
"Setelah semua nya dipersiapkan,
baik minum ataupun Makanan, tak menunggu waktu Lama, Orang yang di nanti pun tiba.
"Assalamu'alaikum, orang tersebut mengucapkan salam.
"Waalaikum salam, silahkan masuk pak,
jawab Maya pada orang tersebut.
Tak lama kemudian, Ayah dan ibu maya keluar, mereka barengan menuju ke ruang tamu, terlihat, Bapak angkat mas Bambang menyalami ayah dan ibunya maya, Ayah lalu menyuruh bapak angkat duduk.
"Silahkan duduk kawan, pinta ayah pada Bapak angkat.
"Oh ya, Terima kasih, Bapak angkat pun menuruti permintaan ayah, dan dia pun duduk dan tersenyum menghadap ke ayah, ayah memulai pembicaraan nya pada Bapak angkat, dan mereka sepertinya sangat akrab, dan keliatan sekali kalau mereka kenal baik.
"Ngomong ngomong dalam rangka apa nih, main kesini, tanya ayah pada bapak angkat, sepertinya ada tujuan khusus?
"Oooo, tentunya begitu dong,
jawab bapak angkat nya mas Bambang.
Ayah kelihatan senang sekali, begitu juga dengan bapak angkat nya mas Bambang.
"Pak, saya permisi dulu, mau ke dapur,
pamit buk Hani pada bapak angkat, karena ayah sudah memberi kode ke buk hani, dengan mencolek paha buk hani, agar menghidangkan makanan dan minuman yang sudah dipersiapkan dari tadi.
" Ooo ya buk, silahkan, Bapak angkat mempersilahkan, Dan buk hani pun melangkah menuju kearah dapur, dan ternyata maya sudah menunggu di dapur, karena takut makanan nya di makan kucing, soalnya, disekitaran rumah maya, banyak terdapat kucing liar, dan suka mencuri makanan. Maya melihat ibunya berjalan menuju kearahnya.
"Apa mau diantar dan dihidangkan di depan buk ? Tanya Maya pada ibu nya.
" Iya Maya, ayo bawa ke depan, "eh, jangan lupa cuci tangannya sama tisu ya
"Siap bos, jawab Maya,,,,
Dan Maya pun, menghidangkan makanan nya di atas meja, didepan tamu yang sudah dari tadi ditunggu tunggu, sambil senyum senyum, Maya meletakkan minum didepan bapak angkat.
" Silahkan pak !"
Maya mempersilahkan bapak angkat minum.
"Ooo ya, Terima kasih,
ngomong ngomong, apa ini yang namanya Maya, pak Fandi ?"
Tanya Bapak angkat pada pak Fandi ayah nya Maya.
"Nah, inilah Pak Karim, yang namanya Maya, dia anak perempuan bungsu ku,
baru aja selesai kuliahnya, Desember ini wisudanya, ada kakaknya satu,
tapi kakaknya udah menikah. "
"Pantesan nak Bambang, naksir dan Buru buru minta cepat cepat dilamar,
__ADS_1
katanya takut keburu diambil orang,
Kalau Bambang Buru buru, itu harap maklum aja ya Pak Fandi, wong gadis nya cantik kok kayak gini, canda Pak Karim, pada Maya.
Spontan wajahnya Maya sedikit memerah, karena malu malu dipuji puji bapak angkat, namanya juga anak gadis ya, kalau dipuji mah malu dia nya. hehe
"Ah, biasa aja pak Karim, jangan terlalu memuji, nanti Maya nya ke ge'eran.
jawab ayah nya Maya.
"Iiih Ayah, gerutu Maya.
"Memang anakmu ini cantik sekali Pak Fandi, saya memang agak kurang kenal,
sama anakmu yang ini, tapi kalau anakmu yang perempuan besar itu,
saya kenal, kalau nggak salah, anakku dulu pernah pacaran sama anakmu itu.
jelas pak Karim, tapi karena ndak jodoh, apalah daya, hehehehe. Pak Karim ketawa, mengingat dulu anaknya juga minta pak Karim melamar kakaknya Maya untuk anaknya yang bernama juki.
"Ya udah deh pak, saya mau kebelakang dulu, Maya pamit untuk beranjak ke belakang. Karena iya merasa canggung,
ada di dekat para orang tua, apa lagi kalau mereka lagi asik ngobrol, sering kebablasan.
"Itulah pak Karim, si Maya itu,
memang, anaknya agak sedikit pendiam,
jelas pak Fandi pada pak Karim, tapi kalau udah kenal, dia pandai lah bicara.
"Buk hani dari sejak tadi, hanya senyum, kadang ikut ketawa, mendengar suaminya ngobrol sama pak Karim.
Ayah ngobrol asik sekali sama pak karim, sampai lupa waktu.
