
Tigor masuk ke kamar tapi tak menemukan istrinya akhirnya matanya tertuju pada kamar mandi,bang Tigor tersenyum saat melihat Eka keluar dengan mengunakan handuk
bang Tigor mendekat dia langsung memeluk tubuh Eka dengan erat sambil mencium tubuh eka, seandainya ini hari Abang tak ada pertemuan pagi Abang mau makan Ade lagi ucap bang Tigor genit
sayang ayo ke sini makan ucap bang Tigor,Eka tersenyum,memang dia sudah sangat lapar,sayang kau sangat cantik ucap bang Tigor sambil melihat istrinya makan, selesai makan bang Tigor dan Eka langsung bersiap untuk pulang
begitu sampai merekapun di sambut ke dua orang tua Eka,mereka duduk di ruang tamu,Abah mau pulang kampung soalnya Abah sudah sehat dan kalau terlalu lama di kota takut memberatkan nak betran ucap abah,saat akad nikah banyak orang yang kurang mendengar mahar yang di berikan bang Tigor hanya seperangkat alat sholat yang sangat jelas terdengar
__ADS_1
Abah mau ke mana ini sekarang rumah Abah ucap bang Tigor,Abah dan umi binggung,ini mahar Eka dari aku Abah,kan rumah Abah di kampung sudah di jual ke mama Ita ucap bang Tigor
membuat Abah dan umi menangis,kok Abah mengis ada apa Abah,tapi bagaman dengan kehidupan kami di sini kami tak mungkin memberatkan bang Tigor rumah saja ini terasa begitu sangat mahal bagi kami
bang Tigor terkekeh geli,Abah tak usah takut Tigor masih memiliki banyak rumah seperti ini dan besok Tigor akan mengurus urusan sekolah adik-adik ucap bang Tigor,Abah langsung memeluk bang Tigor,makasih nak, boleh nak jelaskan dari mana semua ini karna setau Abah nek Tigor hanya sopir maaf Abah bukan menyinggung hanya ingging tau ucap Abah
bang Tigor tersenyum pantas sifat Eka baik dan tidak silau dengan harta ternyata Abah seperti itu,maafkan Tigor Abah sebenarnya Tigor bukan sopir,Tigor jadi sopir hanya untuk mengejar cinta Eka ucap bang Tigor tersipu malu
__ADS_1
oh iya Abah saya dan Eka akan tinggal di rumah peninggalan orang tuaku ucap bang Tigor,jadi abad dan umi di sini sama adek-adek,tapi nak rumah ini sangat besar, tenang Abah Tigor sudah sediakan pembantu untuk itu jadi Abah dan umi bisa santai,kemana Tante dan om serta ita Abah,mereka sedang ke mall bersama pacar Ita
ayo Abah kita ke rumah sekalian lidah rumah kami abah ucap bang Tigor
perjalanan mereka tampak kagum dengan bangunan yang di lewati,Abah itu rumah tuan betran dan nyonya jeslin ucap Eka menunjukan rumah betran dan jeslin wah bagus dan besar ya nak
hanya tiga rumah dari kediaman betran dan jeslin bang Tigor langsung masuk setelah di bukakan pintu oleh pelayan,Abah tampak syok melihat rumah Tigor yang tiga kali lipat dari rumah kontrakan yang di tempatnya
__ADS_1
mereka semua masuk ke dalam rumah para pelayan tersenyum ramah pada bang Tigor dan Eka
aban merasa sangat syok karna tak menyangka sang menantu yang dia pikir sopir,ternyata seorang kaya raya, Abah hanya diam bang Tigor yang melihat mertuanya terdiam langsung tersenyum, sekarang Tigor ini anak Abah jadi Abah jangan ragu bicara