Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
Disengat Tawon


__ADS_3

Maya POV


Setelah pulang dari acara Temu kangen dengan semua sahabat sahabat baikku, aku merasa sangat bahagia, bagaimana tidak bahagia, rasa rindu yang sudah lama terpendam karena jarak dan waktu, kini seolah terobati dengan pertemuan itu, walaupun bagiku tergolong singkat, namun sangat berarti bagi aku dan sahabat sahabatku, yakni teman seperjuangan sewaktu aku berada di pesantren, yah bisa dikatakan terobatilah rasa rindu kami yang sudah lama terpendam, memang semenjak menikah aku jarang sekali bertemu dengan sahabat sahabat baikku sewaktu di pesantren, karena memang selain beda kampung, namun kondisi juga yang tak memungkinkan.


Aku ingat sekali waktu aku di pesantren, tidak ada yang namanya rasa gengsi sedikitpun antara yang satu dan yang lainnya, kadang kami sering kali, saling pinjam baju, saling pinjam jilbab, saling pakai sandal, hanya CD dan BH saja yang tak saling pinjam, kalau saling pinjam, nggak mungkin kali ya, orang si itu nya beda ukuran, kan nggak semuanya sama, hehehe...


Maya membayangkan, ukuran payudara nya dan sahabat sahabatnya, tapi yang paling montok tentu saja punyanya dia, kkwkwkwkkw,,,,nggak ah, becanda kok, masih standar banget no 40.


"Waduh 40 gede juga ya ? Author mulai deh eror nya.


"Sekarang Thor iya ukuran 40, kalau dulu cuma 37. acing ae hehehe...


Sangking merasa dekat antara aku dan sahabat sahabatku, bahkan makan pun kami sering berkongsi, alias berbagi suap dalam satu piring, kebayang nggak sih, gimana serunya ? Ada juga kalau lagi ada acara di pesantren, kami makan sama sama dalam satu Dulang yang di kelilingi dan dimakan oleh sepuluh orang, pokoknya senang senang aja kalau lagi ada acara dipesantren, gimana nggak senang ya, kan dapat makan enak dan juga tentunya gretong, hehehe... kalau aku sih seneng banget ya, nggak tau tuh yang lain, kalau aku liat sih pada seneng semua.


Ket. Dulang (Dulang adalah sejenis nampan besar yang terbuat dari alumunium yang sering dipakai untuk orang hajatan buat menyajikan makanan).


Kadang kadang kami juga suka makan sama sama walaupun nggak ada acara di pesantren, intinya makan tak makan yang penting kumpul, lauknya sih nggak penting yang enak enak apalagi mewah, bahkan tergolong sangat murah dan sederhana, kadang sambel sarden, kadang sambel daun singkong, kadang juga sambel terong, yang penting sambel, ada sih lauk yang paling istimewa kalau menurut kami anak pesantren tempo dulu, yakni sambel Jengkol, alias jering alias jengkis, hehehe...kalau itu sih bener bener lauk yang sangat istimewa ya, apalagi kalau dicampur dengan teri, hmmmm yuummy bingiiitss dah pokoknya. bayangkan saja kalau habis makan nggak ada satu butir nasi pun yang tersisa, dulang nya bersih sih sih,,,,Rakus banget kali ya, cqkcqkcqk..


Jadi, kalau ingat itu sih lucu banget, seperti nggak ada beban pikiran sedikitpun, padahal kalau di bilang nggak ada beban pikiran itu bohong namanya, karena kami selalu di suguhkan dengan hafalan hafalan surah pendek, hafalan hadist dan banyak lagi hafalan hafalan lainnya, yah bisa dikatakan sebagai menu harian kami di pesantren, hanya saja kami tak terlalu memikirkan tentang hal itu, karena kami selalu enjoy dalam menghafalnya, yang penting kiriman bulanan lancar, kalau kiriman lambat, ya puasa dulu kadang nebeng nasi kawan, yang penting perut terisi,,,hehehe.


Memang suasana di pesantren itu, benar benar luar biasa, rasa saling menyayangi bak seperti saudara sendiri itu sangat terasa, hidup mandiri, dan tak ketergantungan dengan orang tua, semuanya dilakukan sendiri, kalau aku bilang sih emang luar biasa. Anak Pesantren Emang HebatĀ  ya,,,,itu bagi aku ya, nggak tau juga sih bagi kalian.


