
Suasana yang penuh kebahagian di rumah sakit dan tak berselang lama ponsel Livi berbunyi bahwa ke dua orang tuanya sudah sadar membuat Livi sangat bahagia
Sementara di tempat lain seorang pria paruh baya sedang sangat emosi Karana perusahannya bangkrut dan mendengarkan kabar kalau adiknya sudah sadar
Ayah betran yang baru datang sangat bahagia melihat ke dua cucunya bahkan sang ayah juga ikut melihat sang cicit
Setelah mendengar ke dua orang tuanya sadar Livi yang tak mendengar kelanjutan ucapan yang menelepon, tertegun saat di depan pintu rumah sakit ke dua orang tuanya beserta paman dan kakeknya sudah ada
Livi langsung memeluk kedua orangtuanya, Aris yang melihat sang ke kasih hati langsung mendekat, membuat Livi langsung melepaskan pelukannya
"Ayah, bunda kenakalan kak Aris tunangan Livi." ucap Livi membuat ke dua orangtuanya melihat Aris mereka tersenyum karna mereka yakin aries pria yang baik.
Mereka semua masuk dan melihata ke dua buah hati betran yang merupakan cucu pertama ke dua keluarga tersebut
__ADS_1
Sedang betran yang tak pernah mendapat giliran mengedon anaknya tampak kesal dia berjanji setelah semua pergi dia akan mengunci pintu ruang perawatan istrinya dan tidak memberikan siapapun masuk tapi rencana tinggal rencana, mereka seakan berjaga bergiliran ada yang menjaga ada yang pergi mandi
Sampai malam pun ada yang menginap membuat betran semakin kesal tak terasa ia ketiduran
Menjelang dini hari akhirnya betran dapat melihat buah hatinya, merek sungguh tampan dan cantik
belum juga menggedonnya tiba-tiba ponselnya berbunyi
Betran keluar untuk menerima telepon, "maaf tuan muda perusahan paman anda bangkrut total dan semua asetnya telah di ambil alih oleh bank" ucap sang sekretaris
"baik tuan muda." ucap sekertaris betran
Begitu masuk betran mengehela nafas karna yang lain sudah bangun dan ke dua putra dan putrinya sudah di kuasai oleh kedua orangtuanya
__ADS_1
Sementara di tempat lain seorang pria harus keluar dari rumahnya karna semua asetnya telah di sita mau tidak mau dia berserta seluruh keluarganya harus kembali ke rumah orangtuanya
Tapi begitu sampai di kediaman sang ayah, mereka terkejut karna sang ayah sedang pergi ke Indonesia.
Sementara di Indonesia kebahagian selalu menyelimuti mereka tapi, wajah kesal betran semakin menjadi bayangkan saja setelah pulang dari rumah sakit semua orang Ingin tinggal di rumahnya bahkan kamar buah hatinya yang selalu di penuhi oleh keluarga besar mereka bahkan untuk sekedar mengendong sang buah hati harus antri
Sungguh dia ingging berteriak karna merasa kesal dan begitu gilirannya untuk gendong bayi mungil itu tertidur dan harus segera di tempatkan di box
Ingin mengusir mana berani, betran mengusir sang kakek dan kedua orang tuanya serta mertuanya, bisa-bisa dia yang akan di tendang dari rumah itu.
Betran selalu mengalah pikirnya mereka akan bosan dalam waktu tiga hari, tapi ternyata mereka bukan semakin berkurang yang datang tapi semakin bertambah membuat betran semakin frustasi.
Anaknya memang cicit pertama dan cucu pertama tapi tidak seperti ini juga kale
__ADS_1
Untung ke dua anaknya tidak rewel saat banyak suara hanya anak yang laki-laki kadang histeris kalau sudah di dekati para emak-emak.
makasih atas semua pembaca novel ini ....aku kasih tamat semoga kalian suka silahkan berikan komen,like,vote dan hadiah