
akhirnya Jack mengetuk pintu tok tok tok celk Jack masuk dengan wajah datar sedangkan Salwa tersenyum melihat Jack
melihat Salwa yang kegirangan membuat Jack di tatap tajam mahendara
ayo sini Jack kita makan bersama ucap Salwa memanggil Jack duduk bersama mereka untuk makan
sayang jack sudah makan ucap mahendara karna tidak ingging makan siangnya terganggu oleh kehadiran Jack
untung saja aku sudah membuatkan mu kue untuk makanan penutup ucap Salwa sambil mengeluarkan kue buatannya
Mahendra melotot seakan tak terima,kok sayang hanya satu kue makanan penutupnya,maaf sayang soalnya aku pengen bangat buat untuk Jack dan aku pengen siapin Jack makan kue ini
duarrrrr dekan jantung Jack berhenti saat itu juga apalagi melihat tatapan mahendara yang akan memakannya hidup
__ADS_1
Jack sini ikut aku sebentar ke ruangan pribadi ucap Mahendra,Jack mengeleng dia tidak mau,ayo sebentar saja rayu mehendara
Jack karna sudah di tatap dan di tarik akhirnya ikut ke dalam kamar pribadi Mahendra,sedang Salwa yang melihat hal itu bingung
selang beberapa menit mahendara keluar begitu Jack tapi ada yang aneh Jack menutup bibirnya dengan tangannya
ada apa denganmu Jack tanyak Salwa saat jack,tidak ada nyonya ucap Jak sambil meringis merasakan perih di bibirnya karna mahendara mencubit bibir Jack
ayo buka mulutmu aku akan menyuapi mu sementara mahendara tersenyum sinis pada Jack,awas kalau kau masi memakanyan akan ku gigit bibirmu ucap mahendara melihat Jack Dengan tatapan membunuh,eh salah akan ku tonjok bukan gigit
sayang kenapa menangis Jack tidak mau aku suap sayang, sudah siap aku saja sayang,Tidka aku mau Jack yang aku siapa ucap Salwa sambil terisak membuat mahendara terpaksa menyuruh Jack membuka mulut
saat tangan Jack terbuka, Salwa kaget melihat bibir Jack yang sudah Jontor akibat di cubit oleh mahendara,tapi Salwa tetap menyuapkan kue tersebut
__ADS_1
selesai itu Jack segera mengambil langkah seribu untuk keluar dari ruangan tersebut dia sudah cukup tersiksa di dalam ruangan tersebut
sementara itu seorang wanita cantik yang sedang berada di pesawat yang akan mengantarnya ke tempat kakak sepupunya merasa sangat sedih apalagi kondisi ke dua orangtuanya yang masih koma
Sementara di tempat lain seorang pria sedang bersiap menjemput sepupu adik iparnya,yang di atau hanya bernama Livi dan sebuah foto saat masuk SMA di mana Livi masih sangat culun dengan kawat gigi dia tersenyum sumringah di foto tersebut bersama betran di sampingnya
Aris keluar menuju bandara karna perjalan dari rumah ke bandara membutuhkan waktu satu jam apalagi kalau sedang macet membuat waktu semakin panjang
setelah satu jam lebih akhirnya Aris tiba di bandara dia langsung ke tempat keluar guna menunggu orang yang di maksud
pesawat telah mendarat para penumpang sudah keliar, begitupun Livi yang sudah keluar tadi kakak sepupunya mengatakan kakak iparnya yang akan menjemputnya
Livi akhirnya meneleponku betran meminta no ponsel Aris, begitupun Aris menelepon jeslin meminta no ponsel Livi
__ADS_1
terdengar bunyi ponsel Aris saat melihat no baru aris, langsung mengakat ternyata Livi yang sedang menelepon