
setelah pembicaraan itu ke tiga pria tersebut berpisah mengurus urusannya masing-masing
karna lusa mereka akan pergi berlibur mereka sengaja mengerjakan pekerjaannya agar dapat santai selama liburan
tak terasa hari ini mereka akan berangkat mereka pergi mengunakan dua mobil
sedangkan asisten angkas akan menyusul bersama adiknya Salwa setelah Salwa tadi ada urusan di kampusnya sehingga membuatnya terlambat untuk ikut
akhirnya angkasa pun memberikan solusi pada tuannya biar dia yang akan pergi bersama adiknya karna adiknya tidak mau bila hanya berdua dengan pria yang bukan muhrimnya di dalam mobil
betran dan jeslin pun setuju akhirnya bertran dan jeslin serta supir menjemput Aurel dan Andini dan mereka bergegas ke rumah orang tua jeslin agar bersama ke vila betran
setelah tiga jam perjalanan akhirnya mereka tiba
benar saja suasana dan keindahan alam di sekitar vila membuat ketiga wanita berdecak kagum apalagi saat matahari hampir tenggelam
ada empat kamar di vila tersebut sedang penjaga vila dan istrnya rumahnya tak jauh dari vila
mereka pun masuk ke vila dan pembagian kamar sudah di tetapkan oleh betran
kamar utama betran dan jeslin kamar ke dua di tempati kakak Mahendra dan sang asisten kamar ke tiga kakak Aris dan Rahmat sedangkan untuk ke tiga wanita di kamar ke empat yang lumayan luas
__ADS_1
tak berselang satu jam mereka tiba masuk mobil angkasa di parkiran vila
angkas langsung keluar dan membatu adiknya keluar untuk membawa barangnya
sedangkan jeslin dan betran yang memang sudah menunggu Salwa langsung memeluknya jeslin membawa Salwa ke kamar di mana sahabat berada sekalian memperkenalkan adik iparnya angkatnya itu
sementara itu betran sebelum mengantarkan angkasa mereka berbicara terlebih dahulu
ya betran sengaja membuat Mahendra dan angkasa satu kamar agar mudah mengwasi mehendara
jadi apa rencana mu untuk malam ini sehabis makan malam ini sudah jam tiga sore
tenang tuan muda aku sudah punya rencana untuk sebentar malam di jamin tuan muda akan bahagia
betran dan jeslin serta yang lain telah berada di meja makan tinggal Salwa yang sedang mengerjakan sholat sebelum turun makan dan Mahendra yang sedang membersihkan badannya
Salwa dan Mahendra bersaman turun tangga karna kaget Salwa hampir terjatuh beruntung Mahendra langsung memegang pinggul Salwa
mata mereka salin bertemu dan saling mengunci
deg
__ADS_1
deg
deg
detak jantung ke duanya mereka tidak sadar banyak mata yang menatap mereka dari meja makan
angkas yang sedang melihat hp nya tak menyadari kejadian tersebut
karna terasa sunyi dia akhirnya mengakat wajahnya dan wajahnya langsung memerah menahan emosi melihat adiknya di peluk seorang pria
dengan langkah cepat angkasa menarik adiknya dengan kasar
Salwa yang kaget dan syok apalagi sampe kakaknya menariknya dengan kasar membuat pergelangan tangan nya sakit
betran yang melihat hal itu sontak saja dia bangkit
kelemahan angkasa adalah adiknya dia tidak suka jika adiknya terlihat bersama pria apalagi dia tau siapa Mahendra
lelaki pleboy sebelas dua belas dengan sang atasan walaupun tak sampe memiliki wanita simpana
tapi menurutnya lelaki pleboy harus di hindari oleh adiknya tapi siapa yang tau jodoh he he he
__ADS_1
betran langsung memegang tangan angkasa agar sadar bahwa dia telah menyakiti adiknya dan betran menjelaskan tadi Mahendra menolong adiknya yang akan jatuh dari tangga