
Setelah menatap punggung kecil itu pergi, Zian pun segera menyambar jas dan tas kantor nya melenggang begitu saja tanpa rasa apapun.
Sesampai di kantor Dia berjalan menuju lift para karyawan yang melihatpun memberi hormat dengan sedikit membungkuk kan badan mereka. Zian hanya melirik sekilas lalu berlalu menuju ruangan nya.
''Pak Zian ini berkas yang anda minta'' sekretaris nya pun masuk setelah Zian masuk.
''Baik lah,,, Apa jadwal saya hari ini?
Setelah mendengar jadwal nya yang hanya di kantor dan tak ada rapat Zian kembali fokus memeriksa dokumen-dokumen nya.
***
Jam menunjukan pukul 12.00 siang itu artinya para karyawan dan yang lain nya sedang istrahat makan siang.
📞"hallo... Alin sayang kamu Anterin bekal makan siang ke kantor suami mu ya,, Mommy sudah membuat kan masakan kesukaan nya. "
📞"Ya,,, nanti akan Alin jemput Mom"
📞"No sayang,,, kamu bilang aja posisi kamu dimana biar nanti sopir yang akan menuju kesana. "
📞''Bailah Mom, suruh pak supir nya jemput ke kampus Alin aja, "
Telfon pun berakhir ,tak menunggu lama supir keluarga Muraq pun datang menjemput Alin. Dia bergegas masuk ke dalam mobil agar tak terlalu menunggu dan Dia juga tak ingin terjebak macet di jalan karna ini jam makan siang.
Tak butuh waktu lama Alin pun sampai di kantor Zian. Dia melangkahkan kaki nya menuju ruangan Zian. para karyawan pun memberikan hormat pada istri Ceo itu dan tak banyak pula yang berbisik di belakang Alin.Tapi Alin hanya cuek dan terus berjalan menuju lift.
Ting.....
__ADS_1
Alin pun sampai di lantai atas tertinggi di gedung ini Dia berjalan sedikit untuk menuju ruangan sang suami.
''Siang buk ...'' Sapa sekretaris Zian.
''Siang An,,, apa Mas Zian ada di dalam?''
''Hmm.. hmm ada buk,,mari saya antar'' dengan ragu Any menjawab.
''Makasih Any,,, gak usah biar aku sendri aja yang masuk kamu lanjut kan lah makan siang nya. '' Alin pun berlalu masuk.
"Duh,,,, gimana ini bisa gawat. " rutuk Any sang sekretaris.
''Si.... siang Zian '' Lirih Alin
Sontak orang yang di sapa pun menghentikan aksi mereka sekilas, lalu melanjutkan ciuman panas itu beberapa saat.
POV Zoya On.
Nah sudah cantik sekarang waktu nya aku ke kantor Zian untuk menggoda nya agar pundi-pundi rupiah ku terus mengalir .
Setelah selesai mamatut diriku di cermin aku langsung menyambar tas kecil ku yang berada di sofa dan aku bergegas ke kantor Zian karna aku tak ingin melewatkan kesempatan sedikit pun .
Sesampai di kantor Zian aku berjalan di antara karyawan Zian, aku berjalan dengan anggun dan memandang remeh mereka yang hanya bawahan Zian. semua mata tertuju pada diriku yang berpakaian sangat minim dan seksi yang akan menggoda iman siapa pun yang melihatnya.
Termasuk Zian.. laki-laki itu juga tak mampu menolak setiap sentuhan yang aku berikan. Dia pernah melarang ku dan menyuruh berpakaian yang lebih sopan lagi agar tak ada mata mesum yang melihat ku. Tapi aku tak peduli aku terus berpakaian seperti ini karna ini lah aku.
Sesampai di lantai atas ruangan Zian aku langsung saja menerobos pintu Ceo itu. Ku peluk Zian dari belakang Dia saat ini sedang berdiri membelakangi pintu dan menghadap ke jendela kaca luar.
__ADS_1
Entah apa yang sedang di pikir kan nya aku tak tau...
Zian berbalik dan langsung membawa aku ke dalam dekapan nya. Lalu aku mencium bibir itu sekilas bermaksud menggoda, tapi ternyata aku kalah cepat Zian terus menarik tengkuk ku hingga kami kembali berciuman dengan lembut.
Kami saling bertukar saliva Ciuman itu semakin panas, tangan Zian menyelusup kedalam drees ku yang minum,sontak aku langsung kegelian tapi tak di pungkiri belaian tangan Zian sangat lah nikmat.
Tangan kekar itu terus mencari tempat ternyaman nya di dua buah semangka ku yang ukuran nya memang sangat besar. aku bersyukur memiliki semangka yang sangat besar sehingga memudahkan aku untuk menggoda siapa pun.
Ciuman itu turun keleher ku dan meninggal kan banyak sekali jejak keunguan,sementara kedua tangan nya terus meremas dua semangka favorit nya. aku men de sah kenikmatan.
Puas pada posisi berdiri Zian menggiring ku duduk di kursi kebesaran nya. Aku pun terjatuh di pelukan Zian.Kami trus saling berpagutan Zian memang pencium yang sangat handal.
Dengan ciuman nya saja mampu membuat ku mabuk kepayang. di bawah sana sudah sangat basah tangan Zian yang berada di semangka ku pun turun kebawah mencari sarang nya. lalu memainkan nya. sehingga aku sudah mati kenikmatan.
Saat kami terus bercumbu tiba-tiba saja pintu di buka. dan ternyata yang datang adalah istri nya.
Ah sial mengganggu saja...
POV ZOYA off.
''Apa kau tidak bisa mengetuk pintu dulu?'' Geram Zian.
''Maaf tapi aku hanya mengantar kan pesanan Mommy,, silahkan lanjut kan Aku pergi dulu.''
''Tidak kau tetap disini jangan kemana-mana. ''
Alin pun terpaksa mengikuti perkataan Zian walau sebenarnya Dia malas satu udara dengan orang orang seperti mereka .
__ADS_1
......Bersambung......