Jodoh Dari Orang Tua

Jodoh Dari Orang Tua
Parno


__ADS_3

Iyaa maa,,Zarina melepaskan pelukan mamanya dengan wajah sedikit murung, dan langsung menuju keatas. Mamanya melihat kearah papanya dengan tatapan,pa kenapa Zarina?


Papanya hanya mengeryitkan kening dan menaikkan bahu. Seolah-olah itu isyarat i'ts Oke, ketika mamanya hendak mensusuli anaknya ,suaminya menghentikan langkah istrinya.


Ma,,biarkan adek tenang dan bisa beristirahat dulu,jangan ganggu dia.


Tapi paa? kenapa wajah adek seperti tidak senang? ucapnya dengan penuh kecemasan.


maa,,,sudah terlambat anak kita akan segera menjadi istri orang. Kita bantu doa semoga mereka bisa hidup bahagia.


Paa kok ngomong gitu, mamakan jadi merasa bersalah? ucap mamanya dengan kecemasan.


Ya merasa bersalah gimana sih mah? kitakan juga tau kalau Zidan adalah laki-laki yang baik untuk anak kita. Kita juga kenal keluarga dan bibit bobot mereka, jadi papa rasa itu udah tepat untuk Zarina. jelas papanya untuk menenangkan hati istrinya.


Dikamar Zarina hanya bisa termenung dan masih shok dengan jawabannya mama Zidan, ia belum siap untuk menikah. Ia mau bertunangan tapi bukan beralti akan menikah secepatnya.

__ADS_1


Iapun mencoba menelfo kakaknya farel, tidak ada suara apapun dibalik sana. Iapun mencoba menelfon sahabatnya, tapi sahutan dari sana juga tidak mendukung.


Assalamualaikum,calon istriku, terimakasih karena tidak lari dipertunangan kita.


Zarina menbaca pesan dari Zidan makin marah dan kesal.


ini orang nyinyir banget yaa,,belun jadi suami saja sudah ilffil dibuatnya,apalagi jadi suami. Ya Allah maa ,,paa,kenapa laki-laki seperti ini yang kalian pilih untukku. Ucapnya dalam hati


Setelah shalat Insya iapun tertidur pulas karena kelelahan seharian.


Mama Zarina tadinya mau berbicara dengan Zarina ,kini ia hanya bisa melihat putri cantiknya tidur pulas dengan mukena yang masih menempel dibadannya.


waalaikumssalam calon besanku,,ucap mama Zidan dengan ramah.


hmm,,,buk siti,ba ba gaimana kalau pernikahan nak Zidan dengan Zarina bulan depan saja? karena saya rasa itu terlalu cepat untuk mereka! apalagi Zarina juga masih kuliah?

__ADS_1


ya Allah besanku sayang,bukankah makin cepat makin baik? apalagi keduanya udah saling setuju? lagian kartu undanganya juga udah mau dicetak ni. Jelas Mama Zidan pada mamanya Zarina.


Atau itu permintaan dari Zarina sendiri yaa? tanya mama Zidan.


ti ti dak,,,Zarina setuju kapan saja boleh. Jelasnya dengan gugup.


oh,,alhamdulillah kalau gitu,,berarti sudah beres kan? saya tau kalian akan merasa kesepian kalau Zarina udah tidak ada lagi disana. Tapi dia tetap anak kalian kok,Zarina kapan saja boleh kesana, Zidan tidak akan mengekang istrinya. Apalagi dia tau kalau Zarina sangat dekat dengan kalian. jelas mamahnya Zidan untuk tenangkan mamanya Zarina.


Iyaa,,sebenarnya saja juga belum siap melepaskan Zarina pada siapapun. Tapi karena keluarga kamu yang minta saya tidak bisa menolaknya. Karena saya tau hanya pada kalian yang pantas saya titipkan Zarina.


Alhamdulillah makanya buk maryam kamu jangan merasa gelisah gitu,jadinyakan parno sendiri. Udah ah inikan hari bahagia kita, harusnyakan kita syukuri dan selalu berdoa agar mereka bahagian dunia akhirat.


iyaa buk Siti jadi tenang sekarang saya yasudah saya tutup telfonnya yaa,,Assalamualaikum.


Waalaikumssalam.

__ADS_1


Maa siapa yang telfon tanya Zidan sambil memainkan laptop diruang tamu.


ini,calon mertua kamu, sepertinya ia takut kalau Zarina akan meninggalkan mereka.


__ADS_2