas eh iklas nya saja 🤭🤭 lope lope buat kalian semua tanpa kalian aku cuma remahan rengginang 😚😚
__ADS_1