Jebakan Pernikahan CEO Licik

Jebakan Pernikahan CEO Licik
Mahendra


__ADS_3

aku juga merindukan dirimu sayang ku yang paling cantik ucap Mahendra ada adik kesayangannya


Tek berselang lama Mahendra tiba di asrama tempat jeslin dulu tinggal


Mahendra menunggu jeslin di gerbang asrama dengan senyuman tak pernah luntur


Aurel dan Andin yang keluar sontak terkejut melihat Mahendra sudah di depan mereka


mereka sangat gugup mau kabur atau sembunyi kakak Mahendra sudah melihat mereka


kepalang basah akhirnya mereka menyapa juga hai kakak apa kabar tanyak Aurel


kok gak ada jeslin biasanya kalian selalu kompak bertiga


Aurel bingung harus bagaman takut salah ngomong apalagi jeslin sudah memberitahukan pada mereka bahwa nanati jeslin dan betran sendiri yang menjelaskan


anu kakak jeslin lagi keluar tumben tu anak susah bangat ketemunya


akhirnya mahendra menelepon jeslin dan mengatakan dia sudah pulang dan berada depan asmara


jeslin panik sampe tidak sadar bahwa dia membantu suaminya memasang dasi dia menaikan erat dasi suaminya karna kaget


betran yang tercekik pun langsung menarik dasi tersebut

__ADS_1


maaf sayang kakak Mahendra sudah pulang mana dia ke asrama lg ia tau tadi kamu spiker kok terus sayang dia sudah nunggu depan asrama gimana dong


ya sudah siap-siap kita ketemu kakak Mahendra


kamu yakin sayang mau ketemu kakak aku selalu sekarang


yakinlah kalau gak yakin ngapain ngajakin kamu ketemu kakakmu


oke aku siap-siap sekarang betran menelepon angkasa untuk langsung ke kantor dan membatalkan meeting hari ini


setelah bersiap jeslin langsung menyusul betran yang sudah di ruang makan


sayang sarapan dulu sedikit paling tidak minum susu dulu baru kita pergi


di dalam mobil jeslin sudah harap-harap cemas saat bertemu kakaknya


tak terasa mereka telah sampe di gerbang asmara nampak mobil Mahendra dan Mahendra yang sedang berbicara dengan aura dan Andin


jeslin keluar langsung berlari memeluk kakaknya Mahendra tersenyum sambil memeluk tubuh adiknya


betran yang menyusul jeslin diam melihat keakraban sodara di hadapannya


setelah berpelukan cukup lama Mahendra sadar akan keberadaan rekan bisnisnya tuan betran putra hadiman Atmaja

__ADS_1


mehendara pun melepas pelukannya dan menautkan ke dua alisnya


maaf tuan betran mengapa anda berada di sini apakah anda menunggu seseorang


maaf tuan mahendra ada yang ingging aku bicarakan bersikap pribadi bisakah kita pergi ke tempat lain


walaupun bingun Mahendra mengiyakan ajakan rekan bisnisnya tersebut


bagaman kalau kita naik mobilku saja nanati supir yang akan membawa mobil tuan mahendra ke restoran yang akan kita datangi


mehendara langsung menyerahkan kunci kepada sopir yang mengatar betran dan jeslin tadi


setelah mereka masuk ke mobil suasana hening tak ada yang memulai percakapan


sampai akhirnya mahendra memilih berbicara ada jeslin


de kok kakak perhatikan wajahmu tampak tegangan dan wajahmu juga penuh beban apa ada masalah selama kakak berangkat


kakak apakah kakak akan selalu memaafkan jeslin bila jeslin melakukan sesuatu yang berdampak untuk masa depan jeslin dan hal itu seharusnya kakak ketahui tapi jeslin menyembunyikannya ucap jeslin berusaha merangkai kata yang tepat walaupun garis besarnya adalah berbohong


Mahendra tersenyum aku akan selalu memaafkan dan menyangimu apapun ke bohong yang kau lakukan


jeslin bersorak dalam hati walaupun dia tak tau bagaman nanti

__ADS_1


__ADS_2