
setelah itu mereka semua masuk dan santai di ruang keluarga datanglah angkasa dan satu orang bapak yang berpakaian serba hitam
Rahmat yang melihat angkasa membawa lelaki tersebut tampak wajahnya memerah menahan senyumnya
betran dengan semangat menyuruh angkas dan sang dukun duduk semua keluarga tampak kaget dengan keberadaan lelaki tersebut hanya Rahmat yang santai saja
mana pasiennya tuan apakah kembang tujuh rupa dan air dari Bromo sudah ada tanyak sang dukun tanpa basa-basi
angkasa langsung mengeluarkan semua yang di minta sang dukun sementara keluarga yang lain hanya melihat karna tak mengerti
maaf tuan pasiennya yang mana tuan soalnya saya ada pasien di tempat lain ucap sang dukun
Tampa basa-basi betran langsung menarik istrnya maju kehadapan sang dukun dan tanpa aba-aba sang dukun lalu menyemprotkan air kembang tujuh rupa yang telah dia campur dengan doa yang ada di dalam gelas
semua orang kaget sementara Rahmat sontak tertawa terbahak-bahak melihat adegan tersebut
jeslin langsung menatap tajam betran dan angkasa sementara si dukun yang sudah menerima bayaran langsung pergi begitu saja
dengan kesal jeslin pergi ke kamar untuk mengati bajunya
__ADS_1
sementara betran langsung terduduk setelah melihat tatapan istrinya yang marah besar belum tatapan mahendra dan Aris yang seakan akan memukulnya hingga babak belur
betran menatap Rahmat yang sedang tertawa tanpa henti
ayah jeslin pun bertanya karna merasa binggung dengan tindakan menantunya tersebut
maaf nak betran bolehkah ayah bertanyak sebenarnya apa yang kau lakukan dan siapa pria yang menyiram wajah jeslin dengan air kembang
maaf ayah pria tadi adalah dukun yang aku panggil untuk mengobati jeslin dan semua juga sudah di ketahui Rahmat ucap betran yang melihat kakak iparnya masih tertawa
seketika tawa Rahmat terhenti setelah mendapat tatapan dari semua orang
wajah betran langsung berubah dia tau saat ini kakak iparnya lagi mengerjai dirinya sungguh bodoh dirinya
memang apa yang terjadi pada pada jeslin sampai harus memanggil duku tanyak ayah jeslin
maaf ayah akhir-akhir ini sifat jeslin sanagat menjengkelkan dia bisa tiba-tiba marah dan mengis serta bahagia dia juga seperti orang kesurupan makan banyak dan kadang suka makan tengah malam dan permintaanya aneh-aneh ucap betran
betran tak menyadari bahwa jeslin telah berada di belakang tempat duduknya sambil melihat suaminya yang mengeluh akan sikapnya selama ini
__ADS_1
air mata jeslin sudah mengalir Isak tangis terdengar semua orang kaget dan menatapnya jeslin yang berniat menyerahkan hasil pemeriksaannya langsung melempar kertas tersebut kepangkuan betran dan kembali masuk ke kamarnya
betran yang merasa bersalah ingging mengejar istrnya tapi dia melihat amplop dari rumah sakit dia langsung membukanya bertapa terkejutnya melihat isi amplop tersebut bertapa terkejutnya dirinya
ada perasaan bahagia di campur penyesalan karna tidak menyadari sifat istrnya selama ini karena istrnya sedang hamil anaknya
dia langsung berlari ke kamar istrnya dia mengetok pintu kamar jeslin tapi tidak ada suara apapun
sayang maafkan aku tolong keluarlah aku sangat mencintaimu sayang aku mohon maafkan aku
sementara di bawah menatap Rahmat Dengan intens karna hanya Rahmat seorang yang tidak kaget
Rahmat jelaskan ke ayah apa yang terjadi ayah yakin kau pasti sudah tau apa yg terjadi pada jesli dan betran
maaf ayah aku hanya inggin mengerjai Adik ipar sedikit
dasar kau ini cepat jelaskan ayah sudah dari tadi menunggu
adik ipar menelepon ku dan mengatakan Tetang semua perubahan yang terjadi pada jeslin di situ aku curiga bahwa jeslin hamil
__ADS_1
apa hamil ucap mereka serempak jadi jeslin sendang hamil cucu ayah