
Mahendra dan Salwa telah tiba di rumah mewah milik tuan Hermawan
mereka di sambut antusias para penghuni rumah
Mahendra memebawa salwa ke kamarnya bang panggil Salwa pada mahendra iye de ada apa tempat paken di mana
itu di pintu itu buka aja lemarinya di sana sekalian kamar mandi di dalamnya
Salwa melangkah menuju ruangan tersebut dia terkejut melihat tatanan lemari pakean, sepatu, dasi dan berbagai jam tangan semua bermerek
dan di sana ada lemari yang berisi pakean muslim lengkap tas dan sepatu serta perhiasan dan aksesoris untuk wanita Salwa terharu melihat semuanya ternyata suaminya sudah menyiapkan segalanya untuk dirinya
Mahendra masuk melihat Salwa yang masih terpaku segera memeluk dari belakang Ade kenapa Hem
Ade suka gak kejutan dari Abang ini semua Abang minta jeslin menyiapkannya
Ade suka bangat bang makasih bang sambil balas memeluk suaminya
bang Ade ijin keluar mau beli keperluan untuk besok ya ucap Mahendra
sama siapa de perginya kalau gak ada teman ajak aja jeslin
iya bang entar aku telepon mbak jeslin kalau mau pergi
__ADS_1
Mahendra ke ruang kerjanya di mana Jhon sudah menunggu
bagaman perusahan aman tuan muda tapi ada masalah sedikit tuan ada apa
nona Reni menolak keputusan yang tuan ambil dia tak percaya anda memutuskannya dia ingging menemui anda
katakan padanya mau percaya apa tidak yang jelas beritahu dia jangan mencoba mengusikku atau aku akan membuat dia tak punya karir lagi
aku akan pergi berbulan madu kau urus perusahan kirim saja ke email semua pekerja yang akan ku periksa
baik tuan John segera keluar dari ruang kerja mahendara
setelah Salwa mengatur pakeanya dia ke dapur ingging membuat makanan untuk suami dan mertuanya
maaf nona ada yang kami bisa bantu saya ingging memasak makan siang apa boleh silahkan nona kami akan membantu
Salwa tersenyum dia memasak rendang dan ikan saus dan cumi Krispy setelah itu para pelayan membantu menyiapkan di meja makan
setelah selesai memasak salwa ke kamar untuk memebersihkan diri
jam telah menunjukan jam dua belas siang Salwa turun ke bawah mengetuk ruang kerja suaminya
tok tok tok masuk clek suara pintu bang makan yuk ayah sudah nungguin di atas meja dengan Aris dan Rahmat
__ADS_1
Mahendra pun menutup leptopnya dan menghampiri istrinya
Mahendra langsung mengenggam tangan istrinya
di meja makan semua melihat ke arah mereka
pengganti baru bawanya nempel aja kaya prangko ucap Aris
Salwa langsung melepaskan genggaman tangan suaminya
Aris dan Rahmat terkekeh melihat kakak iparnya yang malu
mereka pun mulai makan wah enak ya makanannya mbok Jum yang masak ya tanyak ayah mahendra bukan tuan tapi nona muda
semua melihat ke Salwa wah mantu ayah memang hebat gak salah Mahendra pilihan istri
masakan kakak ipar memang enak wah aku bakalan sering pulang makan di rumah sekarang jadi iri sama kakak mahendra ucap Rahmat
Aris langsung nomplok walaupun awal yang salah tapi yang penting akhirnya indah
Mahendra tersenyum menatap istrnya tidak salah dia jatuh cinta pada Salwa
dia sangat bersyukur dengan kejadian tersebut karna dengan begitu dia bisa memiliki Salwa sebagai istrinya
__ADS_1
jangan lupa like dan komen