
jeslin dan betran memasuki mobil menuju rumah ayah Jeslin
nampak jeslin sangat bahagia bahkan senyumannya tak pernah luntur
setelah sampai di kediaman ayahnya jeslin berlari ke dalam rumahnya seperti anak kecil yang baru pulang bermain
saat pintu terbuka jeslin langsung memeluk bibi Ina yang merupakan pengasuhnya dulu
dia langsung berlari kecil mencari ayahnya di ruang kerja
tapi tak ada jeslin langsung ke taman belakang di sana dia melihat ayahnya sedang santai
jeslin langsung memeluk ayahnya dengan erat ayah jeslin pun langsung menoleh dan tersenyum melihat putrinya
ayah dimana kakak Aris dan Rendra jeslin ada ayahnya setelah melihat rumah tampak sepi
setelah kau kembali ke asrama mereka juga jarang pulang ke rumah
tunggu dengan siapa kau kemari nak di mana suamimu
jeslin menepuk jidatnya maaf ayah aku melupakan suamiku di luar ucap jeslin
jeslin berlari keluar dan benar saja suaminya masih dalam mobil dengan wajah di tekuk
jeslin cepat ke mobil melihat wajah suaminya jeslin tau suaminya pasti lagi kesal
aku harus merayunya agar dia tidak marah lagi tapi apa yang harus ku lakukan ucap jeslin dalam hati
__ADS_1
dengan penuh keberanian sayang panggil jeslin tapi betran tak bergeming
jeslin pun mendekat ke arah Samuel dan mencium pipi kanan kiri
Samuel tak bergeming jeslin pun berpikir apa aku harus melakukannya tapi aku malu batin jeslin
sudahlah aku istrnya tak ada orang juga jeslin langsung memposisikan diri menghadap betran
satu kecupan mendarat sempurna tapi tangan betran sudah menahan Tengku istrnya dan memperdalam ciumannya
tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedang mengintip di balik jendela mobil
karna belum melihat jelas siapa yang berciuman tapi dia seakan kenal yang perempuan
begitu ciuman berakhir dan nampak jelas wajah perempuan yang tadi berciuman
kurang ajar apa yang kau lakukan pada adik ku sambil melayangkan bogem mentah ke pria tersebut
sontak pria tersebut kaget dan belum siap saat di hajar oleh pria yang di hadapannya
Orin tersungkur di tanah dan menatap pria yang sudah sangat emosi di hadapannya
jeslin buru-buru keluar dan menolong suaminya yang sedang terduduk di tanah
jeslin membatu suaminya berdiri sambil melihat kakaknya
apa yang kakak lakukan kenapa kakak memukulnya
__ADS_1
Aris menatap tajam adik kesayangannya dan menarik ke sisinya
apa yang kau lakukan bersama bajingan ini di dalam mobil
aku aku aku sedang membantunya kakak tidak pernah mengajarimu berbohong
maafkan aku kakak aku salah tapi kakak aku tidak melakukan kesalahan
ayahnya yang mendengar keributan di luar langsung keluar
saat di luar ayah jeslin kaget mendapati menantunya sudah luka di bagian pipi dan bibirnya robek
apa yang terjadi kenapa kalian bertengkar di luar jeslin langsung berlari memeluk ayahnya
ayo semua masuk kita bicarakan di dalam apa kalian tidak malu
Aris masih menatap tajam betran mereka pun masuk ke rumah dan duduk di ruang tamu
Aris apa yang kau lakukan kenapa memukul nak betran
Aris menautkan kedua alisnya mendengar ucapan ayahnya
ayah mengenalnya iya terus kenapa kau memukulnya
karna dia lelaki brengsek yang suka bermain wanita ucap Aris dengan lantang
apa maksudmu nak aku tadi melihat dia dan jeslin berciuman dalam mobil
__ADS_1