
angkasa mendengar semua ide mereka dan telah merekamnya
angkasa tersenyum tipis mendengar ide konyol ke tiga kakak ipar tuanya
setelah menyelesaikan semua obrolan mereka ke tiga orang itu keluar entah kemana
sementara itu di sebuah ruangan tampak dua orang pria yang sedang tertawa jahat saat mendengar isi rekaman tersebut
biarkan mereka lakukan sebentar malam kita akan membuat mereka makan senjata tuan sendiri
malam ini akan di adakan malam berbeqiu di pantai depan vila
lengkap dengan tenda masing-masing di luar sangat indah setelah berbeqiu
mereka berencana tidur dan semua wanita masuk ke tenda
tingalah para pria yang akan meneguk alkohol yang kandungannya beda-beda tapi yang ketiga pria yang menyiapkan minuman tersebut bahwa mereka sendiri yang menjebak dirinya
tepat jam dua belas Salwa ingging sholat tahajud dia bergegas ke vila karna banyak penjaga
__ADS_1
dia masuk ke kamar dan sholat setelah sholat dia merasakan kepalanya sakit dia meminum obat yang mengandung obat tidur
sedangkan ketiga pria mulai mabuk tapi ada satu pria di saat dia mabuk dia seperti orang yang tidak mabuk dia diam sambil berjalan
dia masuk ke sala satu kamar dia langsung berbaring dan memeluk sesuatu merasakan kehangatan tanpa sadar dia melakukan hal yang tidak seharusnya dia lakukan pada seorang gadis perawan
keesokan paginya samar-samar terdengar suara tangisan seorang wanita
pria itu terkejut bukan main mendapatkan wanita di hadapannya nampak kacau dengan tubuh terbungkus selimut
dia kaget bercampur syok dia ingat kejadian semalam dia meraup wajahnya dengan kasar merasa bersalah pada wanita tersebut
dia langsung memeluk wanita tersebut dan berkata aku akan bertanggungjawab atas tindakanku
dengan keadaan tubuh yang remuk Salwa ke kamar mandi meninggalkan Mahendra
ya lelaki dan wanita yang semalam melakukan hal yang tak semestinya di lakukan adalah Salwa dan Mahendra
Mahendra juga ingging bangkit tapi gertakannya terhenti melihat noda darah di suprei dia pun bangkit dan membawanya ke kamarnya
__ADS_1
dia membersihkan diri di kamarnya sambil berpikir cara meminta ijin menikah pada angkas dan betran
jeslin sudah memberitahukan siapa Salwa dan apa hubungan Salwa dan angkasa serta betran
semua orang yang di pantai mulai masuk ke dalam vila mereka makan bersama selesai makan mereka berkumpul di ruang tengah
dengan mengumpulkan keberanian dan sebagai pria sejati yang telah merebut mahkota cinta pertamanya dia harus berani
dia langsung berlutut di hadapan angkasa sementara betran dan yang lain bingung dengan sikap Mahendra sedang Salwa tertunduk Menahan air matanya
maafkan aku biarkan aku menikahi Salwa angkasa binggung dengan ucapan kakak ipar tuanya
aku tanpa sengaja telah melakukan perbuatan yang tidak seharusnya aku lakukan pada Salwa sontak angkas menarik kerah baju Mahendra
dan memukuli Mahendra dengan brutal jeslin yang melihat kakaknya di pukuli seperti itu sontak bangkit dan memeluk kakaknya
betran yang melihat istrinya berlari kearah kakaknya yang sedang di pukul oleh angkasa sontak mengamankan angkas
dia takut istrnya akan terkena pukulan sementara ke dua sodara Mahendra diam karna dia yakin kakaknya telah melakukan kesalahan yang sangat fatal sehingga dia berlutut
__ADS_1
setelah angkasa di amankan oleh betran akhirnya Aris dan Rahmat membawa Mahendra ke kamarnya untuk di obati
sementara itu jeslin langsung memeluk Salwa dan meminta maaf atas tindakan kakaknya Salwa hanya mampu menagis sambil memeluk jeslin