
aku juga merindukan dirimu sayang ku yang paling cantik ucap Mahendra ada adik kesayangannya
Tek berselang lama Mahendra tiba di asrama tempat jeslin dulu tinggal
Mahendra menunggu jeslin di gerbang asrama dengan senyuman tak pernah luntur
Aurel dan Andin yang keluar sontak terkejut melihat Mahendra sudah di depan mereka
mereka sangat gugup mau kabur atau sembunyi kakak Mahendra sudah melihat mereka
kepalang basah akhirnya mereka menyapa juga hai kakak apa kabar tanyak Aurel
kok gak ada jeslin biasanya kalian selalu kompak bertiga
Aurel bingung harus bagaman takut salah ngomong apalagi jeslin sudah memberitahukan pada mereka bahwa nanati jeslin dan betran sendiri yang menjelaskan
anu kakak jeslin lagi keluar tumben tu anak susah bangat ketemunya
akhirnya mahendra menelepon jeslin dan mengatakan dia sudah pulang dan berada depan asmara
jeslin panik sampe tidak sadar bahwa dia membantu suaminya memasang dasi dia menaikan erat dasi suaminya karna kaget
betran yang tercekik pun langsung menarik dasi tersebut
__ADS_1
maaf sayang kakak Mahendra sudah pulang mana dia ke asrama lg ia tau tadi kamu spiker kok terus sayang dia sudah nunggu depan asrama gimana dong
ya sudah siap-siap kita ketemu kakak Mahendra
kamu yakin sayang mau ketemu kakak aku selalu sekarang
yakinlah kalau gak yakin ngapain ngajakin kamu ketemu kakakmu
oke aku siap-siap sekarang betran menelepon angkasa untuk langsung ke kantor dan membatalkan meeting hari ini
setelah bersiap jeslin langsung menyusul betran yang sudah di ruang makan
sayang sarapan dulu sedikit paling tidak minum susu dulu baru kita pergi
di dalam mobil jeslin sudah harap-harap cemas saat bertemu kakaknya
tak terasa mereka telah sampe di gerbang asmara nampak mobil Mahendra dan Mahendra yang sedang berbicara dengan aura dan Andin
jeslin keluar langsung berlari memeluk kakaknya Mahendra tersenyum sambil memeluk tubuh adiknya
betran yang menyusul jeslin diam melihat keakraban sodara di hadapannya
setelah berpelukan cukup lama Mahendra sadar akan keberadaan rekan bisnisnya tuan betran putra hadiman Atmaja
__ADS_1
mehendara pun melepas pelukannya dan menautkan ke dua alisnya
maaf tuan betran mengapa anda berada di sini apakah anda menunggu seseorang
maaf tuan mahendra ada yang ingging aku bicarakan bersikap pribadi bisakah kita pergi ke tempat lain
walaupun bingun Mahendra mengiyakan ajakan rekan bisnisnya tersebut
bagaman kalau kita naik mobilku saja nanati supir yang akan membawa mobil tuan mahendra ke restoran yang akan kita datangi
mehendara langsung menyerahkan kunci kepada sopir yang mengatar betran dan jeslin tadi
setelah mereka masuk ke mobil suasana hening tak ada yang memulai percakapan
sampai akhirnya mahendra memilih berbicara ada jeslin
de kok kakak perhatikan wajahmu tampak tegangan dan wajahmu juga penuh beban apa ada masalah selama kakak berangkat
kakak apakah kakak akan selalu memaafkan jeslin bila jeslin melakukan sesuatu yang berdampak untuk masa depan jeslin dan hal itu seharusnya kakak ketahui tapi jeslin menyembunyikannya ucap jeslin berusaha merangkai kata yang tepat walaupun garis besarnya adalah berbohong
Mahendra tersenyum aku akan selalu memaafkan dan menyangimu apapun ke bohong yang kau lakukan
jeslin bersorak dalam hati walaupun dia tak tau bagaman nanti
__ADS_1