Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
Kejujuran nya Bambang


__ADS_3

Sehabis sholat isya,


Bambang siap siap mau berangkat,


ketempat calon ayang beb nya.


cieeeeee, ayang beb, ahayyy...


Dengan penuh semangat, dia buru buru bersiap, Bambang mampir sebentar ke pos, tempat dia bertugas, untuk memberi tahu rekannya, kalau iya izin untuk 2-3 jam ke depan, untuk keperluan mendadak, tak bisa ditunda, dan tak bisa diundur, penting soalnya, menyangkut masa depannya.


Maklum aja, ini merupakan permintaan pertama, sang calon istri, kalau permintaan pertama saja, tak bisa di penuhi, bagaimana dia mau minta permintaan selanjutnya ? ''itu pikiran Bambang saat ini, dia nggak mau mengecewakan, sang wanita pujaan hatinya, wanita penghuni tikungan 3.


qkqkqk....


 


'''Asal kamu tau saja Maya, jangankan mau datang kerumah mu, datang ke dalam hatimu saja, akan mas sanggupi, Kata Bambang dalam hatinya.


Bambang pun melajukan kendaraannya, menuju rumah Maya, rasa percaya dirinya, membuat nya merasa berani untuk bertemu dengan calon ayank bebnya.


Tak beberapa lama kemudian,


iya sampai dirumahnya Maya, disitu sudah terlihat jelas, sosok wanita yang mungkin, sudah sejak tadi menunggunya, Dan disitu terlihat juga, wanita tersebut, menyunggingkan senyum andalan nya, senyum sedikit,


tapi bermakna luar biasa, itu menurut versi Bambang.


Bambang pun memarkirkan motor nya pas didepan teras rumahnya Maya, seneng banget rasanya, melihat ayang Beb tersenyum.


"Hay Maya, "sudah lama menunggu ?


Tanya Bambang...


''Wanita tersebut hanya menggeleng kan kepala nya, sambil menyunggingkan senyum tipis andalannya...


"Ayah ibu mana ?'' Tanya Bambang, dengan ekspresi yang ceria.


"Ada tuh di dalam, '' Jawab Maya sambil menunjukkan tangannya ke dalam rumah, "ayah lagi nonton sama ibuk"...


jawab Maya.


"Kita ngobrol nya didalam, atau disini aja ?"Tanya Maya pada Bambang.


''Disini aja gimana",,,? pinta Bambang.


"Ya udah deh, kalau begitu..."

__ADS_1


"silahkan duduk mas."


''Aku memang, maunya kamu disini aja kata maya dalam hati.


Maya mempersilahkan Bambang duduk,


"Bentar ya Mas, aku ambil minum dulu", Maya beranjak dari tempat duduk nya, dan melangkah menuju kebelakang, untuk mengambil minuman yang telah iya buat barusan.


''Oh ya, silahkan, kata Bambang.


Tak beberapa lama kemudian, Maya keluar dari dapur, dengan membawakan nampan beserta isinya, teh + goreng ubi jalar, Maya membeli nya, di tukang gorengan depan rumahnya.


"Wah, enak banget nih, kelihatan nya.


Puji Bambang pada Maya,


"Ini, kamu yang bikin yank ?


"Bambang mencoba menebak, benar apa salah ?


"Beli mas di sana, nggak sempat bikin"


"hmmm, silahkan di coba mas gorengan nya, mumpung masih anget.


Maya mempersilah kan Bambang untuk memakan makanan yang iya bawa barusan. Bambang pun mengikuti tawaran dari Maya, iya dengan segera, meminum dan memakan gorengan nya, karena iya tak mau membuat Maya kecewa.


"Enak apa lapar ? " Ledek Maya sambil senyum.


"Sirius Maya, enak banget ni gorengan nya, mungkin kalau kamu yang bikin,


''wah, mas rasa tentu lebih enak dari ini, iyakan ? Bambang melirik Maya sambil mengedipkan 😉 sebelah mata.


"Kok, Mas Bambang sekarang, genit amat sih, nggak seperti biasanya ?'' Kata Maya dengan agak heran.


"Kan kalau genit di dekat calon istri, nggak apa apakan ? "asal, jangan genit didekat cewek lain, itu baru dong, melanggar hak asasi calon istri, hehehe


Bambang tersenyum, melihat ekspresi wajah Maya, yang sangat menggemaskan.


