
''Mas, kadang aku sering sedih kalau pas lagi ketemu sama temen temen aku, mereka sering nanya aku kapan hamil, kok aku nggak hamil hamil, '' Aku kan jadi sedih Mas.
''Ya mau gimana lagi yank, mereka bukan Tuhan yang bisa nentuin, kapan kamu hamil, biarin aja mereka mau bilang apa, yang penting aku nggak maksain kamu harus hamil cepat, atau apalah, tenang aja sayang, semua kita serahkan pada Allah. Kamu nggak usah mikir yang macem macem.
Bambang mencoba untuk memberikan semangat pada istrinya, agar jangan terlalu memikirkan apa yang dibilang orang padanya.
''Kamu sih enak tinggal ngomong, yang menerima ejekan itu aku, bukan kamu.
Jawab Maya yang dengan sedikit kesal kalau ingat dengan orang orang yang usil dengan kehidupan nya.
''Kamu kira Mas nggak menerima ejekan temen temen Mas ?'' Sama saja yank, di sini Mas juga sering dibilang bodoh, nggak bisa bikin kamu hamil.
''Mereka bilang ke' gitu ?'' Tanya Maya tambah kesal.
''Iya, kata mereka Mas ini bodoh, nggak bisa bikin kamu bunting, kalau nggak bisa antar ke rumah, biar di bantu. !" Coba kamu pikir yank, gimana hancur nya perasaan Mas, saat mereka ngomong ke' gitu, dimana letak harga diri Mas ?" Bambang juga kesal, kalau ingat kata kata iseng dari temen temen nya, sempat emosi sih, cuma ya udahlah, terserah mereka.
"Siapa yang bilang ke' gitu Mas ?" Tunjukin ke aku, biar ku hajar tu orang, enak banget ngomong ke' gitu, siapa Mas ?" siapa orang nya ?"
Maya marah banget, ketika mendengar omongan yang barusan di bilang suaminya. Yang bikin kesal nya lagi, kok suaminya diem aja dibilang ke' gitu.
"Nggak perlu yank, lagian nggak guna juga mau diributin, biarkan saja mereka mau bilang apa, yang penting kita berdua nggak berhenti usaha untuk bikin adonan, hehehe...
"Wah, nggak bisa Mas, ini nggak bisa di diemin, ini sudah kelewatan Mas, pokoknya aku mau bales ucapan mereka. Jawab Maya dengan penuh kemarahan.
''Sudahlah, ''Terserah mereka mau bilang apa'', kamu dengerin omongan Mas ya, biarpun kita ini udah jungkir balik mau anak, kalau Allah belum kasih, maka nggak akan kita dapat, tapi kalau Allah berkehendak, besok pun kamu bisa hamil, jadi nggak usah terlalu dipikirin tentang omongan orang, ''Ingat, Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan. !"
__ADS_1
"Iya sih Mas, tapi aku kesel mereka kok ngomong nya sampe segitunya, kadang kadang aku tu suka heran ya Mas sama orang orang, dulu aja waktu belum menikah, ditanya terus kapan nikah, kapan nikahnya ?" giliran udah nikah, kapan punya anak, kenapa belum punya anak, perasaan kapan tenang nya hidup ini, selalu aja di usilin sama mereka, kayak nggak ada pekerjaan lain aja, semua jadi urusan mereka. " Jawab Maya kesal, kalau ingat omongan orang orang terhadap dirinya dan suaminya.
"Udah lah, mending kita tidur aja yuk, udah larut malam.''
________&&&&_______
Author pov
Setiap pasangan yang menikah, pasti menginginkan hadirnya buah hati, karena memang anak merupakan pelengkap dalam hubungan rumah tangga, karena itulah setiap pasangan suami istri, pasti merasakan kebahagiaan ketika mendapatkan keturunan, Meski demikian, setiap orang tua harus sadar bahwa anak bukan hanya sekedar penerus garis keluarga, namun juga anak merupakan titipan dari Allah dalam kehidupan pasangan suami istri, makanya anak haruslah di jaga, dirawat, untuk menjadi manusia yang berakhlak mulia, mempunyai karakter yang baik dan berguna bagi orang orang disekitar nya.
