
Satu Minggu setelahnya, keadaan masih sama seperti hari hari yang lalu. Nisya masih tetap di jodoh jodohkan dengan Varis, bahkan sekarang teman temannya menjodohkan mereka tepat di depan Varis.
Nisya yang awalnya kesal dan tidak terima dengan tingkah teman temannya, akhirnya pasrah dan terkadang berakting seakan menyukai Varis supaya teman temannya senang.
Sorenya, Nisya dan Katrina tertahan, karena ada pertemuan anggota PMR lama dan yang baru.
Saat pertemuan, semua berjalan lancar. Setelah itu, mereka pun memilih pengurus baru PMR. Ketika selesai, seluruh pengurus baru di minta maju ke depan.
"Nis, pacar Lo tuh." Ucap Katrina. Helmy dan Katrina suka sekali memanggil Varis pacar Nisya. Meski sudah di tegur oleh Nisya, mereka tetap melakukannya.
"Ya jadi? Lo mau gue ngapain?" Tanyanya.
"Gak ada sih, cuma beritahu kalau pacar Lo jadi wakil ketua." Jelasnya.
"Iya Kat, gue bisa dengar dan lihat kok." Jawab Nisya.
Nisya pun memutar kepalanya untuk menatap ke depan. Namun, tiba tiba matanya bertemu dengan Varis. Karena kaget, dia langsung memalingkan pandangannya.
"Kenapa?"
"Enggak. Emang gak boleh gue lihat ke Lo?"
"Kok telinga Lo merah sih?"
"Jangan aneh aneh deh, gue cuma kepanasan doang." Jawabnya
"Ohhh gitu ya...." Katrina membalas dengan nada menggoda.
Selesai pertemuan, seluruh anggota PMR pulang, kecuali anggota lama, karena ada sesuatu yang hendak di sampaikan oleh koordinator mereka.
Sesampainya di parkiran...
__ADS_1
"Nis, gue serius." Ucap Katrina menghentikan gerak Nisya untuk menyalakan motor.
"Apa?"
"Setelah Lo palingin wajah ke arah gue dengan telinga merah, gue merhatiin Varis." Jelasnya.
"Jadi? Gak ada kerjaan ya Lo merhatiin orang." Balas Nisya.
"Dia ngelihat Lo terus menerus. Baru pas Lo mau lihat ke depan lagi, di situ dia palingin pandangan dia", jelas Katrina.
"Jadi Ngadi Ngadi deh. Yuk pulang." Ajak Nisya.
Sesampainya di rumah, Nisya membentangkan tubuhnya di atas kasur empuk miliknya.
Tiba tiba notifikasi hp nya berbunyi.
Helmy : Apaan nih maksudnya?!
Karena penasaran, Nisya membuka pesan grup tersebut. Dia melihat foto kiriman Helmy. Foto itu adalah screenshot dari story' Varis.
Saat melihat itu, entah mengapa Nisya sedikit merasa sedih. Entah karena melihat foto Varis bersama perempuan, atau caption-nya yang bertulis " Capek juga LDRan sama dia."
"Kan udah gue bilang, gak mungkin dia ada rasa sama gue. Dia aja udah punya cewek." Ucapnya.
__ADS_1
"Tapi....... Huh...... Dasar perasaan gila. Sepertinya kemarin gak gini deh perasaan gue. Kok gue ngerasa sedih sih." Ucapnya lagi.
Nisya pun mematikan Hp nya, dan memilih untuk segara tidur siang, dari pada.memikirkan tentang perasaannya.
Keesokkan harinya di sekolah, Nisya masuk ke kelas, dan mendudukkan diri di kursi.
"Udah datang?" Tanya Katrina
"Belum. Ini masih di motor." Jawabnya.
Mereka pun mulai bercerita, tapi tidak membahas Varis sedikit pun.
Tiba tiba....
"Nis, Nis, itu Varis Nis. Varis! Woi! Ini Nisya Ris." Ucap Rohana dengan suara besar. Varis menoleh kemudian tersenyum, lalu lanjut jalan.
Nisya pun kaget, dan memasang wajah kesal pada Rohana. Sejak melihat foto yang di kirimkan oleh Helmy, Nisya pun tidak suka bila di jodoh jodohkan lagi dengan Varis.
"Rohana, dan untuk teman teman semua, please berhenti jodoh jodohin Varis Sam Nisya." Ucap Helmy.
"Kenapa? Bukannya emang Nisya suka sama Varis ya?" Jawab Dilla bercanda.
"Oke teman teman. Gue serius. Nisya gak pernah suka sama Varis, dan tolong berhenti jodohin dia sama Varis. Gue rasa udah cukup." Jelas Helmy lagi.
"Kenapa?" Tanya mereka secara beramai ramai.
"Ya, menurut kami, itu udah cukup gaes. Nisya juga mulai risih, apalagi Varis." Kini Katrina yang menjawab.
__ADS_1
Teman teman sekelas pun menjadi ribut, namun menyetujui perkataan Katrina. Mulai dari situ, mereka berhenti buat jodohin Katrina dan Varis lagi. Nisya pun merasa lega dan senang akhirnya bebas dari godaan teman temannya.
*Kalau tahu cara ini ampuh, kenapa gak dari duru sih sih Varis posting tuh foto." Ucapnya dalam hati.