
Adek, cepat bangun bantuin mama masak, bisik mamahnya sambil menarik selimut pink yang digunakan untuk menyelimuti tubuh dinginya dari paparan Ac yang sejuk.
" Mama tadi malam adek tidak tidur cepat karena banyak tugas kuliah yang menumpuk dan ada sebagian tugas tidak terkejar ma. Jawab Zarina setengah tidak sadar dengan mata masih tertutup pada mamanya.
ya sudah lanjut tidur lagi,tapi besok pagi kamu harus bangun cepat dan bantuin mama yaa? sambil menyelimuti kembali putrinya dan meninggalkan kamar dengan munutup pintu perlahan.
maa, kok turun sendirian saja ,Zarina mana?
Ucap tuan Daniel yang sedang sarapan pagi dengan menikmati secangkir teh.
oooh,,,ini pa,katanya tadi malam dia bergadang dengan tugas kuliahnya, jadi kita makan berdua aja. salmbil tersenyum pada suaminya.
Ma,alhamdulillah Zarina dan farel tumbuh menjadi anak yang baik dan membanggakan orang tua. Papa tidak bisa membayangkan kalau kita tidak mengambil Zarina dari sana.
Paa,jangan ngomong gitu nanti Zarina dengar dan membuat dia sedih pah. bisik istrinya sambil mencubit suaminya.
__ADS_1
Sakit Ma, iyaa Papakan ngomongnya dengan Mama, hanya kita saja berdua diruang makan? jelas tuan daniel karena tidak terima telah dicubit oleh istrinya.
iyaa,,,tapi Mama tidak mau kalau tiba-tiba Zarina ada disini dan mendengar Papa ngomong. Jelas istrinya yang masih sewot.
Ya sudah,,, Farel kapan siap study nya? Papa sudah tidak sabar untuk pensiun dan menyerahkan semua perusahaan Papa pada farel?
Belum tau Pa,kamaren katanya lagi thesis dan hampir siap. Tapi dia belum singgung kapan libur dan pulang ke indonesia.
Ya sudah Pah,yang penting anak-anak kita sehat dan selamat dimanapun mereka berada. Keduanyapun melanjutkan sarapan pagi.
Suara dering hp Zarina membuat ia terbangun dan segera mengangkat telfon. Kak farel,,,, teriak Zarina sambil melepaskan selimut pink yang dikenakannya.
Kakak kapan pulang Zarina kangen, kok studynya makin lama. Emang kakak mau ? pulang keindonesia lihat Zarina udah ada suami? belum satu pertanyaan dijawab oleh kakaknya Zarinapun melontarkan beribu pertanyaan. Keduanya tampak asyik bercengrama hingga Zarina tidak sadar dipelototin sama Mamanya. Setalah hpnya mati, Zarinapun tersenyum pada mamanya. Pagi maaa,,,
hmmm,,,,kalau kak farel yang telfon walau malam bergadang tetap ada waktu berbicara dengan kakak kamu. Tapi giliran Mama yang bangunin banyaknya alasan anak mama ini. Sambil menyubit pipinya
__ADS_1
Mama,kak farelkan jauh dari adek, kalau mama dua puluh empat jam bersama adeklah.jawabnya dengan manja.
oh ya,kak farel bilang apa sayang? kapan dia balik ke indonesia?
gak tau ma, atau mungkin kak farel gak mau pulang lagi kesini yaa? atau kak farel sudah nikah dan punya anak disana ? ucap zarina sambil tersenyum.
usst,,,,kamu ini ngomong yang bukan-bukan, sana mandi dulu dan langsung sarapan. Anak gadis kok bangunnya jam segini.
Zarinapun mengikuti perintah mamanya dan langsung menuju kamar mandi.
Zarina, sudah tumbuh dewasa, ibu macam
apa yang mau meninggalkan anak yang begitu cantik nanrupawan begini, manusia sekarang memang jarang bersyukur. Alhamdulillah Allah titipkan Zarina pada kami. Sambil memandang photo zarina dengan farel dengan berpelukan.mamanya sedang melamun melihat photo anak-anaknya.
iapun beranjak dan turun kebawah.
__ADS_1