
dia memiliki syarat ayah sebelum menikah dia ingging mas kawin surat Ar Rahman ayah
tuan Hermawan tersenyum tipis setelah tau apa yang di minta calon menantunya
dia sudah tidak sabar ingging bertemu calon menantunya besok mereka akan datang ke kediaman betran untuk melamar salwa
di kediaman betran sedari pagi jeslin sudah sibuk ke sana kemari untuk persiapan lamaran calon kakak iparnya
jeslin sangat bahagia Salwa yang melihat calon adik iparnya yang sangat antusias dalam mempersiapkan acara lamaran tersenyum
sungguh dia tak habis pikir dengan takdir membawanya menjadi kakak ipar dari kakak angkatnya
setelah semua selesai jeslin mengajak Salwa ke butik tak lupa mengajak Aurel dan Andin
sesampainya di butik mereka segera mencari baju yang akan di kenakan Salwa saat acara lamaran
setelah dari butik mereka pergi ke restoran untuk makan setelah makan mereka pun pulang karna jam menunjukan jam lima sore
jam telah menunjukkan jam tujuh malam tamu yang di tunggu sudah datang tuan Hermawan beserta tiga anaknya
betran sebagai tuan rumah menyambut mertua dan iparnya
__ADS_1
sedangkan di sebuah kamar tampak seorang wanita yang telah di dandani
jeslin melihat Salwa terpesona melihat kecantikan kakak iparnya yang sangat cantik
jeslin dan Salwa pun turun ke bawah dia duduk di antara betran dan angkasa
Mahendra melihat Salwa tanpa berkedip bahkan dirinya tak sadar dari tadi betran memberinya kode untuk menutup mulutnya sangking terpesona melihat Salwa
ayahnya yang mengerti kode menantunya langsung menyengol tangan mahendra
Mahendra yang sadar akan kelakuannya merasa malu sendiri
sedang Aris dan Rahman yang melihat kakaknya terpesona langsung menahan tawanya
angkasa cukup bahagia mengetahui mertua adiknya sangat baik dan perhatian dan tidak membedakan status
dari pihak angkasa menerima lamaran tersebut setelah itu mereka makan bersama
tuan Hermawan menyuruh angkasa dan Salwa untuk memanggilnya ayah
Salwa dan angkasa yang merasa bahagia hampir saja meneteskan air mata
__ADS_1
di lanjutkan tukar cincin dan makan bersama-sama
setelah serangkaian acara lamaran selesai akhirnya keluarga Hermawan pulang dan Minggu depan akan datang kembali untuk acar akad nikah
kedua orang tua betran sangat senang mendengar kabar tersebut karna selama ini mereka sudah menggap salwa dan angkasa anak mereka juga
setelah acara tersebut ada seorang pria siang malam belajar surat Ar Rahman sang asisten di buat kalang kabut dengan keadaan tuanya bahkan dirinya harus selalu lembur karna perkerjan yang menumpuk
ya lelaki itu Mahendra yang sedang belajar demi bisa memenuhi syarat dari sang calon istrinya
Jhon yang semula kaget saat tuanya menyuruh untuk memutuskan hubungan dengan semua wanita yang di pacarinya pasalnya tuanya adalah pleboy cap nenek gayung
tapi Jhon bersyukur apalagi mendengar bahwa tuanya akan menikah Minggu depan
membuat Jhon asisten sekaligus tangan kanan Mahendra bersorak dalam hati dia tidak perlu mengurus para ulat bulu yang selalu menempel pada tuannya
apalagi tuanya nampak sangat mencintai calon istrinya
dan dari permintaan calon istri tuanya dia tau kalau calon istri tuanya wanita Soleha bisa dengan para ulat bulu yang menempel karna harta tuannya
para wanita itu seakan tak punya malu saat bersama tuanya selalu merayu agar membelikan barang-barang mewah
__ADS_1
Jhon kadang merasa jijik apalagi dengan yang bernama Reni dia membuat Jhon ingging melemparnya ke kolam buaya
maaf ya ceritanya masih di review pihak novelton yang sabar nunggu ya aku udah tulis sampel 51 episode tapi belum berhasil di review