
Mahendra langsung membuka pintu kamarnya dan keluar melihat adiknya yang sudah hampir menagis mahendra langsung memeluknya dan membawa ke ruang keluarga
Mahendra yang melihat betran langsung menatap tajam betran yang sedang kebingungan
karna istrnya menagis di pelukan kakaknya tanpa sebab
ada apa sayang kenapa menangis aku rindu kakak dan dia menunjuk ke arah betran dia tidak memberi aku makan
betran terbelalak dengan ucapan istrnya sedang sang kakak ipar yang sedang memeluk adiknya langsung menatap tajam pada betran setajam silet
betran mengeleng merasa telah di fitnah oleh istrnya di depan matanya sendiri dia langsung bangkit berusaha mendekati istrnya
tapi istrnya justru semakin mengeratkan pelukannya pada sang kakak
betran syok melihat tingkah istrinya sedangkan Salwa setelah sholat subuh menyusul sang suami dia binggu dengan keadaan adik iparnya menagis di pelukan suaminya dan kakak angkatnya dalam mode tidak jelas
setelah tiga puluh menit berlalu akhirnya tangisan jeslin berhenti
kakak aku lapar pengen makan nasi goreng yang kakak buat ucap jeslin
__ADS_1
Mahendra tersenyum sumringah dia sangat menyukai jika adik kesayangannya meminta di buatkan nasi goreng karna itu adalah makan yang akan di makan ketika adiknya rindu kasih sayang ibunya
sedang Salwa melihat kakak angkatnya dan bertanyak kenapa dengan kakak jeslin betran hanya mengakat bahu mengeleng
Mahendra langsung membawa tubuh jeslin dan mendudukkannya di kursi makan dekat dapur para pelayan dan koki yang melihat tuanya menuju dapur langsung memeberi hormat mereka hafal sifat majikannya jika akan membuatkan makanan mereka pun mundur
Mahendra dengan cekatan membuat nasi goreng
ayah jeslin dan sodaranya yang lain terbangun karna nampaknya kegiatan Mahendra membuat Aris dan Rahmat terganggu dari tidurnya
setelah memasak para pelayan menata nasi goreng
betran hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan berat atas kelakuan istrnya yang menurutnya aneh
kini yang lain telah ada di meja makan ayah jeslin yang melihat pemandangan tersebut merasa terharu karna sudah agak lama mahendra tidak memasak nasi goreng
jeslin terus menempel pada kakaknya sedangkan kakak iparnya tersenyum geli melihat wajah kakak angkatnya bagai anak terbuang
apalagi jeslin sangat di manja kakaknya bahkan dia minta di suap dan tak ingging jauh-jauh dari kakaknya walau sejengkal setelah makan jeslin terus menempel
__ADS_1
Aris dan Rahmat melihat Mahendra seperti yang dilakukannya dulu juga ikut terharu karna sejak adiknya menikah Mahendra sudah tidak pernah membuat nasi goreng lagi
bingung karna tak dapat menahan rasa penasarannya akhirnya betran memangil iparnya Rahmat untuk bertanyak apalagi Rahmat seorang dokter
Rahmat yang di panggil oleh iparnya menuju ruang depan tv langsung mengikuti langkah adik iparnya tersebut
bolehkan aku bertanya tanya betran Rahmat pun mengaguk
apakah jeslin dan kakak Mahendra biasa seperti itu
Rahmat mengangguk mengiyakan betran belum cukup puas
tapi sebelum pertanyaan menjurus ke hal tadi malam dan tadi subuh ponselnya sudah berdering tertera nama sang asisten
betran langsung mengakat telpon sedang Rahmat langsung Kemabli ke meja makan
benar saja selain mengakat telepon betran langsung menuju istrnya untuk bertanya apakah pulang apa tinggal sekali ijin pulang gantian karna pagi ini ada meeting
tanpa rasa bersalah dan berdosa jeslin menatap suaminya dan mengeleng kepala sambil merangkul lengan kakaknya
__ADS_1
betran mengalah dia mengecup pucuk kepala istrnya dan kembali ke rumah