Kadang kala, banyak pasangan yang merasa tertekan saat tak kunjung mendapatkan momongan, padahal perasaan seperti ini, haruslah di hilangkan, sebab rasa sedih, stres bisa menurunkan tingkat kesuburan, makanya jika mengalami hal yang demikian, usahakan rileks jangan menjadi beban pikiran, karena benar apa yang dikatakan oleh Bambang, Allah tidak akan memberikan apa yang kita harapkan, tapi Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, memang kadang setiap pasangan itu mempunyai tingkat keberuntungan yang berbeda beda, ada yang mendapatkan lebih dulu, ada yang mendapatkan agak lambat, diibaratkan seperti menunggu giliran.
Jika kita belum diberi momongan, berarti kita diberikan kesempatan untuk lebih menyayangi pasangan, banyak berdiskusi dengan pasangan tentang bagaimana menata masa depan, hingga suatu ketika, kalian memang benar benar dinyatakan mateng untuk menjadi orang tua. Syukur adalah kunci utama dalam berumah tangga, belum tentu apa yang kita lihat adalah kebahagiaan, kadang mereka yang sudah lebih dulu berhasil dari kita, belum tentu mereka merasa bahagia, karena memang setiap pasangan rumah tangga itu nggak bisa disama ratakan, yang sudah punya momongan belum tentu nggak ada beban pikiran, dan yang belum dikasih momongan, berarti masih diberi kesempatan untuk tetap berusaha, karena memang usaha tidak akan mengkhianati hasil.
Tak perlu terbebani karena belum memiliki keturunan, beban yang seharusnya kamu pikirkan adalah bagaimana kamu dan pasanganmu menyiapkan diri agar bisa menjadi orang tua yang baik ketika memiliki keturunan.
#########
Maya, pagi pagi sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah, karena memang hari ini adalah jadwalnya mengajar, lagi pula hari ini iya piket, jadi harus pagi pagi berangkat kerjanya.
"Mas, hari ini aku piket disekolah, jadi aku agak pagi perginya, kamu nggak apa apa kan" Maya meminta izin pada suaminya karena akan berangkat ke sekolah.
"Iya nggak apa apa, lagian mas juga mau kerja, karena masuk sip pagi, kamu hati hati ya di jalan, ingat naik motor nya jangan ngebut ngebut,"
__ADS_1
Pesan Bambang pada istri nya, iya sangat kagum melihat kecantikan istri nya, perasaan makin hari istrinya makin terlihat cantik, makanya iya semakin cinta sama istrinya, lagian mensyukuri apa yang kita punya, adalah suatu kewajiban bagi setiap orang, tak terkecuali pada Bambang, iya sangat bersyukur mempunyai istri yang sangat cantik, namun tetap sederhana.
"Iya Mas, ngapain juga ngebut ngebut, paling paling cuma lari 100, kwkwkwkw
jawab Maya sambil tersenyum melihat suaminya yang agak sewot mendengar ucapannya barusan.
"Apa lari 100, kamu punya nyawa cadangan ?" Tanya Bambang pada istrinya.
"Nggak, jawab Maya bingung, kok suaminya nanya nyawa cadangan.
"Kalau nggak punya nyawa cadangan, ngapain pake motor lari 100, ?"
Rupanya Bambang kesal, mendengar istri mengatakan naik motor lari seratus.
sama saja mau bunuh diri, jalan jelek lari seratus. "dasar perempuan. gerutu Bambang.
"Becanda kali Mas, nggak usah dipikirkan, lagian mana pernah aku naik motor ngebut, naik kamu aja aku hati hati. kwkwkwkwk...
Bambang tersenyum melihat tingkah istrinya yang konyol.
Next
Jangan bersedih kalau belum dikasih keturunan, usaha dan doa itu yang paling penting.
Jangan lupa untuk selalu memberikan like vote dan komennya, biar semangat up nya, dan makasih banget yang udah mampir disini, aku mencintai kalian semuanya.
__ADS_1