Jodoh Dari Orang Tua

Jodoh Dari Orang Tua
mencintai pada satu hati


__ADS_3

oooh begitu yaa,semoga kalian jodohan yaa,,,


oh yaa saya dengar-dengar kamu dijodohkan ya? gimana apa kaliah sudah bertunangan.


iyaa,maaf brow tidak bisa memgundang kamu diacar pertunangan saya, karena acaranya juga buru-buru ide mama saya.


waah,,,saya salut sama kamu, hari gini masih ada anak yang nurut pada orang tua dalam hal perjodohan, apa mantan-mantan kamu tidak ada yang cocok?


Zidan hanya tersenyum ramah pada sahabatnya.


oh yaa saya turun dirumah sakit saja yaa,sekalian mau ambil hasil lab, besok kita ngopi yaaa, ucap sahabatnya dengan mengacungkan tangan.


Diperjalanan ia terpikiran atas perkataan sahabatnya didalam mobil tadi,ingin melamar calon istrinya.


taufid,kenapa harus calon istri saya yang kamu pilih, saya akan memberikan apapun keinginanmu tapi kalau masalah yang satu ini maaf saya tidak bisa ,ucap Zidan dengan berbicara sendiri. Tiba dirumah iapun dilanda kebingungan atas apa yang terjadi barusan.

__ADS_1


Zidan? ada apa nak? kok tiba-tiba wajah kamu tidak seperti pertama kekantor? apa ada masalah dikantor? coba ceritakan sama mama.


enggak ma,,, zidan hanya kelelahan, Saya pamit kekamar dulu ma yaa,ucapnya sambil melepas dasi dan menuju kekamar.


Dirumah Zarina


Assalamualaikum,,,dengan wajah kesal zarina langsung naik ketangga untuk kekamarnya. Ada apa sayang kok wajahnya bete gitu? ucap sang mama dengan tersenyum.


enggak ma, adek capek aja dengan tugas kampus hari ini. Ya udah adek ke atas dulu yaaa.


papah ini ngomomg apa sih,mama kepikiran lihat tingkah adek sejak setelah tunangan, ia lebih pendiam dan mengurung diri berlama-lamaan dikamar. jelas sang mama pada suaminya dengan wajah sebel.


papa,bukanya membuat mama tenang malah memperkeruh suasana hati mama,,,,


cie cie,,,bentar-bentar mama ngambek, cibit sang suami dipipi istrinya yang tengag ngambek.

__ADS_1


udah- udah pa,mama gak mau digangguin, iapun meninggalkan suami dan berjalan menuju keatas untuk berjumpa dengan Zarina.


Zarina,boleh mama masuk? ucapnya dengan memgetuk pintu dengan pelan-pelan.


zarinapun membuka pintu, sayang maafin mama yaa apa selama ini mama membuat salah pada adek? tanya sang mama dengan wajah yang cemas.


ya Allah maa,mama ngomong apa, mama adala h ibu terbaik dalam hidup adek,mama tidak pernah membuat adek bersedih,justru adek yang belum bisa membahagiakan orang tua adek. merekapun berpelukan, sebenarnya Zarina kesel pada diri sendiri karena sudah over pede pada Zidan,yang semata-mata bukan menjeputnya,melainkan berjumpa dengan dosennya ,yaitu sahabat Zidan.


Ya sudah sayang yuk kita makan dulu,tadi pagi adek buru-buru kekampus dan tidak pulas makannya kan,,,iyaa maa,,merekapun turun dari tangga dan menuju keruang makan.


setelah selesai makan keduanyapun bercerita ria dengan mama dan papahnya.


maa,,,paaa minggu ini adek ada acara camping dengan teman-teman sejurusan.dan kami tidur disana untuk sehari semalam.


boleh sayang,asalkan adek bisa jaga diri dan adek ingat kalau adek sudah bertunangan, mamanyapun melirik tangan Zarina yang masih polos belum terpasang cincin tunangan. Adek cincin tunanganya mana? kok kamu gak pakai tanya mama sembari memegang tangan zarina.

__ADS_1


__ADS_2