Jodoh Di Tangan Tuhan, Cinta Susah Di Lepaskan

Jodoh Di Tangan Tuhan, Cinta Susah Di Lepaskan
prince from Singapore


__ADS_3

setelah semua persiapan selesai para siswa di arahkan untuk berbaris menurut negara asal masing-masing pemimpin regu dari Indonesia adalah seorang siswa dari SDN 1 Jakarta, bernama Ben dia adalah anak yang baik dan cerdas dia bisa menjadi pemimpin regu karena semua teman setuju berdasarkan hasil pemungutan suara dadakan, Ben pergi melaporkan anggotanya ke pusat sekretariat.


Nena, meiling dan elen sedang latihan bersama yang lain mereka mengulang semua latihan yang pernah mereka lakukan sebelum datang ke Singapura namun kali ini mereka melakukannya bersama teman-teman yang lain sekaligus melatih kekompakan mereka, selepas latihan kelompok, Nena dan 2 orang siswa yang berasal dari Kalimantan dan Sulawesi Selatan di panggil oleh seorang pelatih karena mereka dapat giliran pertama untuk lomba pengetahuan umum.


"yang saya sebut namanya ikut saya...Selena Adila, Reihan arafik, dan Indra Sjafri"


lalu mereka mengikuti pembimbing tersebut ketempat perlombaan di adakan.


tak berapa lama datang pembimbing lain


"yang saya sebut namanya ikut saya meiling Alexander, agung Suprapto dan rafael Sam's"


meiling dan 2 lainnya pun ikut pergi lomba yang akan mereka ikuti adalah ketangkasan.


kemudian datang lagi pembimbing berikutnya untuk lomba olahraga kali ini yang ikut semuanya laki-laki. elen sendiri belum mendapatkan giliran, siswa yang belum mendapat giliran akan membersihkan tenda dan melakukan latihan lagi berdasarkan jadwal lomba untuk besok.


.....


tempat lomba Nena sedang riuh semua sorakan dan pujian sahut menyahut salah seorang penonton yang berasal dari Australia berbicara dengan sahabatnya "wow...gadis itu sangat cerdas mereka dari Indonesia kan dia selalu menjawab pertanyaan yang tak bisa di jawab oleh kedua temannya istilahnya dia adalah pelengkap yang artinya dia paling cerdas di antara mereka (dalam bahasa Inggris)"


"ya...benar aku lihat kelompok lain kewalahan menghadapinya bahkan perwakilan negara kita tak bisa berkutik" lomba berlangsung meriah bahkan turis yang berasal dari Indonesia yang sengaja datang melihat lomba sangat bangga dengan perwakilan mereka "waw.... anak-anak kalian hebat kami bangga pada kalian".


kelompok Nena berhasil mengumpulkan poin yang paling banyak berada di urutan pertama dia antara 3 negara yang bertanding Singapura, Australia, dan Indonesia.


sang MC "wah...wah...ini benar-benar sengit Indonesia kali ini luar biasa" kali ini yang bertanding ada beberapa negara namun mereka beda tempat, pemenang akan di adu kembali untuk mencari pemenang lomba akan berlangsung 1 hari penuh bahkan sampai malam istirahat hanya untuk makan siang.


di tempat berbeda meiling juga bersaing sengit pada lomba ketangkasan mereka bekerja sama walau dia sendiri wanita tapi mampu mengimbangi 2 teman laki-lakinya mereka bersemangat orang yang menyaksikan sangat riuh "wah...gadis kecil itu sangat hebat aku pikir dengan keimutannya tak mungkin mengikuti lomba seperti ini namun ternyata mereka sangat kompak luar biasa"


"kau benar dia seperti dari keluarga kaya melihat wajahnya yang seperti boneka hidup biasanya mereka sangat manja" mereka bergantian menyemangati, poin meiling dan kedua temannya jauh lebih unggul dari yang lain.


sang MC "waw...waw...Indonesia luar biasa apakah mereka balas dendam setelah selama ini meredup...luar biasa padahal kelompok mereka ada seorang perempuan tapi bisa mendapatkan poin yang tinggi mengalahkan yang lain yang punya anggota berisikan laki-laki semua" suasana bertambah riuh.


