JANGAN BENCI AKU

JANGAN BENCI AKU
BAB 26


__ADS_3

Setelah Zian bangun dan mengumpulkan semua nyawa nya yang tercecer kemana-mana. Mereka pun bertanya pada Zian tentang apa yang telah terjadi pada Alin.


Tapi alih-alih mendapat jawaban malah Zian tak mau ambil pusing jika Dia di adukan pada sang papa. Sekarang Dia akan mengenal kan Zoya pada orang tua nya. Dan mereka harus menerima apa dan bagaimana pun kondisinya. Karna dari awal Dia tak menginginkan pernikahan itu.


Yang dia cintai hanyalah Zoya bukan wanita yang sekarang menjadi istrinya. Dia hanya ingin cuma Zoya yang mendampingi nya sekarang maupun nanti. Mendampingi disaat susah dan senang, itu sudah cukup baginya.


''Zian apa kau sudah gila hah'' Geram Gerald ,karna dia tak habis pikir dengan sahabat nya yang satu ini, biasanya Zian tak pernah sebenci ini pada perempuan.


"Apa yang telah Alin lakukan hingga Zian begitu membenci nya " pikir Gerald.


''Baik lah kalau kau tak mau merawat nya biar aku saja yang merawat,jangan sampai kau menyesal di belakang Zian.''


''Breng sek,,, kau ini teman ku apa Dia sih, kenapa kau malah membela dia? jelas-jelas dia sudah mencoba untuk membunuh Zoyaku, kalau kau tidak percaya tanya saja pada Dion ''


Mereka melihat Dion yang terdiam karna perdebatan mereka. Dan tatapan mereka sangat mengerikan.


''Ok baik lah aku akan bicara tapi biasa aja liat nya. kayak kalian mau makan aku saja. Jadi gini Rald. '' Dion menceritakan semua nya pada Gerald. dan Gerald pun manggut-manggut dengan apa yang di jelas kan oleh Dion.


''Tapi tunggu dulu,,apa kalian melihat rekaman cctv dari arah lain?''


Keduanya pun saling pandang dan menggeleng, pertanda bahwa mereka tak melihat cctv dari arah yang berlawanan.

__ADS_1


''Dion,,,aku mau lihat cctv dari arah yang berbeda. Apa kau bisa mencarinya agar semua ini lebih jelas ?'' Minta Gerald


''Hmm,,,,iya juga sih Rald baik lah nanti aku akan mencari nya langsung. ''


''Kalau gitu ayo kita kebawah kasian Alin sudah membuatkan sarapan untuk kita semua. ''


Merekapun turun kebawah bersama. Sungguh pemandangan yang luar biasa ketiga pria bermotor kekar itu turun kebawah bersama. Siapa pun yang melihat pasti akan terpesona oleh ketampanan mereka.


Tak ada yang bisa menolak pesona mereka...


''Gimana Alin apa kamu sudah boleh makan?'' tanya Gerald.


''Oh tentu saja boleh,silahkan sudah saya siap kan'' senyum Alin mengambang membuat siapa pun akan terlena karna senyum yang manis itu.


Setelah melihat dia hanya menghembuskan nafas kasar tetapi tak ada yang mengetahuinya.


''Tring.... ''


Ada pesan masuk dari Zoya,Dia pun langsung membuka pesan tersebut dan meletakkan kembali setelah selesai membalasnya.


''Apa itu dari Dia lagi?''

__ADS_1


''Diam lah kau Gerald,,mulut mu minta ku jahit ternyata dari tadi bawel terus kayak emak-emak yang lagi pms. '' ejek Zian.


🍁🍁🍁


*Hai - hai aku datang lagi.. hihihi maaf ya kalau cerita nya kayak ikan terbang aku sengaja bikin Alin menderita karna aku senang melihat nya wkwkwk,, maaf author gabut gak ada bahan.


aku juga pemula jadi mohon di maafkan kalau ceritanya ngebosenin ya kaka semuanya.


makasih banget udah mampir ke karya receh aku tanpa kalian aku mah apa atuh 💃...jiahahha malah nyanyi... sekali lagi makasih banyak atas saran dan kritiknya.


Jangan lupa vote, gift dan like komen nya kaka semua 😚😚*



Gerald Darcio



Zian Muraq


__ADS_1


Dion Angkasa


__ADS_2