Jodoh Dari Orang Tua

Jodoh Dari Orang Tua
Taufid sahabatnya


__ADS_3

Siapapun yang bertunangan ,intinya sekarang mohon diperhatikan pada moderator yang menjelaskan defini komunkasi.Jelas sang dosen dengan suara yang keras mengarah pada Zarina dan Irna.


Zarinapun menginjak kaki sahabatnya, Kamu sih tidak bisa jaga rahasia.Jelasnya dengan nada marah.


Iyaa,,,habis sayakan kaget, kamu tidak punya pacar. eh, tiba-tiba sudah bilang tunangan aja. Ngomong-ngomong kamu serius gak apa yang kamu bilang? tanya lena kurang yakin.


Zarina membuka kotak cincin pertunanganya dan memperlihatkan pada sahabatnya ,iapun baru sadar kalau didalam cincin terdapat tulisan Zidan love zarina. lenapun ikut membaca tulisan tersebut.


seeeeh, so sweet banget tunangannya,,,jadi iri deh sama kamu. Eh ngomong-ngomong Zidan yang mana? kok kamu tidak pernah cerita ataupun sebutin nama dia? gimana ceritanya kalian bisa bertunangan.


hmmm,,,Zarina menghela nafas,


hmmm,,, kelvin sudah tau belum kamu sudah tunangan? tanya Iena sambil berbisik.


Saya mohon rahasia ini hanya kita saja yang boleh tau. Karena tunangan dan pernikahan seperti ini tidak pernah terbesit dalam hidup saya. Na,,, kamu tau sendirikan bagaimana kedua orang tua saya mebesarkan saya. Mungkin kalau saya diasuh oleh orang tua kandung ,pasti tidak seperti ini kebahagiaan yang saya temukan.


Saya tidak tau apakah langkah ini yang paling tepat, untuk membahagiakan orang tua sambung saya ,atau ini awal dari kehidupan saya yang sebenarnya.

__ADS_1


Ya Allah, beratnya ujian kamu yaa Zarina, saya pun tidak bisa memberi saran apapun, karena saya tau apapun yang diberikan oleh orang tuamu, pasti itu yang terbaik.


lena biasanya paling suka bertanya perihal apapun kali ini ia memilih diam,tanpa sepatah katapun.


keduanya ikut diam dan mendengarkan penjelasan dari sang Dosen. Zarina tidak konsentrasi apa yang disampaikan oleh dosenya.


Setelah selesai mata kuliah, Zarina berpamitan pada Iena untuk langsung pulang,lena hanya bisa mengangguk ,ia memaklumi kalau sahabatnya sedang galau berat.


Tiba dipintung gerbang, Zarina melihat mobil yang biasanya dikendarai Zidan, dan siapa lagi kalau pemiliknya adalah Zidan.


ngapain coba kekampus saya? pasti mau jemput saya kan,sorry saya gak bakal naik sama kamu! ucap Zarina sambil berbicara sendiri.


Tiba-tiba ia mendengar suara Zidan dan dosennya sedang bercengrama saling tawa. Iapun menoleh kebelakang, teryata Pak Taufid dosen komunikasinya adalah temannya Zidan. Mereka terlihat akrab dan saling merangkul untuk berjalan menuju kemobil Zidan.


suara klakson pun terdengar jelas di telinganya,


TIIIIIIT,,,,,,

__ADS_1


Iapun sangat terkejut dan melihat kearah mobil Zidan dengan wajah marah.


Dasar cowok aneh, ucap Zarina


eh ,,,Zidan sellow man,itu murid dan istri saya dimasa depan, ucap pak taufid dengan tersenyum kearah Zidan.


Iapun menghentikan mobilnya dengan spontan!


maksud kamu? cewek yang tadi didepan kita? tanya Zidan dengan serius.


iyaa,,,namanya Zarina, dan dia masih semester satu, hmm,,,rencana saya semester empat nanti mau ngutarakan isi hati saya padanya.


Zidan hanya bisa terdiam, ia ingin menjawab tapi ia urungkan niat hatinya. Karena ia tau kalau Taufid sahabatnya sakit kanker dan sudah stadium akhir.


hmmm,,,apa tidak ada perempuan yang lain? ucap Zidan ditengah lamunannya.


saya juga tidak tau kenapa jatuh hati pada murid saya sendiri. Tiap masuk keruangnya seperti salah tingkah. Pingin kali rasanya ngajak dia kencan atau chatting say hai.

__ADS_1


__ADS_2