Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
Siasat yang gagal....


__ADS_3

Sepertinya Bambang sudah mulai curiga nih sama istrinya, gimana nggak curiga, ini si wanita penghuni tikungan 3 senyumnya sangat mencurigakan deh, "aku yakin ini, dia sudah ngatur siasat deh kayak nya, tapi apa ya ?" Hmmm,,,gue juga punya ide nih, kwkwkwkwkw, awas aja lo ya, istri kecilku, Pria Jawa di lawan.


Setelah selesai masak, Maya menyajikan masakannya di atas meja makan, iya sengaja hanya memasak balado terong, nggak masak yang lainnya, biar Mas nya nggak bisa milih, dan hanya bisa makan balado terong aja, kwkwkwkw, "emang enak gue kerjain lo Om,,,,


Pas Jam, 12.30 Maya mengajak suaminya untuk makan siang, kasian juga suaminya kalau telat makan, takutnya kena magh, namanya juga punya suami orang tua, kudu banyak perhatian dari istri, kalau nggak di perhatikan, nggak baik buat hidupnya, hehehe,,,nggak mau juga buru buru jadi janda, apa lagi belum dapat titisannya, rugilah dunia persilatan, kwkwkwkw,,,,


"Mas, udah siang nih, kamu makan dulu ya, udah aku siapin kok. Maya mengajak suaminya makan siang, karena emang udah waktunya makan siang.


"Iya, tapi sebelum makan, sun dulu dong. Bambang mulai lagi jahilnya.


"Perasaan ini suami, mau nya sun terus sih, nggak ada bosen bosen nya pikir Maya. "Aku keringatan Mas, nggak enak aromanya asem, elak Maya pada suaminya.


"Nggak apa apa yank, Mas suka kok bau asemnya, kata orang kalau bau asem itu ciri khas seorang istri yang solehah. rayu Bambang pada istrinya.


"Eh, siapa bilang ke' gitu, ngarang deh !" Jawab Maya "Tapi nggak apalah, gratis juga nggak bayar.


"Emang kalau cium harus bayar ya ?" Ya iyalah mas, jaman sekarang itu mana ada yang gratis, kencing aja bayar.


cuma kentut aja yang nggak bayar. Jawab Maya asal.


"Itu kalau di WC umum yank, kalau kencing di rumah mana ada bayar, Mata duitan kamu tuh. Jawab Bambang sambil tersenyum.


"Nggak ada istri yang nggak mata duitan Mas, semua butuh duit, tampa terkecuali, nggak kuat ouy makan angin, kenyang kagak, kembung iya. qkqkqkqk, Jawab Maya asal lagi.


Bambang menonjol jidad nya Maya pake telunjuknya. "Nggak nyangka juga, punya istri mata duitan".


Maya ketawa melihat ekspresi wajah suaminya yang cemberut. "Jelek amat laki gua kalau lagi cemberut, kwkwkw pikir Maya.


"Ayo Mas makan dulu, dari tadi kok ngomong mulu, aku udah laper nih, Maya menarik tangan suaminya untuk makan siang. Bambang mengikuti ajakan istrinya, sesampainya di meja makan, Bambang melotot melihat menu yang di sajikan istrinya.


"Sayang, kamu masak balado terong doang ya ? Tanya Bambang, karena Bambang tak melihat menu lain di meja selain balado terong.


"Iya Mas, adanya Cuma itu, aku Nggak sempat masak lainnya, karena tadi rencananya mau masak ikan, cuma pas aku mau ngidupin kompor, eh gas nya keburu habis, yah nggak jadi deh aku masak ikannya.

__ADS_1


Padahal aslinya nggak, emang sengaja aku nggak masak yang lain, cukup dengan balado terong, bisa bikin suami nggak semangat, endingnya cepat ngorok, qkqkkqk, jadi malam ini aku libur senam nya, hehehe.


Apa lagi Maya ingat kalau suaminya udah menyiapkan telor bebek buat pudingnya, kalau udah pake puding gitu, alamat dah gua nggak bisa tidur semalaman, soalnya diajak senam mulu sih, katanya biar kena busung.


"Sayang, tunggu bentar ya Mas mau beli kerupuk dulu buat lalapan, Bambang tau kalau ini adalah sengaja di buat oleh istrinya, masak katanya Gas Elpigi nya Habis, padahal kan baru beberapa hari ini di ganti, nggak mungkin, gas nya Habis,


Flash back


Jadi sebelum menikah, maksudnya beberapa hari sebelum aku menikah, aku punya teman tu, namanya hengky, iya udah jauh lebih dulu menikah dari aku, bahkan dia udah punya anak satu, dia berpesan padaku.


"Ingat Mas !" kalau udah menikah, jangan sering sering makan terong Mas, karena kalau laki laki banyak makan terong, itu si tongkat warisan leluhurnya jadi lemah, dan agak susah bangun, apalagi kalau pengantin baru, rugilah Mas, ntar kasian istrinya, banyak di anggurin. hehehe


"Ah yang benar kamu ky, masak gara gara makan terong kok jadi lemah. jawabku nggak percaya.


"Iya Mas, beneran, soalnya aku udah pernah mas, jadi bawaannya itu loh mas Ngantuk terus. lemah dan sulit tuk bangun. Percaya deh sama aku, tapi kalau mas nggak percaya, ya sudah coba aja. ''


Jangan jangan bener juga, apa yang di katakan oleh hengky pikir ku.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


"Tunggu bentar ya yank. Bambang bergerak dari tempat duduknya, berniat untuk membeli kerupuk sama keripik sambel, lumayan buat temennya nasi.