meiling terengah-engah "huff...huff...aku haus" kemudian sang pendamping membawakan mereka air tanpa basa-basi lagi mereka langsung meminumnya "bagus kalian sudah bekerja keras"

__ADS_1


"iya, pak pendamping ini semua berkat meiling dia sangat hebat dia mampu mengimbangi kita walau dia perempuan"


mendengar perkataan temannya meiling cemberut "memangnya kalau aku wanita nggak bisa bersaing dengan kalian cih" kedua temannya hanya bisa tertawa "iya...iya ..kamu hebat" mereka mengacungkan jempol pada meiling. kemudian giliran mereka sudah tiba lagi mereka pun bersiap-siap lomba berlangsung dengan meriah lagi dan itu di siarkan langsung oleh tv internasional sehingga keluarga mereka bisa menyaksikan.


di Indonesia saat ini orang tua mereka sangat bangga terhadap anak-anak ruko mereka terutama orang tua meiling dan keluarganya Nena mereka menyaksikan lewat siaran televisi orang tua Nena belum jadi pulang kampung karena permintaan sang bibi mereka pun menurutinya.


saat ini di keluarga meiling pak Alex dan Bu Nita serta para pekerja di rumah mereka serius menonton meiling dan Nena yang sedang berlomba "wah nona muda hebat, nona Nena juga hebat" salah satu pelayan sangat bangga dengan majikan mudanya itu "biasanya nona tidak mau melakukan itu berkat berteman dengan nona Nena dia menjadi sangat bersemangat melakukan apapun katanya nona sering latihan pbersama sahabat-sahabatnya itu" yang lain mengangguk.


"sayang anak kita hebat ya ternyata, seorang nona muda yang angkuh sekarang jadi sangat bersemangat semua berkat Nena dan elen"


Nita terharu melihat kerja keras anaknya itu


"iya sayang menantu kita memang hebat" Alex setuju dengan pendapat istrinya.


di rumah Nena saat ini ayah dan ibunya serta Nina menonton dengan antusias saat ini Nina di titipkan belajar di sekolah Nena semua guru menyayanginya bahkan dia langsung mendapat banyak teman.


"Bu...ka Nena sama ka mei hebat yah semoga aku juga bisa begitu" Nina sangat senang menonton pertandingan Nena dan meiling ayah dan ibunya hanya bisa tersenyum melihat antusias anak mereka.


"HM" Bryan seperti biasa hanya menjawab dengan singkat tapi dia tersenyum dia sangat bangga dengan adiknya yang punya banyak perubahan semenjak berteman dengan Nena, Bryan sangat mengagumi Nena.


....


di tempat lomba saat ini meiling dan Nena berjuang bersama para teman yang lain, di tempat Nena bertanding ada seorang remaja pria berwajah tampan seumuran Bryan dan Indra, dia memperhatikan Nena semenjak pertama bertanding "gadis itu luar biasa dia juga sangat cantik" pengawal yang di sampingnya kaget bukan main dalam hatinya "si gunung es kenapa biasanya dia tak perduli dengan apapun" lalu dia memandang majikannya dengan wajah yang penuh pertanyaan.


lalu sang remaja itu memerintahkan dia untuk menyelidiki Nena "kau cari tau informasinya siapa dia dan bagaimana dia cari tau dengan detail hingga informasi terkecil sekalipun, dia menarik perhatianku" sang pengawal lagi-lagi bingung "tuan muda apakah dia saudara anda yang hilang?" pengawal tersebut heran karena selama ini tuan mudanya sangat cuek dan dingin tak ada yang mampu menarik perhatiannya hingga terkesan menyeramkan.


"kau kerjakan saja apa yang ku suruh"


"baik tuan muda" dia tak berani bertanya lagi dan langsung pergi mengerjakan tugas yang diberikan.


tak Terasa lomba sudah mau usai sang MC "halo...para hadirin lomba akan di lanjutkan besok, pemenangnya akan di tentukan besok malam nanti giliran grup terakhir yang akan bertanding untuk memilih kelompok mana yang akan bersaing memperebutkan juara" lomba meiling pun juga sama sudah mau berakhir lalu mereka menuju tenda di Nena dan meiling bertemu


"mei kamu sudah selesai"

__ADS_1


"iya nih...kita pulang bersama yuk"


saat mau masuk ke tenda mereka di sambut oleh elen.


