
akhirnya mahendara dan Salwa tiba di apartemen angkasa, mendengar suara bel angkasa bangun dan terkejut melihat sang adik di depan pintu,Salwa begitu melihat sang kakak langsung memeluk angkasa
sontak saja hal itu membuat Mahendra panas dingin pasalnya istrinya sangat kalem dan pemalu, sanagat jarang memeluk Kakak
kakak aku merindukanmu ucap salwa,angkasa langsung merangkul adiknya masuk tanpa memperdulikan mehendara
dengan terpaksa mahendara mengikuti ke dua kakak beradik itu yang terus saling merangkul
Aurel yang terbangun melihat suaminya Tidak ada dia langsung turun dan melihat adik iparnya bergeluyut manja di tangan kakaknya sedang sang suami dengan muka masamnya terus melihat ke arah angkasa
Aurel ingging tertawa tapi takut dosa akhirnya dia ikut bergabung,rupanya adik iparnya hanya ingging bertemu dan pulang
setelah drama pertemuan selesai,mahendara dan Salwa pulang ke rumah
mereka langsung tertidur karna kelelahan,bangun pagi mehendara bersiap ke kantor melihat istrinya yang sedang terlelap,mahendara tak tega membangunkan sang istri akhirnya dia hanya mengecup seluruh wajah istrinya dan pergi
saat makan siang sang istri mengabarinya akan makan bersama betran,angkas, jeslin dan arurel sontak saja Mahendra merasa kesal pasalnya istrinya memberitahu Setelah mereka selesai makan siang
dosa apa yang pernah dia lakukan sampe istrinya seakan tak peduli padanya hanya memikirkan kakaknya saja
__ADS_1
mehendara kayanya lupa apa yang di lakukanya pada Sanga adik iparnya dulu munkin dia lupa hukum sebab akibat
tapi karna dia adalah orang yang cukup perca diri bahwa dia tidak pernah melakukan hal yang salah di masa lalu dia menjadi kesal sendiri mengingat kelakukan sang istri yang selalu menelepon angkasa atau betran setiap malam sebelum tidur
dengan wajah masamnya dia mengikuti rapat dengan Jack yang ada di sampingnya dengan perasan ketar ketir karna melihat wajah tuan mudanya,dosa apa dirinya setiap ada yang hil dia yang kenak getahnya
orang dalam rapat tersebut wajahnya jangan di tanyak sudah tegang seperti listrik tegangan tinggi
mana laporan kalian ucap mahendara dengan wajahnya yang masam bangat mana daftar lagi
membuat semua kepala divisi menyesal mengajukan rapat pada hari ini padahal mereka sengaja memilih hari ini berharap sang hyang muda dalam kondisi hari bahagia seperti di saat dia mendengar istrinya sedang hamil
semua kepala deviasi mulai keringat dingin dan saling menatap mereka memaparkan garis besar laporan mereka
mahendara yang mendengar ada masalah di cabang perusahaannya membuatnya semakin gusar dan memarahi semua orang di Dalam ruangan tersebut
tapi sebuah panggilan telepon langsung mengehetikan kegiatan penuh emosi yang di luap kannya pada bawahannya
dia mengakat telepon dengan wajah datarnya dengan emosi yang masih akan meledak tapi melihat ponselnya dan yang menelepon si ratu hati mau tidak mau harus di angkat dan menekan amarahnya
__ADS_1
Salwa
halo sayang apa kau di perusahan
Mahendra
iya sayang ucap mehendara dengan suara selembut mungkin agar si ratu tidak tau kalau dirinya sedang emosi
para bawahan mehendara yang melihatnya menerima telepon dengan suara sangat lembut tercengang
Salwa
sayang aku menuju kantormu aku membawakan makan kesukaanmu dan kue buatan ku
mahendara
iya sayang aku menunggu mu ucap mahendara sambil tersenyum seolah kekesalannya hilang di telan bumi
akhirnya Jack mengahiri rapat hari ini dan di lakukan Minggu depan
__ADS_1