Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
kontrak seumur hidup


__ADS_3

"Jadi gini nih buk, disaat saat mau mendekati proses kelahiran, justru malah di anjurkan untuk sesering mungkin melakukan hubungan intim, karena itu untuk mempermudah jalan melahirkan nanti, jadi ibu sama bapak nggak usah khawatir, malah lebih bagus lagi."


Deggg,,,,Jantung Maya berdegub, pasti suaminya akan lebih parah lagi nih, batin Maya.


"Ooooo, jadi gitu ya dok, saya pikir dengan sering melakukan itu justru bikin hati dan pikiran saya jadi was was, saya takut berpengaruh pada bayi saya" Jawab Maya


"Nggak usah khawatir ibuk, nggak apa apa kok, tapi ingat....?" Dokter tersenyum, sambil melirik kearah Bambang.


"Loh, tapi apa Dok, kok ada tapi tapinya ?" Sela Bambang.


"Awww,,,sakit sayang,,," Bambang merasa kaget, sebab serasa ada yang menggigit pahanya, ternyata barusan Maya mencubit paha suaminya, karena Maya kesel dengan pertanyaan suaminya, harusnya diam dulu, dan dengarkan penjelasan dokter dulu.


Dokter merasa heran, kenapa suami si pasien menjerit, padahal nggak terjadi apa apa.


"Ada apa pak,,,?" Tanya dokter heran.


"Nggak ada apa apa dokter " Jawab Maya sambil tersenyum


''Emmm, maksud saya gini nih pak buk, boleh sering melakukan hubungan badan, tapi jangan sampai terlalu menguras tenaga, takutnya nanti buk Maya nya lemes dan kecapean,,," Jawab dokter dengan santainya, sambil tersenyum melihat pasangan suami istri yang sedang bingung.


''Oooo, jadi itu toh, kirain tadi apaan,,,hehehe" Jawab Bambang.


"Makanya dengerin dulu." sela Maya.

__ADS_1


''Ya sudah kalau begitu, masih adalagi yang perlu di tanyakan pak buk,,,?" Tanya dokter lagi.


"Oh, nggak ada lagi dokter, kalau begitu kami permisi dulu, terima kasih ya dokter,,,"


"Yah, sama sama pak, nanti kalau ada keluhan atau apa, silahkan datang lagi kesini." Jawab dokter


_________


Sesampai dirumah, Maya langsung menuju ke kamarnya, untuk rebahan di kasur,  badannya serasa lelah banget karena habis naek motor dengan perjalanan yang sangat panjang bagi wanita hamil sepertinya, untung saja Bambang selalu berhenti, jika merasa kalau istrinya udah nggak nyaman.


Terlihat kaki Maya membengkak, mungkin karena terlalu lama menggantung, tapi kata dokter, nggak apa apa, kebanyakan wanita hamil, memang banyak kakinya yang bengkak ketika menuju usia kehamilan 28 minggu sampai mendekati minggu ke 40, pembengkakan kaki dapat terjadi karena janin membesar hingga mengakibatkan desakan pada rongga pinggul yang terdapat pembuluh dara arteri maupun pembuluh darah balik dan pembuluh dara limpa, dengan demikian, aliran balik akan terbendung terutama pada saat posisi kaki tertekan dan menggantung, serta ada beberapa faktor lainnya. Begitu menurut penjelasan dokter, makanya Maya nggak terlalu khawatir akan hal itu.


"Pasti kamu capek banget ya sayang, sini mas pijitin ya, biar capeknya hilang." Bambang mendekati istrinya yang lagi berbaring di kasur, lalu iya memijit kaki istrinya.


"Ya sudah, kamu tenang aja sayang, nanti bakalan enakkan kok, kalau udah mas pijitin nih, hehehe, tapi harus ada imbalannya loh sayang,,," Bambang mengedipkan matanya, sambil tersenyum licik.


"Kamu itu ya mas, moso' sama istri itungan banget, baru juga mijit sedikit, udah minta upah." Maya kesel melihat suaminya.


"Ya iya dong sayang, jaman kini itu nggak ada yang gratis, semua harus bayar, ya  termasuk ini nih, kencing aja bayar, apalagi mijit, hehehe" Bambang menunjuk tangannya yang satunya, tentunya sedang memijit kaki istrinya.


"Emmm, gitu ya,,,? berarti kalau kamu mau itu, kikuk kikuk harus bayar dulu dong, baru aku kasih, kan jaman sekarang nggak ada yang gratis,apalagi kalau mau plus plus, tentu bayarannya lebih mahal lah, iya nggak,,,?" Maya tak kalah liciknya dari suaminya, iya tersenyum melihat wajah suaminya yang nampak lesu dengan jawabannya barusan.


''Oh no no,,,kalau itu nggak bisa sayang, kan udah di kontrak seumur hidup, bayarannya tiap bulan, hmmm...?"

__ADS_1


Bambang tak mau kalah dari Maya, ada aja jawabannya, yang membuat Maya terheran heran.


"Serah ah, aku mau tidur aja,,," Maya langsung berbalik membelakangi suaminya.


"Sayang, kok ngambek sih, becanda doang sayang, sayang,,? adep sinilah, tadi katanya capek, sini mas pijitin,,,"


Bambang menggoyang goyangkan pinggul istrinya, namun yang di goyang, malah nggak perduli.


"NGGAK JADI,,,!!!" Jawab Maya kesel


"Baguslah kalau nggak jadi, aku mau mijit janda sebelah rumah aja, tadi katanya minta di pijit" Bambang mulai lagi bikin Maya naek darah, seketika badannya langsung berbalik, dia duduk dan langsung merengkuh leher suaminya, lalu*******bibir suaminya, sampai suaminya kesusahan bernafas, di tambah lagi kaget dengan serangan mendadak.


Namun dibalik kekagetannya, iya merasa senang, karena dengan kejutan barusan, diapun mulai membalas serangan Maya, dan seketika Maya melepaskan pagutan bibirnya, tampa aba aba.


"Loh, kok berenti,,,????" Bambang ngerasa kecewa, karena hasratnya mulai naek, tiba tiba terhenti.


"Ya berentilah, kan aku cuma ngapus ucapan kamu barusan, nggak pantes nyebut wanita lain di depan istrinya, apalagi istri lagi hamil gede gini.." Kemudian Maya membelakangi suaminya lagi...


"""""""""""""""""


Ahahahaha,,,,kasian banget Bambang, udah seneng, eh nggak taunya,,,?


Sabar ya Bambang.

__ADS_1


__ADS_2