Jatuh Hati Ke Security

Jatuh Hati Ke Security
sudah seperti meong...


__ADS_3

Buruan Mas mandi sana, aku nggak tahan nih, mau muntah lagi nih,,,! Maya mendorong Bambang dari kasurnya, karena iya udah nggak tahan lagi ingin bangun dan muntah.


Hampir saja Bambang jatuh dari kasur, dan untung saja Bambang cepat cepat bangun, kalau tidak maka iya akan jatuh tersungkur kelantai. Dasar wanita zaman sekarang, paling suka deh melihat laki laki jatuh bangun.


Batin Bambang.


"Ya udah deh sayang, Mas mau mandi dulu, dan ingat kamu nggak usah ngapa ngapain sebelum Mas selesai mandi ya, kamu diam aja disini, jangan banyak bergerak dan istirahat aja disini. Kamu dengarkan apa yang Mas katakan,,,? Bambang menyarankan istrinya untuk tetap beristirahat, agar tubuhnya kembali segar.


''Iya Mas, aku dengar kok, kamu tenang aja, lagian aku nggak kuat kok buat kemana mana." Jawab Maya pada suaminya.


"Ya sudah, bagus deh mas senang mendengarnya, kalau gitu Mas mandi dulu ya, biar kamu nya seneng." Bambang berdiri dari duduknya, dan beranjak menuju kamar mandi, sesampainya di dapur Bambang berpapasan dengan ibu mertuanya yang lagi sedang membuatkan bubur untuk Maya anaknya,


"lagi ngapain Buk,,,? Tanya Bambang pada ibu mertuanya, yang kelihatan lagi sibuk memasak.


"Ini ibu lagi bikin bubur  untuk Maya Nak, kasian dia muntah muntah terus, oh ya kamu mau mandi ya, ?" Tanya Buk hani pada menantunya.


"Iya buk, kata Maya badan aku bau banget, makanya aku mau mandi dulu,,," Jawab Bambang pada ibu mertuanya.


"Aduh, itu si Maya ada ada aja, mana ada badan kamu bau, eh iya nak Bambang, ibu rasa sepertinya istri kamu itu lagi mengandung, karena nggak biasanya dia kayak gitu, ibuk yakin sekali nak, biasanya kalau perempuan lagi hamil itu, gaya nya itu kadang suka aneh." Jelas buk Hani pada menantunya.


"Apa beneran kayak gitu buk,,,?" Tanya Bambang yang penasaran sama penjelasannya ibu mertua.


"Iya Nak, kalau wanita hamil itu, emang suka gitu, mudah mudahan saja apa yang ibu pikirkan emang benar ya nak,,,?" Buk hani juga berharap kalau Maya anaknya emang beneran Hamil.


"Iya buk, mudah mudahan saja, kalau emang demikian aku sangat senang sekali buk, Ya Allah semoga saja Maya istriku emang beneran hamil ya buk, soalnya sudah lama sekali kami menantikan kehadiran anak dalam kehidupan pernikahan kami buk." Bambang sangat berharap sekali kalau apa yang di katakan ibu mertuanya adalah benar.


"Iya nak, semoga saja, istri kamu beneran hamil,,," Kemudian buk Hani langsung beranjak, dan berjalan menuju kamar nya Maya, iya juga merasa sangat bahagia jika Anaknya Maya emang beneran hamil, sedih juga melihat kehidupan  rumah tangga anaknya yang sampai saat ini belum juga dikaruniai seorang anak.


''Sayang, ini ibuk bikin kan kamu bubur, ayo di makan soalnya dari tadi malem kata nak Bambang, kalau kamu muntah muntah terus, pasti perut kamu laper banget...''


Buk hani meminta agar Maya segera makan, karena iya nggak tega melihat anaknya terlihat lemah dan tak berdaya.


''Iya buk, taruh aja di sana, nanti aku makan buk, kalau sekarang aku belum berselera, soalnya perut aku masih mual banget...''


Maya meminta ibu nya untuk meletakkan bubur nya di atas nakas, tampa menoleh kearah ibunya, karena dia masih menghadap kearah dinding.


''Ya sudah nanti di makan ya, ibuk akan buatkan kamu teh jahe, biar mual mu bisa berkurang...''


Buk hani langsung baranjak dan berjalan menuju ke dapur.

