
bang Tigor yang berjalan ke luar saat melangkah matanya melihat Eka yang sedang berdiri menunggu jeslin di dekat mobil
dengan kepedean tinggi bang Tigor langsung mengalihkan langkahnya yang tadi ke gerbang menjadi ke arah mobil jeslin
"hai cantik apa kabar", Eka menautkan alisnya melihat pria di hadapannya dia merasa tidak mengenal pria tersebut, Eka lupa semalam sempat kenalan dengan seorang pria
karna tak ada respon sama sekali akhirnya bang Tigor berkata"ini dek Abang yang semalam kenalan ucapnya sambil mengedipkan mata, membuat Eka bergidik ngeri melihatnya apalagi senyuman bang Tigor seperti penagih utang
jeslin keluar eh bang Tigor belum pulang"ini mau pulang Bu permisi ucap bang Tigor berlalu tak mau memberi kesan buruk pada sang atasan baru
akhirnya Eka dan jeslin berangkat,setiba di kantor jeslin ke ruangannya tak berselang lama datang betran di ikuti angkasa di belakangnya
__ADS_1
sayang sebentar akan ada meeting dengan perusahaan Genta Anata tolong temani mas ya "emang kak angkasa kemana",ada kerjan sedikit ,iya mas
akhirnya betran dan jeslin ke salasatu restoran yang sudah di pesan di sana sudah ada Kelvin Anata, Anastasia Anata,Dedi asisten mereka dan ada mahendara,jeck
maaf kami terlambat ucap betran sambil berjalan masuk di ikuti jeslin di belakang, Anastasia begitu terpesona melihat ketampanan betran dia tidak menyangka rekan bisnisnya setampan ini,saat jeslin sudah tampak
reaksi orang yang ada di ruangan berbeda-beda jeck dengan wajah masamnya mengingat kenangan saat makan bersama di mana dirinya jadi tersangka, sementara pria yang bernama Kevin tersenyum bahagia dan terus memandangi jeslin hal itu tak luput dari tatapan betran dan mahendara membuat mereka sedikit kesal.
ke dua bersaudara itu mengepalkan tangannya di bawah meja sementara mahendara tersenyum tipis ,mereka seolah-olah tak saling mengenal
Kevin dan Anastasia yang kaget dengan perkataan betran berusah mengubah mimik wajahnya menjadi biasa saja
__ADS_1
bagaman kalau kita makan terlebih dahulu ucap mahendara karna tau pasti sang adik sangat kelaparan, setelah pelayan menghidangkan makanan,tampak jeslin terus melihat ke arah piring Jack
mahendara yang melihat hal tersebut sangat tau adiknya sedang ngidam ingging makan makanan yang ada di piring Jack, sementara Jack pura-pura bodoh,kenapa wanita hamil di depannya itu selalu melakukan itu padanya
Mahendra menendang kaki Jack dan langsung memeberikan tatapan tajam sambil mereka mengeluarkan bahasa isyarat "betran kalau sampe kau tak memeberikan makananmu pada jeslin potong gaji,"Jack baik bos tapi tolong bonusnya di tambahkan
sementara betran yang melihat istrinya,"kenapa sayang apa yang kau inggikan ucap betran lembut selembut kapas," jeslin langsung menunjuk piring jack,tanpa aba-aba betran langsung mengambil piring Jack yang sedang negosiasi dengan mahendara
maaf tuan dan nona Anata,istri saya lagi hamil ingging makan makanan tuan Jack ucap betran kalau tidak di turuti nanati katanya anaknya ileran ucap betran menjelaskan
semua yang ada di ruangan mengaguk mengerti,sementara Jack yang belum sadar bahwa piringan telah berpindah tempat,tapi saat menoleh matanya tak melihat keberadaan piringnya dan tatapannya beralih ke hadapan nona mudanya benar saja piring itu sudah tepat di hadapan ibu hamil tersebut
__ADS_1