
saat subuh Salwa mendengar alaram ponselnya berbunyi
waktunya untuk sholat subuh Salwa yang merasakan beban berat di pinggangnya
Salwa terbangun dan menatap sekelilingnya dia jadi teringat apa yang terjadi semalam dia melihat suaminya yang tampan
setelah melepas rangkulan tangan suaminya dari pinganya Salwa berusaha bangun tapi tubuhnya terasa remuk
dan saat bangun dan menginjakan kakinya daerah intimnya sangat perih Salwa meringis menahan sakit
Mahendra terbangun dan melihat istrinya meringis kesakitan Mahendra langsung membopong tubuh istrinya masuk ke kamar mandi dan di baringkan ke bathtub yang sudah di isi air hangat
setelah itu Mahendra juga mandi di bawah guyuran air shower dan mandi wajib Mahendra langsung keluar untuk berpakaian
sementara Salwa setelah berendam dan dirasa tubuhnya sudah lumayan diapun melakukan mandi wajib
setelah keluar Salwa dan Mahendra sholat berjamaah
ya selama seminggu Mahendra memperdalam ilmu agamanya walau tak sehebat ustadz
selesai sholat mereka kembali tidur karna Salwa masih merasa lelah begitupun mahendra
jam telah menunjukkan pukul delapan pagi sementara keluarga telah menanti di restoran hotel untuk sarapan bersama
__ADS_1
tak berselang lama datanglah sang pengantin baru sang pria dengan rona kebahagiaan dan kepuasan sedangkan si wanita merona karna merasa malu terlambat bangun
saat makan tiba-tiba ide jahil betran muncul
kakak ipar menikah karna salah masuk kamar tapi semalam gak salah masuk kamar lagi kan semua terkekeh-kekeh
tapi tidak dengan sang wanita yang merasa sangat malu sedangkan sang pria santai saja
salah kamar membawa nikmat ucap Mahendra ambigu
membuat Salwa langsung mencubit lengan suaminya
aduh seolah-olah cubitan istrnya sakit sayang kalau masih kurang semalam ngomong dong jangan tangan aku yang di cubit
sedang Salwa jangan di tanyak wajahnya seperti orang yang sedang terbakar rasanya dia ingging menghilang saja
dan suaminya juga malah ikut-ikutan membuat Salwa kesal bercampur malu
jadi kapan kalian akan pulang ke rumah ayah tanyak pak Hermawan pada anak dan menantunya
besok ayah soalnya lusa aku sudah masuk kantor ucap Mahendra
baiklah terus kapan kalian akan pergi berbulan madu
__ADS_1
betran langsung mengakat sudut bibirnya dan tersenyum
aku sudah menyiapkan tiket untuk mereka berbulan madu ayah
wah adik iparmu ternyata memeberikan hadiah bulan madu
Mahendra seakan tau niat betran memebuatnya kesal tidak mungkin dia menolak hadiah bulan madu dari adik iparnya sekaligus kakak angkat istrnya
maaf mahendra aku sudah membantu Salwa izin di kampus selama satu Minggu
ini tiket bulan madunya Salwa menerima itu dengan kegirangan karna dia akan ke Maldives tempat yang sangat romantis apalagi di sudah ada pasangan halal
beda Salwa beda juga wajah Mahendra dia seakan menolak tapi melihat istrinya membuatnya mau tidak mau lusa dia akan berangkat
setelah itu mereka kembali ke kamar masing-masing untuk pulang ke rumah di hotel hanya menyisakan Salwa dan Mahendra
tiba di rumah Mahendra dan jeslin langsung masuk ke kamar
wajah Mahendra nampak puas sayang Minggu depan aku akan mangan iya sayang
oh sayang sebagai hadiah magang kita akan berlibur bersama angkasa dan kakakmu yang lain ucapa betran dengan senyuman bahagia
benarkah wah jeslin sangat senang kita akan ke Maldives di sana aku mempunyai vila kita akan bersama-sama di sana lusa kita berangkat bersama Salwa dan yang lainya
__ADS_1
hai pembaca setia maaf ya masih di review ulang lagi jadi sabar menunggu jangan lupa like dan komen