Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
Gara gara kecelakaan, sakit nya luar biasa...


__ADS_3

Setelah beberapa lama kemudian, Mereka berlima sudah kumpul semua nya di rumah Devi, mereka berlima pun udah siap tuk berangkat ke kampus, karena jam sudah menunjukkan jam 6 lebih 20, agak molor dikit, dari jadwal yang sudah ditentukan, nggak apalah ya, yang penting masih pagi.


''Ayo kita berangkat, udah siang nih, takut panas dijalan, near kulit gue hangus lagi, kalau kena panas. kalau kalian ya nggak apa apa kalau item, lagian udah jelek juga..."ledek Devi


😁😁😁


Belum lagi mereka berangkat, tiba tiba, mertua nya Devi keluar dari rumah, entah apa tujuan nya, yang jelas dia Sengaja ingin mengatakan sesuatu pada kami berlima, lalu dia mengucapkan sedikit kalimat, tapi mengena banget, "ampun deh.


'''Hhmmm, "dengar ya, "Nanti kalau gasnya kurang kencang, mampir aja ke bengkel, suruh montirnya nambah lagi gasnya, biar kencang !"


Mertuanya Devi ngasih masukan, tapi nyindir kami berlima, tapi Maya sama Lina nggak memperhatikan, kemudian Mertuanya Devi berlalu dari menantunya, dan masuk lagi kedalam rumah. Tiba tiba, "Devi, Nani, dan Ruki, mereka pada langsung ketawa, mendengar ucapan mertuanya Devi.


😂😂😂😂


Lina pun menoleh ke Maya, sambil nanya..."kenapa mereka ketawa Maya ?"


Lina bertanya, dengan raut wajahnya yang bingung.


''hehehe, "entah lah lin, aku juga nggak tau, mereka ngetawain apa, mungkin ngetawain kamu kali ya, Jawab Maya


"Apa kalian nggak dengar tadi,


apa yang dibilang, sama mama mertuanya si Devi ? Jawab Nani,


''Nggak, "Jawab Lina penuh Tanya Tanya.


''Iya nih, lagi nggak fokus. timpal Maya,


''kalian ngetawain apa ?


" katanya, kalau gas motor kita ni kurang kencang, kita disuruh nya, pergi ke bengkel, buat nambahin gas lagi, tau maksudnya apa ?''Tanya Nani.


''Nggak,,,, "Jawab Maya dan Lina.


"Artinya, dia udah tau, kalau rombongan kita nih, kalau naik motor tu, pada kenceng semua, suka kebut kebutan, 😁😁 Nani menjelaskan, sambil ketawa, Maya baru mikir, Ooo jadi itu maksudnya, pantesan aja mereka pada ketawa, tapi kalau di pikir  dari mana taunya mertua Devi kalau kita naek motornya kebun kebutan, perasaan nggak ada yang ngeliat. Kata Maya heran sambil menoleh ke arah Nani.

__ADS_1


"Apa nggak ingat kamu, kan kita pernah kepergok sama suaminya Devi, pas kita lagi kebut kebutan, ingat nggak dia nyuruh kita kita ke pinggir jalan, nah disitulah dia tau kalau kita naik motornya pada kenceng semua, dia itu nggak suka kalau istrinya naek motor, makanya dia selalu memantau gerak gerik istrinya.


''Oooooo, Pantesan. Jawab Maya sambil menganggukkan kepala.


''Hey, ngomong siapa tuh,,,?" nggak baik ngomongin orang orang tua, berdosa tau, "Ya udah dech, berangkat yuk, ajak Devi.


''Oke, Jawab mereka berempat serentak, mereka pun berangkat,menggunakan motor kesayangan mereka.


🛵🛵🛵🛵🛵🛵🛵🛵🛵🛵🛵


Setelah mereka hampir mendekati kota tempat kampus nya berada, mungkin kira kira setengah perjalananlah, tiba tiba Maya merasakan, keanehan pada motornya, motor nya terasa sedikit terdorong, "Kok rasanya aneh nih motor, kenapa rasanya terdorong ya, padahalkan ini posisi motornya lagi berjalan, apa ada sesuatu yang terjadi, perasaan tadi sebelum berangkat semuanya sudah di cek sama Ayah pas dirumah tadi, tapi ini kok rasanya lain ya,,,?"


Eh rupanya Motor Maya ditabrak dari belakang, dan beberapa lama kemudian, terdengar suara seperti ada yang jatuh, tapi nggak tau siapa yang jatuh, bunyinya sangat terdengar jelas sekali.


Prak....Prak....Celedug....


bunyi benda jatuh...


''Aaawwwwwww, aduuuh, sakiiiiit...


"Bunyi apa itu Ni,,,?'' Tanya Maya pada Nani


''Ntah lah Maya, aku nggak tau jawab Nani.


''liatin dong, "Pinta Maya pada Nani.