Dan ternyata, ada yang lebih lucu lagi, ternyata istri pak karim itu adalah teman sepermainannya buk Hani waktu kecil sampai menginjak usia gadis, yah bisa dikatakan teman akrab nya.
"Aduh sangking asik ngobrol, jadi lupa nawarin minumnya, kata pak Fandi.
"Silahkan di minum pak, sama dimakan itu cemilan nya, pak Fandi mempersilahkan pak Karim untuk
memakan cemilan dan minum.
"O ya makasih, jawab pak karim dan mereka pun sama sama minum, minuman yang sudah disediakan,
sambil memakan pempek lenggang dan pempek kapal selam, makanan nya Wong kito, hehehe...
"Enaknya pempek ini, bikin sendiri ya ?
Puji pak Karim. Memang kelihatan nya, pak Karim sangat menikmati makanannya, sampai ke titik kuah penghabisan.
Hmmm... yummy...
😋😋😋😋😋
Setelah mereka selesai makan dan minum. Pak Karim pun menyatakan maksud dan tujuannya datang kerumah Maya, kalau sebelum makan dan minum tadi, mereka asik mengobrol tentang kehidupan mereka masing masing, dan sedikit membahas tentang hubungan maya dan Bambang.
__ADS_1
"Oh ya pak Fandi, sebenarnya maksud dan Tujuan saya kemari, dikarenakan ada maksud penting, dan maksud kedatangan saya ini, adalah untuk melamar Maya, dan dijadikan istri oleh anak saya, maksud saya anak angkat saya, yang bernama Bambang, dan Bambang sudah menyerah kan semuanya pada saya, mengingat Bambang memang bukanlah asli orang sini, dan dia tentunya, banyak belum tau,
tentang adat dan istiadat dikampung kita ini, maka dari itu dia meminta tolong pada saya, sebagai bapak angkatnya, dan mengurus segala sesuatu nya, bagaimana pak Fandi ?
apakah pak Fandi menerima lamaran untuk anak saya Bambang ?
"Kalau saya sendiri menerima nya pak Karim, tapi itu terserah di Maya lagi pak Karim, kalau Maya bersedia, maka saya ikut saja, yang paling penting itu, antara kedua orang yang tuan badan, jika mereka berdua sama sama sudah bersedia, berarti kita sebagai orang tua, cuma bisa merestui, dan yang paling penting, mereka bahagia, suka sama suka dan sukar sama sukar.
Jawab pak Fandi pada pak Karim.
"Atau bila perlu, pak karim langsung saja tanya sama orang yang bersangkutan.
Pak Fandi mengusulkan...
"Ooo ya boleh, itu lebih baik lagi, jawab pak karim.
"Buk, panggil kan Maya, suruh dia kemari, pinta pak Fandi pada buk Hani.
"Iya pak, jawab buk hani, dan buk hani pun beranjak dari tempat duduknya, menuju ke tempat Maya.
"Maya, kamu dipanggil ayah,
disuruh ke depan. Perintah Buk hani pada anaknya.
Rupanya Maya sedang ngobrol sama Bambang melalui telpon, dan langsung mematikan telponnya.
"Mas udah dulu ya, saya di panggil ayah, Maya pamit dari telponnya.
"Oooo ya silahkan. jawab Bambang.
"Maya, kamu lagi ngobrol sama siapa?
tanya buk hani pada maya, karena iya melihat Maya lagi ngobrol sama seseorang.
"Iih, ibuk kepo ledek Maya.
"Ya udah sana, ayah panggil kamu.
Buk hani menyuruh Maya ke depan, untuk menemui ayahnya.
"Iya buk, jawab Maya.
Maya pun beranjak berjalan menuju ke depan, dia sedikit deg degan, karena iya yakin, pasti pak Karim mau nanya sesuatu padanya, Maya takut salah jawab, tapi iya mau nggak mau, harus ke depan. dan tadi Bambang udah banyak cerita, tentang tujuan bapak angkat nya kerumah. Sesampainya didepan,
Maya pun duduk disebelah ayahnya.
Bapak angkat nya mas Bambang, tersenyum karena melihat kedatangan Maya.
🥰🙏🙏🙏🥰
Maaf ya, atas keterlambatan saya untuk up nya, maklumnaja ya, namanya juga mak mak, jadi banyak hal yang perlu aku selesai kan di dunia nyata, hehehe...
Tapi, sebelum nya aku minta tolong dong sama kalian, kok sepi ya ?
''mana nih jejaknya ? Like, vote, dan komen nya, biar semangat atuh nge Up nya, dan tentunya aku juga sangat berterima kasih, yang udah bersedia mampir disini, semoga kebaikan kalian akan diganti dengan beribu ribu kebaikan pula, ''Aku menyayangi kalian semua...
__ADS_1