
Setelah lelah berjalan Alin pun terjatuh di dekat sebuah sungai yang tak jauh dari tempat pemukiman penduduk.
''Buk coba lihat itu seperti ada seseorang yang tergeletak didekat batu itu.'' tunjuk pak Maman pada sang istri.
''Hayu pak kita lihat siapa tau dia masih bisa di tolong.''
Mereka pun bergegas kesana dan melihat keadaan Alin.Setelah memeriksa Pak maman dan Buk Siti segera membawa tubuh Alin yang penuh dengan luka-luka.
Sesampai dirumah mereka membaringkan tubuh Alin dan segera membersihkan luka nya. Mereka merawat Alin dengan sangat telaten.
Malam pun tiba Alin pun mulai tersadar dari tidur nya. Dan melihat sekeliling tempat itu sangat asing baginya dan Dia mencoba untuk duduk tapi Dia merasakan sakit disekujur tubuh nya.
''Pak..... pak dia sudah sadar. '' teriak Bu Siti.
''Ia Buk tunggu sebentar, Bapak cuci tangan dulu. ''
Mereka pun melihat keadaan Alin. ''Kau mau kemana Nak istirahat lah dulu, lukai belum sembuh, tenang saja kami orang baik.'' terang Pak Maman.
__ADS_1
''Oh ya nduk siapa namamu kalau boleh ibuk tau,dan bagaimana kamu bisa seperti ini.?'' tanya buk Siti.
''Nama saya Alin buk, saya jatuh dari jurang yang tak jauh dari dekat sini tapi untung nya saya tersangkut di sela-sela pepohonan dan meninggalkan bekas luka ini. ''
''Syukur lah nduk kalau begitu, karna sangat jarang sekali orang yang selamat jika jatuh dari jurang yang sangat tinggi itu. ya sudah sekarang kamu makan dulu ya nduk pasti perut mu lapar.Ini makan lah cuma seadanya. ''
''Terimakasih bayak buk aku jadi merepotkan ibuk. ''
Mereka pun bercerita panjang lebar hingga malam.
Pagi nya Pak Maman dan Buk Siti pamit kepada Alin untuk bekerja. Ya buk siti dan Pak Maman bekerja disebuah Dilla yang sangat besar dan satu-satunya di desa itu. Mereka sudah lama sekali bekerja disana Pagi hingga sore hari mereka mengurus vila itu dan setelah sore mereka akan kembali kerumah mereka.
Mereka pun segera masuk kedalam tapi tak menemukan siapa pun,
''Mungkin mereka masih di kamar buk,mending ibuk siapin sarapan dan beberes. ''
Lalu mereka melakukan pekerjaan mereka seperti hari-hari biasanya tapi kali ini mereka memasak sarapan pagi agar nanti bangun tuan mereka bisa langsung sarapan.
__ADS_1
Dan benar saja 1 jam kemudian Zian dan Zoya turun kebawah mereka menyapa Pak Maman dan Buk Siti. sambil menyeruput kopi yang telah di sediakan.
''Selamat pagi Pak Maman dan Buk Siti, untuk dua hari kedepan kami akan menginap disini jadi sebelum kalian Pulang tolong sediakan makan malam buat kita ya Buk.'' terang Zian.
''Baik den ibuk akan menyiapkannya sebelum pulang dan semoga aden dan istri aden bisa istrahat dengan tenang disini,udara nya bagus untuk pengantin baru seperti aden dan istri. '' cerocos Bu siti.
Sontak mereka berdua pun saling pandang karna ucapan buk Siti.
Buk Siti memang mengetahui tentang anak tuan nya yang sudah menikah tapi Dia tidak tau yang mana istri majikan nya itu, karna waktu acara itu dilaksanakan mereka tidak bisa ikut karna ada halangan.
''Tentu dong Buk Siti kami sangat suka udara disini. '' jawab Zoya sambil bergelayut manja di tangan Zian.
Setelah berkenalan mereka pun kembali ke pekerjaan nya masing-masing.
''Pak kok aku kurang suka liat istri nya den Zian,seperti nya dia galak sekali dan sombong. ''
''Huuss ibuk jaga omongan mu nanti kalau ketauan sama tuan muda bisa bahaya. ''
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸
Jiahaha buk Siti aja paham gimana karakter Zoya masa Zian gak bisa nilai... cinta emang sudah membutatakan segala-galanya 🤣🤣