Tak lama kemudian, Bambang pulang dengan membawa keripik sambel sama kerupuk yang dibelinya dari warung sebelah rumah. kemudian Maya memasukkan nasi ke piring suaminya, Bambang senang melihat sikap istrinya yang begitu perhatian sama nya, tapi dibalik perhatiannya, ada maksud yang tersembunyi, tapi Bambang nggak semudah itu, untuk di kadalin, hehehe


Maya heran kenapa suaminya tak sedikitpun menyentuh balado terongnya. padahal kan iya sangat berharap suaminya bakal banyak memakan balado buatannya.


"Mas, kamu makan nggak pake ini, tanya Maya pada suaminya, "Enak lo Mas.


"Anu yank, Mas nggak bisa makan balado terong kalau kulitnya nggak di kupas. Jawab Bambang dengan alesan yang nggak masuk akal. dan dengan jawaban menggunakan alesan yang nggak masuk akal membuat Maya sedikit sewot.


"Apa sulitnya makan Terong tampa dikupas, tinggal buang aja kulitnya, enak kok mas, terongnya manis banget. aku aja suka. Maya sengaja membujuk suaminya, untuk memakan balado buatannya, tapi sayang sekali suaminya macam tak tertarik dengan balado buatannya, agak kecewa sih sedikit, karena siasatnya untuk melumpuhkan suaminya malam ini, tidak berhasil.


''Mas itu yank, makannya nggak susah susah yank, makan pake kerupuk aja udah enak, nih buktinya habis kan nasinya. Bambang memperlihatkan piring nya yang sudah kosong.

__ADS_1


"Iya Mas, tapi apa enaknya makan nasi cuma pake kerupuk doang, aku sih ogah Mas, nggak semangat kalau makan tampa balado". Jawab Maya tak semangat, dalam hatinya Maya. "Persiapkan jiwa dan ragamu Maya, malam ini kuda nil bakalan berendem lama, ''Maaaak,,,,Tolong anakmu ini mak. cicit Maya dalam hatinya.


Hok Hok ,,,Bambang merasa kenyang, "Alhamdulillah yank, Mas Kenyang banget, makasih ya kamu udah masak enak buat Mas. Bambang mencolek dagu istrinya.


Maya memperhatikan suaminya yang kelihatan agak berisi, tapi itu tadi, makin berisi makin nggak kuat akunya. Bambang beranjak dari tempat duduknya dan sekarang duduk diruang TV, kayaknya mau nonton TV. Maya nggak terlalu memperhatikan lagi suaminya, karena iya sudah berniat untuk mencuci piring yang barusan di pakai makan bersama suaminya tadi. Maya sedikit jengkel, ternyata niatnya untuk ngerjain suaminya gagal, berarti siap nggak siap iya harus menerima suntikan panacilin lagi dari suaminya.


Setelah selesai membereskan semuanya, Maya berniat untuk mendekati suaminya, tapi sayang sekali niat hati untuk mengajak suaminya ngobrol, tapi suaminya malah sudah tertidur di depan TV. "Huh, ini suami bukannya Nonton TV, eh malah TV yang menonton nya. dasar ni Om Om mana iler nya ngalir lagi, iiih,,,jorok amat nih laki gue." Pikir Maya. dari pada suntuk sendirian nggak ada temen ngobrol, mending aku telpon Nani aja deh.


"Hallo Ni, lagi ngapain Lo ? Tanya ku pada Nani.


"Biasalah say, lagi nyantai aja di kamar, "Ngapain Lo telpon Gue ? Tanya Nani


"Nggak boleh telpon Lo ? Tanyaku pada Nani, Kesel juga sih dengar pertanyaannya Nani, masak nanya ngapain telpon dia, nggak etis banget ni Temen, apa orang udah menikah nggak boleh telponan sama sahabat sendiri ? Nggak gitu juga kali, kalau telpon sama cowok lain itu sih baru nggak boleh, ini yang di telpon temen perempuan, masak nggak Boleh, heran gua pikirku.


"Yah, bukannya gitu say, ntar suami lo marah kalau kita telponan. Jawab Nani slow.


"Mana berani dia marahin Gue, coba aja kalau dia marah sama gue, nggak gue bagi jatah malamnya, rugi kan? Jawab Maya asal.


"Ya, yang dah punya suami, enak ada jurus pamungkasnya, "Lo tu yah May, bikin jiwa keperawanan gue berontak.


"Ya udah, nikah aja kalau gitu. Jawab Maya singkat.


"Siapa yang mau nikah sama gue, orang pacar aja nggak punya. jawab Nani sewot


"Lo nikah aja sama tuh kambing, kwkwkwkw....


"Kampret lo yah, tega amat sama temen sendiri. Oh ya, gimana rasanya udah kawin?" Tanya Nani pada sahabatnya, Penasaran juga kali ya.


"Hahaha penasaran,,, ntar ya, di episode selanjutnya gue ceritain, apa enak nya kalau udah kawin,,,kwkwkwkw


Next


Maaf ya, agak telat Up nya, soalnya aku lagi perbaikan nih, banyak yang mesti di perbaiki di bab bab awal, maklum say, mau ngejar target, sabar ya,,,,

__ADS_1


tapi kalian tenang aja, Insya Allah aku bakalan Up terus walaupun agak telat telat. "Hmmm, jangan lupa ya, untuk selalu ngedukung karya receh ku ini, dengan memberikan Like vote dan komennya, yang banyak ya, aku makasih banget lo, kalian udah sudi mampir di sini, semoga kebaikan kalian dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda. amin, aku menyayangi kalian.


__ADS_2