"wah kalian hebat nih aku bawakan air, handuk, tempat sabun dan baju ganti ayo mandi aku sudah menyiapkan semuanya"


elen sigap dalam mempersiapkan semuanya karena hari ini dia tidak bertanding.


"terima kasih sayang" meiling dan Nena secara bersamaan.


"baiklah aku akan menyiapkan makanan kalian karena makan malam masih lama aku akan siapkan cemilan yang kita bawa ok" Nena dan meiling mengangguk lalu mereka bersiap untuk mandi.


setelah selesai bersih-bersih dan berganti pakaian mereka makan cemilan saat tengah asyik makan cemilan di depan tenda tiba-tiba ada seorang pria berdiri di depan mereka "hai...apa kamu yang namanya Selena Adila(dalam bahasa Inggris"?" remaja itu mendekat ke arah Nena meiling dan elen saling bertatapan tanda tak mengerti "iya...saya Selena Adila kira-kira Kakak siapa ya? (dalam bahasa Inggris)"


"oh...ya perkenalkan nama saya Kelvin boleh kita kenalan"


"oh..ya saya Selena Adila bisa panggil saya Nena, ini sahabat saya elen dan meiling" elen dan meiling hanya mengangguk.


"halo saya Kelvin senang bertemu kalian" mereka berbincang menggunakan bahasa Inggris dari jauh Celine dan kedua sahabatnya melihat seorang pria tampan sedang berbicara dengan Nena dan sahabatnya "siapa sih tampan sekali, kalau aku kesana pasti perhatiannya akan teralihkan padaku" tanpa pikir panjang Celine langsung menuju ke tempat Nena dan yang lainnya berada "halo kakak tampan siapa namanya saya Celine gadis tercantik di tenda ini (dalam bahasa Inggris)"? berbeda dengan Celine yang antusias Kelvin berubah sangat dingin dan tak memperdulikan Celine, seketika Celine menjadi marah "ih...sombong amat syukur-syukur aku mau menyapa duluan nggak pandai bersyukur ih"


"saya tidak tau siapa kamu dan saya juga tak mau tau" kemudian Kelvin berpamitan pada Nena, meiling dan elen "oh, ya Nena, meiling, elen saya pamit dulu kita akan bertemu lagi nanti" Nena dan 2 temannya bingung apa maksudnya dan hanya bisa mengangguk, berbeda dengan Celine yang masih marah dia merasa di remehkan "eh...kalian katakan padaku siapa dia"


namaun Nena dan yang lainnya hanya berlalu tanpa memberi tahu Celine, seketika Celine langsung emosi "eh...para rakyat jelata aku nanya Ama kalian dasar nggak tahu diri terhormat lah kalian karena aku mau bicara dengan kalian" namun Nena dan yang lain tak perduli mereka langsung pergi membuat Celine geram namun tak bisa berbuat apa-apa karena dia dalam pengawasan ketua pembimbing yang seram dia tak mau di hukum lagi Celine tak bisa mengadu Karena handphone mereka di tahan siswa tak di izinkan memegang handphone saat jambore berlangsung.


Kelvin yang sudah berada jauh dari mereka tersenyum penuh arti "dia memang cantik, dilihat dari dekat sungguh cantik juga manis, Nena or Selena Adila aku akan membuatmu jadi tunanganku".


flashback...


1 jam sebelum datang Kelvin menerima laporan informasi dari pengawal yang dia suruh menyelidiki Nena " tuan muda ini informasinya...namanya Selena Adila dia anak tertua dari pasangan bapak Iwan dan ibu Tuti dia punya seorang adik, saat ini dia tinggal bersama bibinya karena orang tuanya tak mampu membiayai sekolahnya, dia bekerja paruh waktu untuk jajan tambahan saat libur sekolah dia membantu bibinya berdagang, berdasarkan informasi Selena Adila anak yang cerdas bahkan bisa di sebut jenius berdasarkan info yang saya dapatkan saat ini dia duduk di kelas 5 sekolah dasar namun pengetahuannya melebihi anak SMA bahkan mahasiswa"


"wah amazing ya..baiklah kau bisa pergi"


flashback off.

__ADS_1


__ADS_2