__ADS_1


''Buuuk... Mas Bambang nya mana...?


''Nak Bambang mandi, katanya kamu bilang dia bau, makanya iya buru buru mandi, takut kamu nya muntah, kalau di berada didekat kamu,,,''


Jawab buk Hani sambil melanjutkan langkah kakinya.


''Buuuuk...'' Maya memanggil ibunya kembali, dan itu membuat Buk Hani sedikit kesel sama Maya.


''Apa lagi sih Maya, dari tadi kok bak buk bak buk, kalau ngomong itu, kudu di selesaiin, biar ibuk nggak bolak balik, udah kayak setrika aja...'' gerutu buk Hani.


''He he he...mi'iiiiffff... Mau tanya lagi buk, kalau nggak keberatan jawabnya...'' Maya membalikkan badannya, menghadap kearah ibunya dengan tampang wajah bloon nya.


''Monggo, mo ngomong opo...?


Tanya buk hani dengan raut wajah yang sedikit kesal.


''Apa ibuk bikin sambel terasi...?


Rupanya, Maya hanya ingin menanyakan, kalau ibunya bikin sambel terasi..


''Kamu itu, suka banget sambel terasi, tuh lihat wajah kamu itu, udah kayak sirip udang...''Jawab buk Hani pada anaknya.


''Iiih, ibuk tu ya, mana ada sirip udang, adanya tu capit udang, tapi beneran buk, aku pengennya makan bubur pakai sambel terasi enak kali ya buk..?''


Jawab buk Hani.


''Emang ada ya, masakan model sekarang, dengan model lama...?


Tanya Maya ada ibunya.


''Ya adalah, kalau jaman dulu, makan ikannya di masak dulu lalu dimakan, lah jaman sekarang makan ikannya belum di masak, tapi udah di makan mentah, sudah seperti miau....hehehe


''Ya nggak gitu juga kali buk, nggak semuanya ikan bisa dimakan mentah, hanya ada beberapa ikan saja yang dimakan mentah, itupun bukan aku yang makan...''


Buk Hani ketawa melihat raut wajah anaknya yang kurang semangat.


Tak lama kemudian Bambang masuk kamar, wajah nya terlihat lebih fresh, ketimbang tadi sebelum iya mandi.


''Lagi ngomong apa sih sayang,,,?

__ADS_1


Tanya Bambang pada istrinya.


''Nggak ngomong apa apa mas, cuma aku lagi pengen makan bubur sama sambel terasi.''


Jawab Maya pada suaminya.


''Ya sudah, kalau gitu ibuk keluar dulu,'' Buk hani langsung beranjak keluar. Maya hanya menatap punggung ibunya. sembari menarik tangan suaminya.


''Mas, sini duduk sini dekat aku, kalau sekarang boleh deket deket sama aku, soalnya kamu udah wangi, hehehe''


Maya menarik tangan suaminya agar duduk di sampingnya.


''Hmmm,,,tadi aja di dorong dorong, eh sekarang malah ditarik tarik,''


''Ya itukan tadi, sebelum kamu mandi, sekarang nggak gitu juga kali mas...'' Jawab Maya dengan wajah datarnya.


Bambang tersenyum melihat istrinya sedikit terlihat manyun.


''Sayang mas nanti mau ke rumah dokter, buat periksa kamu.''


''Tapi aku kan...?


''Nggak usah protes, ikut apa kata mas...!" jawab Bambang dengan sedikit penegasan.


"Ya sudah terserah kamu aja."


Jawab Maya.


Kemudian Bambang beranjak dari duduknya, sambil mencium bibir manyun istrinya.


"Sayang, mas berangkat dulu ya, itu bubur nya di makan.."!!


Bambang mengingatkan kembali pas istrinya.


######


Bambang kembali dengan seorang dokter, kemudian dokter tersebut mulai memeriksa keadaan Maya.


"Sepertinya, buk Maya sedang mengandung, selamat ya pak, istri bapak mengandung..."

__ADS_1


Dokter memberikan selamat pada Bambang, dan terlihat Bambang bengong merasa tak percaya dengan apa yang dikatakan dokter barusan...


Maya meneteskan air mata kebahagiaan yang sangat mengejutkan dirinya, ketika iya mendengar kalau dirinya tengah mengandung.


__ADS_2