--------------------------------->>>>>


Malam itu setelah makan malam, Maya duduk di sebelah suaminya yang lagi asyik menonton TV. iya berniat ingin mengajak suaminya untuk ke Dokter yang di ceritakan oleh sahabatnya tadi siang, iya berharap suaminya mau di ajak untuk mengikuti program ke dokter kandungan, Maya sangat menginginkan sekali punya momongan, karena memang iya sangat menyukai anak anak, makanya iya pingin sekali punya anak.


"Mas,,,,Panggil Maya.


"Ya, jawab Bambang singkat.

__ADS_1


"Masss,,,,Panggil Maya lagi.


"Iya sayang, kenapa sih ?" Kangen ? Sini mas cium dulu. Cup cup,,, Bambang mencium pipi istrinya.


"Emmm,,,hmmmm,,,Aku mau ngajak kamu ". Maya memainkan jenggot suaminya yang baru saja tumbuh, geli geli dikit kalau di gosok.


"Masih kurang ciumnya, sini mas cium lagi, Cup ,,,Bambang mencium bibir Maya.


"Aaaa, Maya mencubit pinggang suaminya, "Bukan itu maksudnya, tapi aku mau ngajak kamu.'' cup cup cup


Maya berhenti bicara, karena suaminya sudah menutup mulutnya dengan beberapa ciuman yang bertubi tubi.


"Aauup uuup,,,"Apaan sih mas, aku tuh mau ngajak kamu berobat ke Dokter spesialis kandungan, karena ada temen aku yang menyarankan supaya kita berobat ke Dokter, katanya Dokternya bagus lo mas, nggak ada yang nggak berhasil jika berobat kesana, aku sih mau banget Mas, Gimana dengan Kamu ?"


Rayu Maya pada suaminya.


"Ooooo, Mas kira tadi kamu ngajak mas untuk ehem ehem,,,,hehehehe


"Makanya dengerin dulu, jangan langsung nyosor aja nggak pakai nge Rem, kayak nggak ketemu 1 tahun.


Jawab Maya Ketus.


"Yaaa, mana Mas tau kalau kamu mau ngomong, Tapi kamu suka kan,,,?


"Suka apaan, kalau suka nyesek iya, orang mulut aku di bekap pake bibir kamu tuh, jahil banget jadi suami.


"Iyi iyi Mi'if,,,,mi'ifin mis mi ying jihil ini,,,,Lagi lagi Bambang menjahili istrinya.


"Tu lagi, ngapain mulutnya pake acara di mingkem mingkem, kayak nyi ringging...Jawab Maya yang merasa lucu melihat tingkah suaminya.

__ADS_1


"Duuuh, lutu na istriku ini. Bambang mengapit pipi istrinya dengan kedua tangannya yang super gede.


"Eh, ini tangan kamu kenapa jadi Gede gini Mas ?" Tanya Maya yang kaget melihat tangan Suaminya jadi gendut.


dan terlihat raut wajahnya yang sepertinya sangat khawatir.


"Tadi tangan Mas, di sengat Tawon, pas lagi gotong Royong ngebersihin Pos. Jawab Bambang. "Tapi kamu tenang aja, bentar lagi juga kempes, soalnya tadi udah di olesi sama cairan ******** janda. kwkkwkwkw


"Apa apa ulangi lagi cairannya *********Janda, yang bener kamu Mas ?" Tanya Maya Kesel.


"Iya tadi, sama mbak mbak janda tukang masak di kantin sana. Jawab Bambang sambil senyum. "Nggak ada sayang, becanda doang kok yank, tadi udah mas obati pakai minyak apa namanya tadi, mas lupa.


"Ya, juga nggak papa....!" jawab Maya.


"Beneran Yank,,,?" kalau gitu ya udah mas mau kesana. kejahilan Bambang mulai lagi.


"Enak aja, nih gue Bogem lo, mau..? "Ah udah ah, jadi gimana Mas, kamu mau kan kita berobat kedokter ?


Tanya Maya pada suaminya.


"Ya, terserah kamu aja yank, mas sih ngikut aja, mana yang baik nya, berarti habis gajian nanti, kita berobat ya.


Jawab Bambang Pada istrinya sambil tersenyum.


"YESSS,,,,Makasih suamiku. Maya mencium bibir suaminya.


Next....


Maaf ya Telat Up Nya. soalnya aku sedih sih, kalian pelit banget sama Like dan Vote nya, padahalkan gratis,,,!

__ADS_1


Ayo dong, bantu aku untuk selalu like, vote dan komennya, biar semangat atuh aku up nya, dan makasih juga yang udah mampir disini, semoga kalian sukses selalu.


__ADS_2