Jodoh Di Tangan Tuhan, Cinta Susah Di Lepaskan

Jodoh Di Tangan Tuhan, Cinta Susah Di Lepaskan
semangat di awal hari


__ADS_3

pukul 05.00 pagi nena sudah beranjak dari tidurnya untuk membersihkan rumah sebelum berangkat ke sekolahnya. fajar menyingsing, ayam berkokok, pagi telah tiba nena dengan semangat mandi dan berganti pakaian, siap - siap ke sekolah.


nena adalah seorang anak SD, kelas 5 yang berumur sekitar 11_ 12 tahun, dia dari keluarga sederhana bahkan sangat sederhana, karena agar dapat melanjutkan sekolahnya dia ikut bibi dan pamanya ke kota untuk bersekolah karena orang tuanya tidak mampu menyekolahkan dia dan adiknya yang selisih 2 tahun dengannya secara bersamaan okelah kalau soal seragam dan buku masih bisa namun untuk kebutuhan lain sangat sulit untuk di penuhi, maka dari itu dia lebih memilih ikut bibi dan pamannya untuk menuntut ilmu di kota.


bibi dan pamanya adalah pedagang makanan kecil - kecilan yah lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka punya seorang anak laki - laki berumur 3 tahun, dia mengajakku tinggal di kota biar bisa bantu - bantu di sela hari libur sekolah.

__ADS_1


bibi dan paman biasa bangun pukul 03.30 pagi untuk memasak dan menyiapkan kebutuhan dagangan karena maklum namanya dagang makanan, semua itu selesai tepat pukul 04.30 pagi karena sebagian bahan di siapkan sejak malam paginya tinggal di kemas, setelah itu menuju ke lapak penjualan yang berada cukup jauh dari rumah. Setelah mereka pergi nena bangun tepat pukul 5 pagi untuk membersihkan sisa pekerjaan, seperti menyapu, merapikan barang yang berserakan dan mencuci peralatan dapur yang di gunakan untuk masak dan menyiapkan dagangan, karena bibi bisa terlambat kalau masih membereskan semua. Yaps itulah tugas nena setelah tinggal di rumah bibi dan pamannya, sekedar meringankan beban mereka. Bibi dan paman sangat baik tidak pernah memarahi nena, karena dasarnya memang nena anak yang penurut dan rajin.


setelah semuanya beres nena bersiap ke sekolah bersama sahabatnya elen, sekolah mereka agak jauh dari rumah. Elen adalah teman yang baik dan sangat memperhatikan nena.


sampai di sekolah semua teman sangat bersemangat, setelah upacara bendera semua siswa masuk ke dalam kelas masing- masing.

__ADS_1


kepala sekolah mulai berbicara " anak - anak besok kita kedatangan kakak kelas kalian yang berasal dari SMA Taruna, mereka di sini akan memberikan motivasi singkat, serta menyeleksi murid yang bisa ikut kegiatan pramuka di daerah lain, mereka akan memilih dari kelas 4, 5, dan 6, seleksi akan berlangsung selama 3 hari, jadi bersiaplah, sampai jumpa". Pak kepala sekolahpun berpamitan dan pelajaran di lanjutkan. Bel istirahat berbunyi nena dan elen bergegas ke kantin untuk mengisi perut mereka sesampainya di kantin elen bertemu obet yah dunianya teralihkan, kemudian melupakan sahabatnya, sebagai catatan elen ini pubertasnya cepat, yah cinta - cinta'an anak SD alias cinta monyet. Berbeda dengan elen, nena anak yang cenderung santai dan agak tomboi belum mengenal cinta - cinta'an seperti itu, dia hanya melengos pergi meninggalkan sahabat yang dunianya sudah teralihkan. Selesai makan nena langsung mengajak elen kembali ke kelas dan menjewer obet yang merampas sahabatnya itu hingga melupakannya. tidak lama bel tanda waktu istirahat habis semua siswa masuk kelas.


Pukul 1 siang siswa SD melati pulang kerumah masing - masing. sesampainya di rumah nena melepas sepatu dan seragamnya, kemudian makan dan istirahat siang, pukul 15.00 dia bangun dan menyapu halaman rumah yang penuh daun kering maklum depan rumah ada pohon mangga, tidak lama cuaca mulai mendung tanda akan turun hujan, yah tidak lama setelah itu hujan turun dengan lebatnya nena senang bukan main karena sangat suka main hujan. Hujan berhenti nena masuk ke kamar mandi mebersihkan diri.


Setelah berganti pakaian di duduk di teras rumah menunggu kepulangan paman dan bibinya karena mereka biasanya pulang sekitar setengah 6 sore, sambil duduk dia melihat - lihat sekitaran rumah dan melihat para anak laki - laki bermain balap roda sepeda (mainan tradisonal) yah namanya anak tomboi dia pun ikut main kebetulan salah satu anak tersebut membawa 2 roda sepeda dan mengajak nena bermain, terjadilah balap roda sepeda, dan hanya dia satu - satunya anak perempuan yang bermain dengan mereka, para anak cowok sudah tau kebiasaannya sehingga mereka selalu mengajak nena bermain dengan mereka mainan apapun itu di jabanin sama dia, elen hanya bisa duduk diam melihat dari jauh karena elen tidak suka main, maklum udah cinta monyet menjaga wibawa hehehe...padahal dia kadang - kadang kalau lagi mau main pasti suka nimbrung.

__ADS_1


matahari mulai memasuki ufuk barat tanda siang akan berganti malam nena berpamitan dengan temannya karena sebentar lagi bibi dan pamannya pulang.


malam tiba mereka berkumpul di ruang keluarga dan menyiapkan bahan dagangan untuk besok, nena bermain dengan adik sepupunya hingga pukul 9 malam nena dan adik sepupunya di suruh tidur karena sudah larut, nena masuk kamar lalu meletakkan tubuh kecilnya di ranjang seukuran 1 orang tidak butuh waktu lama dia pun terlelap karena aktivitas seharian.


__ADS_2