
akhirnya emosi angkasa mereda sedang Salwa semenjak kejadian tersebut hanya bisa tertunduk saja tidak berani mengakat wajahnya
acara makan di lanjutkan dengan bercerita sambil memakan cemilan sementara Salwa sudah masuk kamar setelah makan malam dia merasa lelah ingging tidur
mereka berkumpul bersama sambil bercerita
tapi beda dengan seorang pria yang menyendiri mengingat kejadian tadi di mana dia telah merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama
tapi sialnya ternyata wanita Tersebut adalah adik dari asisten adik iparnya
dan Mahendra tau bagaman sepak terjang angkasa asisten sekaligus tangan kanan adik iparnya dia tak segan-segan menghabisi musuhnya
Mahendra hanya mampu berdoa semoga Salwa jodohnya Aris melihat kakaknya yang sedang duduk sendirian mengajak masuk ke dalam vila karena jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam semua orang masuk ke kamar
tepat pukul dua belas angkas bangun para bodyguard yang menjaga vila di panggil oleh angkasa untuk membantunya menyuntikan obat tidur pada ketiga pria yang di perintahkan oleh bosnya untuk di kerjai
setelah melakukan aksinya angkasa pun kembali ke peraduannya dan tidur dengan nyenyak seorang diri
pagi pun menghampiri semua orang sudah berada di meja makan menunggu tiga pria yang lain
__ADS_1
betran dan yang lain sudah merasa kelaparan akhirnya bertan memberi asumsi bahwa mereka bertiga sedang berolahraga
tak lama muncul ke tiga orang tersebut dengan wajah masam dan juga penuh gigitan nyamuk
jeslin kaget melihat kakaknya dalam kondisi memprihatinkan baju tidur yang acak-acakan rambut yang acak-acakan dan muka bentol-bentol
ketiga pria itu menatap adik iparnya dengan tajam mereka yakin ini semua perbuatan adik iparnya
beberapa jam sebelum kejadian
angkasa terbangun dan memanggil anak buahnya membatu menyuntikan obat tidur pada Mahendra,Aris dan Rahmat
saat terbangun alangkah terkejutnya Mahendra mendapati dirinya di pohon mangga depan rumah dia lalu turun karna muka dan tubuhnya gatal
begitu turun dia melihat sodaranya bernasib sama denganya tidur di atas pohon
emosi jelas apalagi mereka sampe di gigit nyamuk sekujur tubuh
tapi mereka tau ini pembalasan dari adik ipar liciknya
__ADS_1
dengan wajah kesal mereka bertiga kembali ke vila untuk membersihkan diri dan mengobati gatal akibat di gigit nyamuk
setelah tiba di vila mereka melihat ruang makan sudah banyak orang dan yang fokus mereka lihat adalah adik iparnya yang sedang makan bersama sang asisten tanpa dosa
mereka pun masuk di sambut kepanikan di wajah jeslin
jeslin langsung mengurus ke tiga kakaknya setelah itu mereka baru makan
jeslin bertanyak bagaman bisa mereka tertidur di pohon
karna tidak ingging di ketahui jeslin tentang semua kejadian balas membalas antara kakakk ipar dan adik ipar
para sodara jeslin berusaha menyembunyikan semuanya dan mengatakan mereka hanya melakukan taruhan siap yang paling betah tidur di pohon
jeslin mengangguk dari dulu memang sodaranya senang bertaruh di antara mereka
begitu jeslin meninggalkan ketiganya langsung mengunci pintu kamar dan salin mendekat untuk mengeluarkan idenya tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengar setiap kata yang mereka ucapkan
siapa lagi kalau bukan angkasa si asisten handal yang telah menaruh penyadap di kamar tersebut
__ADS_1