Nani pun menoleh kebelakang, dan ternyata, Devi yang jatuh dari motornya, Nani kaget bukan kepalang, karena iya nggak menyangka, kalau yang jatuh adalah Devi.


''Ya Allah vi,,,,, Nani meminta Maya untuk menghentikan motornya, karen iya ingin cepat cepat menolong Devi. Ternyata suara tadi, adalah suara motor Devi, yang jatuh.


Stop stop stop Maya, Nanii menepuk bahu Maya, agar Maya menghentikan motornya, dan Maya pun meminggirkan motornya, karena permintaan dari Nani, Maya juga heran kenapa Nani tiba tiba minta motornya di hentikan.


"Kenapa Ni, ? " tanya Maya.


Maya, Devi sama Ruki jatuh, Nani memberitahu Maya, Maya kaget mendengar apa yang dikatakan Nani barusan.

__ADS_1


''Apa...? Maya kaget dan gemeteran, Maya pun langsung menghentikan motornya, lalu Maya pun, memutar motor nya dan langsung mendekati Devi dan Ruki, Maya merasa sedih melihat Devi dan Ruki terjatu, ini kenapa jadi begini, kasian mereka. pikirnya.


''Ya ampun Dev, kok bisa jadi gini sih, kenapa bisa jatoh gini, ya udah kamu bangun dulu, kita kepinggir, nanti tautnya ada mobil lewat, Devi mengikuti apa yang dikatakan oleh Maya, sambil menangis kesakitan, Maya melihat Dengkul nya Devi banyak mengeluarkan darah, ada juga sedikit luka di sikunya, kasian banget, Maya membantu Devi bangun, dan membawanya ke pinggir jalan....


"Aduuuuhhhh, sakit banget May, Lo sih bawa motornya ke' ular, jadi gue yang dibelakang ragu jalannya, makanya gue nabrak buntutnya motor lo, sakit banget nih. hiks hiks hiks, sakitnya May.....


😭😭😭😭😭😭😭


Devi meringis kesakitan, sambil meniup dengkul nya yang luka, akibat tergesek di aspal, Nani menolong Ruki, mengumpulkan barang barang mereka, yang berserakan dijalan, kasian sekali Ruki sama Devi, pasti mereka cemas banget, dengan tragedi jatuh dari motor barusan, Maya bicara dalam hatinya.


''kenapa bisa jatuh Dev....? "Tanya Maya...


''Itu gara gara, aku nabrak buntut motor kamu Maya, makanya jatuh, jawab Devi sambil meringis kesakitan...


"Lo kok bisa sih,,,?" Pantesan, tadi aku ngerasain, sepertinya motor aku terasa agak kedorong maju, rupanya kamu yang numbur. "Jawab Maya....'kok bisa ya.....? " Maya bertanya dalam hatinya....


"Awalnya aku ragu, ngeliat lampu rem kamu, apa mau berhenti atau nggak, mana jalannya ke' ular lagi, meleok leok, terus kamu sihh,,, " bawa motor nya oleng, Devi memberi penjelasan...


Maya, ngelirik dengkul nya Devi, Maya kaget ngeliat dengkul Devi bolong, "Aduh Dev, dengkul kamu bolong....


Maya mengatakan apa yang dilihatnya barusan pada Devi...


"Kita berobat dulu yuk, ayo kita cari puskesmas terdekat, kalau nggak salah disini ada puskesmas, kita kesana aja ya, mengobatin luka kamu ini, kalau nggak segera di obati nanti darahnya makin banyak, lagian tuh lukanya kamu sepertinya bolong ya, aku takut ngeliatnya, kata Maya, tapi si ruk ada yang luka nggak,,?" Kalua ada yang luka sekalian aja minta di obatin, ajak Maya.


"Iya benar itu, kalau kelamaan nanti lukanya makin parah, lina ikut memberi saran.


"Kalau begitu, ayok kita kepuskesmas, mereka pun berangkat mencari puskesmas, untuk membersihkan dan menjahit luka kaki Devi yang bolong dan koyak, tapi aneh pada Ruki, dia sedikit pun dia nggak terluka, hebat ya..... Puji Maya, jangan jangan Si Ruki ada ilmu kebalnya, soanya nggak ada luka sedikitpun.


"Ilmu kebal dari Hongkong, Ruki merengut ke arah Maya, dia seolah kesel sama Maya, sempat sempatnya pake acara ngeledekin dia. Tak lama kemudian, mereka sampai di puskesmas terdekat, mereka langsung membawa Devi kedalam untuk segera di obati.


Next...


Kasian ya si Devi, dengkul nya Bolong, gimana kalau kita kalian kasih saran aja, bagusnya tu yang bolong, bagusnya di apain ya ?" kalau menurut aku sih, dikasih like sama vote yang banyak aja deh, biar cepat sehat, kwkwkwk,,,makasih ya, yang udah mampir di sini.


I LOVE YOU All... aku menyayangi kalian.

__ADS_1


__ADS_2