Jodoh Dari Orang Tua

Jodoh Dari Orang Tua
Nila kekamar Zidan


__ADS_3

Ya harus siaplah, karena kalau kita sudah menikah kedua mama akan kami tinggalkan. Ucap Zidan dengan tersenyum.


Zidan,mama tidak mau kalau kamu menikah dan meninggalkan mama dan papa. Kalian harus tinggal dirumah mama dan papa. Berapapun banyak uang kamu,mama tidak mau kalian pisah dari rumah mama. Ucap mamanya dengan nada marah sambil menyeka air mata.


Maa sellow ma,sellow Zidankan cuman bercanda,ucap Zidan sambil memeluk mamanya.


Zidan hanya bercanda saja,lagian rumah mama dan papa biarpun cucu dua puluh orang masih luas kok ruangannya. Ucap Zidan sambil tersenyum ke arah mamanya.


Aamiin semoga aja mama bisa melihat cucu mama nanti,awas yaa kalau bilang pindah lagi. mamanya mencubit Zidan diperut.


awww sakit maa,, ucap Zidan sambil tersenyum


siapa suruh becandaain mama, ucapnya sambil tersenyum lega.

__ADS_1


Ya sudah mama tidur saja dulu kan mama kecapean hari inikan? tanya Zidan pada mamanya.


iyaa sayang,tapi rasa bahagia mama hari ini membuat mama hilang rasa kantuk dan capek.Rasanya pingin langsung hari senin dan Zarina udah dirumah kita, ucapnya sambil tersenyum.


Zidan hanya tersenyum melihat mamanya begitu bersemangat menjodohkan anaknya.


iapun mematikan laptopnya dan menuju kekamar, ia melihat hp dan berharap satu pesan dari Zarina tapi hanya pesan-pesan yang lain yang masuk.


Ia mencoba memutar memori kapan ia melihat Zarina, dulunya Zidan memang ada hati untuk Zarina tapi ia tidak pernah berfikir akan menjadi calon istrinya. Ia hanya merasa suka dengan kecantikan dari adik sahabatnya, itupun sudah empat tahun yang lalu.


Zidan, are sure dengan hari ini? I tak yakin kalau you akan menerima pertunangan ini? hey,,,this is not zaman siti nurbaya again? Nila berada didepan Zidan sambil berpidato panjang lebar.


hey Zidan,,,

__ADS_1


oooh iyaa,,Ada apa? kamu kapan kesini?


tanya Zidan dengan polos.


Nila hanya mengeleng kepala dan marah pada Zidan,


kamu kenapa sih? kok mau-maunya ikutin kemauan mami and dady, itu jelas bukan kamu,saya tau gadis yang kamu mau itu bukan dia yang sekarang.


Nilapun sangat sewot melihat Zidan,


Yaampun,sepertinya adik saya ini lagi datang bulan yaa? kok jadi marah gitu, canda Zidan sambil mencubit pipi Nila yang tengan ngambek.


hey, hey,,, pilihan mama dan papah udah cocok untuk saya, lagian pilihan mereka oke saja saya lihat. Apa salahnya jika membuat mereka bahagia?

__ADS_1


Zidan,itu perkara kehidupan? kamu tidak bisa bermain-main masalah itu? kalau kamu tidak suka ya sudah tinggal bilang sama mami and dady kalau kamu tidak serius dengan pertunangan ini? jelas Nila dengan kesal.


hey,hey saya serius kok,lagian tidak ada dalam kamus saya kalau pernikahan sebagai mainan. Masalah cinta,nanti akan tumbuh dengan sendiri kalau sudah saling bersama. Seperti 😍 tunanganmu. Karena dia tidak sama kedudukannya dengan saya. Terserah kamu mau ngomong apa, yang jelas sayaa tidak akan menerimanya sebagai kakak ipar.titik


__ADS_2