Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
"Nggak mau jadi janda muda tampa anak.


__ADS_3

"Sayang kamu udah siap ya....?" Tanya Bambang pada istrinya sambil senyum senyum, Bambang sangat nggak tahan deh, kalau liat istrinya kayak gini. Inilah yang sering membuatnya, ingin menerkam istrinya, apalagi nih si bedul suka tegang sendiri, udah kayak pentungan hansip aja.


Bambang bambang, sabar dikit nape, Sholat isya dulu noh sana, biar adem pikiran nye....saran author.


"Iya nih Maaaassss, aku udah siap." ku menggoda suamiku dengan menarik lingerie ku sedikit keatas, hingga seluruh pahaku terlihat olehnya. Rasain lo Mas,,,kkwkwkw...


Bambang nggak sabaran lagi ingin menerkam istrinya, keinginannya untuk itu semakin tak tertahan lagi.


"Sayang kamu cantik banget, kamu sengaja ya bikin Mas ngiler ngeliat kamu,,,?" Maya hanya tersenyum menatap suaminya yang wajahnya sudah mulai nampak memerah, pertanda suaminya sudah dikuasai oleh nafsu bi****hi nya,  Bambang menatap istrinya dengan tatapan penuh nafsu. dengan cepat  Bambang langsung merengkuh pinggang istrinya, tampa menunggu aba aba, Bambang langsung ******* bibir istrinya dengan lembut, dan seperti gayung bersambut,  tampa menunggu perintah Maya menyambut ciuman suaminya, bibir mereka saling bertautan, sesekali Bambang menggigit bibir istrinya dengan lembut, dan itu membuat rintihan kecil dari mulutnya Maya, semakin lama ciuman itu berubah semakin hangat, hingga tak luput tangan Bambang pun mulai bergrilya menyusup kearah bokongnya Maya.


Namun belum cukup sampai disitu, pelan tapi pasti tangan Bambang pun menyusup hingga terparkir di area sensitifnya Maya, Tiba tiba Maya menyadari, kalau suaminya belum sholat isya. dia mendorong badan suaminya dengan pelan.


"Mas, kamu belum Sholat isya, mending kamu sholat dulu !" Maya mengingatkan suaminya, kalau suaminya belum sholat.


"Nanti Mas sholat sayang, mas udah nggak tahan sayang, ayolah,,,,?" Bambang menarik pinggang istrinya, dan Maya pun akhirnya mengikuti keinginan suaminya, permainan hangat pun dimulai kembali, Bambang dengan cekatan membuka pakaian yang menempel di tubuh istrinya, tampa penolakan Maya hanya pasrah pada setiap perlakuan suaminya, sekarang tak ada satu helai pun benang yang tersisa ditubuhnya Maya, kini Maya layaknya seperti seorang Bayi yang baru dilahirkan.


Bambang degan rakusnya mencium dan ******* bibir istrinya, hingga ciumannya beralih turun menyusuri leher jenjang istrinya, tampa lupa iya meninggalkan jejak di setiap kecupan bibirnya, tangan nya terus meremas dua gundukan di dadanya Maya, dan selanjutnya ciuman Bambang pun  turun dan beralih ke dua gundukan tersebut, berbagai cara dari mulai mengisap, menjilat, mengecup, hingga menggigit P******ng nya dengan lembut, Bambang membuat stempel kebanggaannya di dua gundukan tersebut, pertanda itu adalah daerah kepemilikannya.


Dan seperti cacing kepanasan Maya selalu menggeliat sesekali tubuhnya menggelinjang, sambil mendenguh, merintih, menjerit kecil, bahkan tampa sadar Maya membenamkan  kepala suaminya di antara dua gundukan nya, dan Bambang hanya tersenyum melihat ekspresi yang di tunjukkan oleh istrinya, iya tau kalau istrinya sangat menikmati setiap permainan yang iya lakukan, Bambang mulai memposisikan dirinya, tampa menunggu lama dan selanjutnya ,,,,,,JLEB...!


Taulah ya, apa yang yang selanjutnya terjadi, kalian bisa bayangkan sendiri, dengan imajinasi kalian,,,,,,😁😁😁


hehehe,,,,Author taunya hanya sampai disitu, kwkwkwkw......

__ADS_1


-------------------->>>>>>


Pagi itu, Maya terlihat begitu cantik, dengan pakaian yang di kenakkan nya, iya bersiap ingin berangkat ke sekolah, setelah selesai menyiapkan sarapan suaminya, Maya membangunkan suaminya yang masih tidur sehabis Sholat subuh tadi, Kebiasaan suaminya sekarang, kalau habis sholat subuh pasti tidur kembali, padahal Maya selalu mengingatkan suaminya, kalau habis sholat subuh jangan tidur, bagusnya olah raga, maraton atau apalah, yang jelas jangan tidur sehabis Sholat subuh, karena itu akan mengundang penyakit. Tapi suaminya selalu saja cuek dan tak mengindahkan kata katanya, jadi terserah deh di kasih tau nggak nurut, kalau sakit jangan salahkan aku yang udah ngasih tau pikir Maya.


