
tak berselang lama sate tersebut telah jadi dan sudah ada di hadapan jeslin
jeslin tersenyum sumringah dan memanggil sang pembuat sate untuk duduk di sampingnya agar memudahkannya untuk memukul dan menari kumis si pembuat sate
si pembuat sate pun langsung duduk dia tidak menyadari bahwa akan datang sebuah siksaan
sementara betran dan angkasa harap-harap cemas dengan kumis si pembuat sate yang mereka tau palsu mereka berdoa semoga kumisnya memakai lem super agar saat di tarik tidak lepas
setelah pembuat sate duduk jeslin langsung mengambil sate dan memakannya seraya tangannya memukul kepala botak pembuat sate tersebut
pembuat sate meringis sedang betran dan angkasa ikut meringis prihatin
setelah memukul kepala pembuat sate jeslin memakan dengan lahap setengah sate telah habis jeslin melirik kumis penjual sate
tanpa rasa berdosa jeslin menarik kumis pembuat sate tersebut dengan kencang membuat yang punya kumis berteriak karna sakit
sementara betran dan angkasa melotot matanya melihat adegan tersebut sambil berpegangan tangan seolah saling menguatkan untung saja kumis tersebut tidak terlepas
__ADS_1
betran dan angkasa merasa lega sementara jeslin makan dengan lahap yang memprihatinkan si pembuat sate yang merasakan sakit di area bibirnya mau marah tidak berani hanya bisa pasrah saja
setelah selesai makan jeslin kembali ke kamarnya tanpa beban
sementara angkasa dan betran sedang memberikan cek sebagai bonus kerja hari ini di tambah siksaan dari nyonya mudanya
makasih tuan muda kalau bosnusnya seperti ini saya rela tuan di pukul dan di tarik kumis berapa kali pun sama nyonya ucap anak buah angkasa
tuan saya sudah mendapatkan supir untuk nyonya muda baiklah besok bawa ke sini dan tolong jelaskan apa saja tugasnya
baiklah aku dan jeslin akan menjemput ibu besok dan besok aku akan mengadakan makan malam di rumah sekalian bertemu Mahendra membahas kerjasama Genta Anata grup baik tuan
hai ini sudah di rumah kenapa kau tidak berubah angkas hanya tersenyum pada tuan mudanya
saya kembali ke kantor dulu tuan ada berkas yang perlu saya benahi,baik pergilah hati-hati
betran ke ruangan kerjanya untuk menelepon Mahendra tentang kerjasama dan makan malam keluarga
__ADS_1
setelah menelepon betran pun mengambil leptopnya dan memeriksa email yang masuk serta menyelesaikan pekerjaan yang tertunda
tepat pukul empat betran ke kamarnya mengecek keadaan istrinya dan memebersihkan diri betran langsung membuka kamar,nampak jeslin yang sedang menonton darkor sambil ngemil,kadang tertawa tak lama tertawa
betran tak ingging menggu istrnya yang sedang sensitif mending cari aman dengan tak mengganggunya,selesai membersihkan diri betran memakai pakeanya dan berjalan ke arah istrnya
sayang aku ingging bicara ucap betran, jeslin pun menekan tombol pause agar tontonannya terhenti sesaat
ada apa sayang tanyak jeslin,setelah mendudukkan bokongnya di kursi betran langsung memeluk tubuh jeslin
bagaman rencanamu tentang hobi menyanyi yang kau tekuni, jeslin diam sesaat berpikir,apakah kau akan mengijinkan jika aku sesekali pergi bernyanyi nantinya ucap jeslin
apapun demi kebahagiaanmu akan ku lakukan tapi satu syaratnya,apa itu tanyak jeslin di saat kau akan di panggil untuk bernyanyi semua atas persetujuan ku dan aku sendiri yang akan mengantar dan selama hamil aku tak mengisikan dirimu menerima job bernyanyi
baiklah suamiku sayang aku akan menurutimu, sayang aku punya kejutan untuk mu ayo,betran menarik jeslin mengikutinya ke sebuah ruangan
tutup matamu terlebih dahulu, jeslin pun mengikuti semua arahan betrana
__ADS_1