Jebakan Pernikahan CEO Licik

Jebakan Pernikahan CEO Licik
nasib sang pembuat sate


__ADS_3

tak berselang lama sate tersebut telah jadi dan sudah ada di hadapan jeslin


jeslin tersenyum sumringah dan memanggil sang pembuat sate untuk duduk di sampingnya agar memudahkannya untuk memukul dan menari kumis si pembuat sate


si pembuat sate pun langsung duduk dia tidak menyadari bahwa akan datang sebuah siksaan


sementara betran dan angkasa harap-harap cemas dengan kumis si pembuat sate yang mereka tau palsu mereka berdoa semoga kumisnya memakai lem super agar saat di tarik tidak lepas


setelah pembuat sate duduk jeslin langsung mengambil sate dan memakannya seraya tangannya memukul kepala botak pembuat sate tersebut


pembuat sate meringis sedang betran dan angkasa ikut meringis prihatin


setelah memukul kepala pembuat sate jeslin memakan dengan lahap setengah sate telah habis jeslin melirik kumis penjual sate


tanpa rasa berdosa jeslin menarik kumis pembuat sate tersebut dengan kencang membuat yang punya kumis berteriak karna sakit


sementara betran dan angkasa melotot matanya melihat adegan tersebut sambil berpegangan tangan seolah saling menguatkan untung saja kumis tersebut tidak terlepas

__ADS_1


betran dan angkasa merasa lega sementara jeslin makan dengan lahap yang memprihatinkan si pembuat sate yang merasakan sakit di area bibirnya mau marah tidak berani hanya bisa pasrah saja


setelah selesai makan jeslin kembali ke kamarnya tanpa beban


sementara angkasa dan betran sedang memberikan cek sebagai bonus kerja hari ini di tambah siksaan dari nyonya mudanya


makasih tuan muda kalau bosnusnya seperti ini saya rela tuan di pukul dan di tarik kumis berapa kali pun sama nyonya ucap anak buah angkasa


tuan saya sudah mendapatkan supir untuk nyonya muda baiklah besok bawa ke sini dan tolong jelaskan apa saja tugasnya


baiklah aku dan jeslin akan menjemput ibu besok dan besok aku akan mengadakan makan malam di rumah sekalian bertemu Mahendra membahas kerjasama Genta Anata grup baik tuan


hai ini sudah di rumah kenapa kau tidak berubah angkas hanya tersenyum pada tuan mudanya


saya kembali ke kantor dulu tuan ada berkas yang perlu saya benahi,baik pergilah hati-hati


betran ke ruangan kerjanya untuk menelepon Mahendra tentang kerjasama dan makan malam keluarga

__ADS_1


setelah menelepon betran pun mengambil leptopnya dan memeriksa email yang masuk serta menyelesaikan pekerjaan yang tertunda


tepat pukul empat betran ke kamarnya mengecek keadaan istrinya dan memebersihkan diri betran langsung membuka kamar,nampak jeslin yang sedang menonton darkor sambil ngemil,kadang tertawa tak lama tertawa


betran tak ingging menggu istrnya yang sedang sensitif mending cari aman dengan tak mengganggunya,selesai membersihkan diri betran memakai pakeanya dan berjalan ke arah istrnya


sayang aku ingging bicara ucap betran, jeslin pun menekan tombol pause agar tontonannya terhenti sesaat


ada apa sayang tanyak jeslin,setelah mendudukkan bokongnya di kursi betran langsung memeluk tubuh jeslin


bagaman rencanamu tentang hobi menyanyi yang kau tekuni, jeslin diam sesaat berpikir,apakah kau akan mengijinkan jika aku sesekali pergi bernyanyi nantinya ucap jeslin


apapun demi kebahagiaanmu akan ku lakukan tapi satu syaratnya,apa itu tanyak jeslin di saat kau akan di panggil untuk bernyanyi semua atas persetujuan ku dan aku sendiri yang akan mengantar dan selama hamil aku tak mengisikan dirimu menerima job bernyanyi


baiklah suamiku sayang aku akan menurutimu, sayang aku punya kejutan untuk mu ayo,betran menarik jeslin mengikutinya ke sebuah ruangan


tutup matamu terlebih dahulu, jeslin pun mengikuti semua arahan betrana

__ADS_1


__ADS_2