Memang suaminya hari ini nggak masuk kerja, karena jadwalnya piket sore, makanya suaminya terlihat nyantai, enaknya si suami kalau kerja pakai 3 sip, 1 minggu piket pagi jam 7 baliknya jam 3 sore, terus satu minggu berikutnya piket sore masuk jam 3 baliknya jam 11 malam, selanjut nya minggu berikutnya masuk jam 11 malam baliknya jam 7 pagi, jadi kalau sekarang jadwalnya piket sore, makanya pagi itu suaminya bisa nyantai, seperti sekarang ini.


"Mas,,, bangun mas, aku mau berangkat ke sekolah nih, udah dong tidurnya, udah siang nih."


Maya membangunkan suaminya, yang kelihatan Malas untuk bangun.


"Hooooaaaammmmm," Bambang menguap pertanda iya masih ngantuk.


"Mas ayo bangun, nggak bagus loh mas  kalau tidur pagi pagi, sama saja kamu mengundang penyakit, aku nggak mau lo, jadi janda muda nggak punya anak."


"Ya, itu sih bukan aku yang ngomong mas, kan aku cuma bilang kalau aku nggak mau jadi janda muda kalau belum punya anak, mana ada aku bilang aku pengen kamu cepat mati. tapi kalau kamu malas malasan suka tidur pagi sesudah sholat subuh, sama saja kamu mendoakan diri mas sendiri agar cepat mati." Jawab Maya dengan santainya. dan itu membuat Bambang terhenyak.


"Tega banget kamu yank ngomongnya ke'gitu, kalau mas mati emangnya kamu mau nikah lagi ya,,,?"


tanya Bambang dengan hati yang sedih.


"Ya tergantung, kalau kamu banyak ninggalin harta buat aku, aku nggak akan nikah, tapi kalau kamu nggak ninggalin harta buat aku, yah mau nggak mau aku nikah lagi mas,,, kwkwkwkwwk


"Udah ah, becanda doang kok mas, mana ada aku mau kamu mati, kamu kan suamiku yang paling aku sayang dan aku cinta. hehehe

__ADS_1


Mendengar ucapan istriya barusan, akhirnya dengan secepat kilat, Bambang menarik tubuh istrinya, dan memposisikan istrinya berada dibawah badannya.


"Mas nggak rela, kalau kamu menikah lagi, karena Mas nggak rela kalau istri mas yang cantik ini, dimiliki orang lain" Cup Cup Cup,,,,, Bambang mulai mencium istrinya, Maya mulai merasakan kalau ada benda keras yang menempel di bagian perutnya, dan benar saja, ketika tangannya meraba benda keras itu, dan ternyata senjata suaminya, sudah siap akan menembak dirinya.


"Mas,,,aku mau berangkat ke sekolah mas...!


"Nanti dulu sayang, lagian baru jam setengah enam " Jawab Bambang.


"Mas, tadi malam kan udah berapa kali kita melakukannya. Jawab Maya.


"Tapi Mas mau lagi sayang, kita akan melakukannya lagi, kamu mau ya...?"


Bambang mulai membuka kancing baju maya satu persatu.


"Mas, a-aku,,,,,,,," Cup Bambang mulai menutup mulut istrinya dengan ciuman hangatnya, Lagi lagi maya merelakan tubuhnya di mangsa oleh suaminya, dan permainan hangat pun kembali lagi terjadi di pagi hari itu, setelah bermain beberapa saat, hingga  keduanya mengerang dan terkulai lemas  tak berdaya, berkali kali Bambang mencium kening istrinya.


"Makasih sayang, kamu benar benar bisa membuat Mas bahagia "


Maya hanya tersenyum melihat kebahagiaan di wajah suaminya. kemudian Maya bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi, walaupun badannya terasa lemas, tapi mau nggak mau, iya harus buru buru bangun dan mandi, karena iya akan berangkat ke sekolah.


Next,,,,,,


Hy hy hy semuanya, apa kabar kalian ?" Semoga sehat selalu ya, oh ya makasih ya yang udah mampir disini, aku seneng banget, semoga kalian sukses selalu.

__ADS_1


Oh ya jangan lupa ya, untuk selalu memberikan like, vote dan komennya, biar authornya semangat gitu. hehehe.....aku menyayangi kalian.


__ADS_2