''Oh ya mas, "aku mau bertanya serius sama kamu, ini masalahnya tentang kehidupan yang akan kita arungi nanti.


Kata Maya dengan nada dan ekspresi wajah yang serius.


"Maksudnya ?"Tanya Bambang.


mendengar ucapan Maya barusan, tentu saja membuat Bambang penasaran, dengan nada bicara Maya dan ekspresi wajah Maya yang sangat serius.

__ADS_1


"Begini Mas, ''sebelumnya aku minta maaf, mungkin pertanyaan aku ini menyangkut kehidupan pribadi mas, tapi, kalau nggak aku tanya, tentunya akan menjadi tanda tanya dan beban pikiran buat aku, ''em jujur, aku belum begitu mengenal, pribadi kamu, dan tentunya kamu tau kan, kita baru beberapa lama ini berkenalan, kamu juga pastinya belum begitu jauh mengenal aku, dan itu aku tau betul.


"Aku ingin kamu jujur, beritahu aku tentang asal usul kamu, statusnya kamu, orang tua dan keluarga kamu.


yah, sepatutnya lah yang menurut kamu itu layak tuk diceritakan.


"Nggak mungkin dong, kita menikah,


tapi aku nggak tau tentang siapa kamu dan asal usul kamu yang sebenarnya.


''ntah kamu punya istri dan anak, ntah kamu itu duda, ntah kamu itu punya calon istri lain, dan itu tentu saja akan mengurungkan niat aku, tuk menikah sama kamu, dan jujur, aku lebih suka orang yang berterus terang dan jujur, walau sakit sekalipun, dari pada kamu bohong, dan akhirnya malah lebih sakit lagi. ''Ya, itupun kalau kamu mau menikah sama aku, Maya menaikkan kedua bahunya, sambil menunjukkan wajahnya yang penuh dengan rasa penasaran.


''Terserah deh, dia mau mikir apa, yang penting aku udah nanya, dan meminta kejujuran dari nya, pikir pikir dari pada aku nyesel belakangan, mending sekarang aja aku tanya, biar nggak kepikiran terus Aku nya, batin Maya.


🤔🤔🤔🤔🤔🤔


Bambang, menarik nafas panjang, mendengar apa yang barusan di bilang Maya, memang benar yang dikatakan Maya barusan, sebelum menikah, tentu saja harus saling mengenal dulu pribadi satu sama lainnya, biar nggak nyesel belakangan.


"Kamu benar Maya, ucap Bambang.


Mas belum memperkenalkan diri, asal usul mas, tapi kalau nama mas, kamu sudah taukan ?'' hehehe 😃😃😃


lagi lagi Bambang menggoda Maya, dengan senyuman khasnya, sedikit genit, tapi manja.


" Mas ini, terus terang dan jujur, masih bujangan tong tong, dan orang tua mas, ada di Jogja, dan ada saudara mas yang tinggal disini juga, kakak perempuan mas, kalau kamu nggak percaya,


nanti mas kasih kamu nomer HP nya, kamu tinggal tanyakan langsung padanya, supaya tidak ada lagi keraguan di hati kamu. Lagian, mas senang kok, ternyata kamu orang yang sangat berhati-hati, dalam bersikap, dan mengambil keputusan, ''apakah adindaku puas dengan jawaban kakanda ini, hehehe...


Bambang mencoba menggoda calon istri nya lagi.


Maya senyum, dengan canda Bambang padanya, sekaligus senang karena dia sudah tau status nya Bambang.


"Hhmm, makasih ya mas udah mau jujur, dan memberikan penjelasan pada aku, tapi kalau nanti kamu bo'ong, nggak akan kamu jumpa lagi sama aku.


Sangking asiknya bicara, sambil ketawa ketawa, mereka berdua nggak sadar, kalau jam sudah menunjukkan pukul 22.10 wib,


"Aduh Maya, kalau gitu mas permisi dulu, soalnya udah jam 10 lebih, kasian kawan piket mas, sendirian."


''Oooo ya udah Mas, hati hati di jalan,


Bambang berpamitan, dengan kedua orang tua Maya, dan dia pun langsung pulang.


next,,,,


jangan lupa jejaknya, like,vote dan komennya... ditunggu 🥰🥰

__ADS_1


Makasih ya,,, para kesayangan Aku...


iloveyoufull...


__ADS_2