
waktu menunjukkan pukul 5 pagi nena yang terbiasa bangun di jam ini langsung bangun dan membereskan barang-barangnya, duduk sebentar sudah ada beberapa orang yang bangun setelah fajar mulai terlihat nena langsung pergi mandi dan berganti pakaian seusai berganti pakaian dia pulang ke tenda mendapati teman-temannya baru pada bangun dia sudah bersiap guru pendamping pun terkejut "nena kau sudah siap? Ini baru mau stengah 6 pagi loh" tanya guru dengan sangat heran pak agus yang di tenda putra menyahut "ini nena buk gak usah heran lagi" teman-teman nenu pun kompak "iya buk nena terbaik" sambil tertawa walau belum kumur, wajar guru tersebut baru 5 bulan di sekolahnya dia seorang pengajar mutasi dari daerah lain. Kemudian semua bergegas siap-siap mandi, nena yang sudah siap membantu tukang masak di dapur, tukang masak pun senang, dia tau kebiasaan nena yang suka menolong menyiapkan sarapan untuk semuanya. Setelah semua siap merekapun makan, bu guri pendamping tadi masih tidak percaya ada murid yang seperti nena.
....
tidak lama apel pagi di mulai dengan sedikit arahan dan laporan tiap pinru. Menurut yang di sampaikan hari ini akan ada lomba cerdas tangkas tema pramuka, vokalia, yel-yel terbaik, debat tema pramuka dan volly ball. Setiap kakak pendamping akan datang untuk mendampingi setiap regu dan pendamping SD melati adalah yang datang dahulu ke SD melati ialah kak bryan sekawan. Kak indra memberika arahan singkat karena lomba yel-yel akan di mulainena tidak ikut karena dia mempersiapkan diri untuk lomba cerdas tangkas dan debat tema pramuka, nena bersama 2 siswa kelas 6 yang akan ikut lomba cerdas tangkas dan untuk debat nena, elen dan ali dari kelas 6 yang akan ikut lomba ini. Bryan mencari sosok nena di barisan yel-yel tapi tidak ketemu indra yang melihatnya langsung membisikkan "nena nggak ada, dia ikut cerdas tangkas dan debat, sekarang sedang di latih sama kakak pemdamping di dalam tenda" bryan mengangguk tapi dia merasa ada yang salah buru-buru menyangkal "mana ada gue cari nena, ada-ada aja lo, gak usah omong kosong deh" muka bryan memerah karena malu indra bisa tau apa yang dia pikirkan. Indra hanya tertawa dengan temannya ini yang nggak mau tau urusan cinta tapi tiba-tiba jatuh cinta dah gitu sama anak SD pula.
setelah lomba yel-yel selesai sekitar jam 9 pagi di lanjutkan dengan lomba cerdas tangkas di panggung sekretariat, SD melati melawan SD mawar untuk babak pertama.
mc membuka acara "okeh adek mari kita mulai cerdas tangkas yang akan di pimpin oleh kakak pembibing bantara kepada kakak di persilahkan".
"halo adek-adek mari kita mulai soal pertama siapa bapak pandu sedunia?" tanya pembimbing semua peserta langsung berebut menjawab SD melati dan SD mawar mendapatkan skor yang sama karena pertanyaannya sangat mudah, bryan memperhatikan nena yang hanya diam ke 3 orang yang bersamanya berebut menjawab pertanyaan-pertanyaan awal.
indra pun bertanya ke salah satu teman nena yang dari SD melati "hey, dek kenapa nena hanya diam saja, bukannya dia itu murid cerdas?".
lalu siswa itu jawab "dia memang nggak akan menjawab selama itu masih pertanyaan awal yang mudah seperti ini dan itu sudah kesepakatan, dia akan mulai menjawab jika pertanyaan mulai sulit, nena orangnya seperti itu dia akan memberikan kesempatan kepada orang lain nanti setelah temannya sudah tak bisa baru dia turun tangan, ibarat kata dia itu kartu AS kita banyak sekolah pesaing yang menghawatirkan dia" jawabnya dengan penuh antusias.
indra mengangguk "wah dia hebat dong tapi gimanapun dia yang bersama dengannya itu bukannya kelas 6 yah kok bisa dia kartu AS" tanya indra penasaran dan bryan sangat antusias pasang kuping sambil melihat ke arah nena.
"kakak jangan remehkan dia masih adik kelas, pelajaran apapun asal dia sudah di ajari sebelumnya dia pasti akan langsung mengerti sekalipun mungkin itu pelajaran kakak yang sudah SMA, pokoknya asal dia di ajari langsung dia akan langsung bisa, saya sendiri suka heran dia sering membantu guru memeriksa soal ulangan yang akan di nilai baik kelas di bawah atau kelas yang dia atasnya kalau ada yang tidak dia pahami dia langsung bertanya dan tentu saja langsung paham, nena itu jenius" jelasnya dengan bangga.
indra sendiri masih ragu dan kurang percaya berebeda dengan bryan yang percaya dengan apa yang di katakan teman nena itu. Cerdas tangkas masih berlanjut tiba-tiba teman nena berbicara pada indra "kak lihat sebentar lagi nena akan bersuara karena soal mulai sulit" dia sangat antusias, indra dan bryan yang mendengar pun juga menantikan.
pembimbing "okeh, anak-anak kita masuk persoalan tentang berbagai sandi dari sandi semafore, morse, rumput batu dan juga kode angka, apa siap??".
peserta serempak "siap".
guru pendamping sekolah mawar mendengus "sial anak didikku akan melawan si jenius SD melati itu" dengan wajah khawatir guru yang lainnya menyahut "akupun sama dia terlalu jenius untuk dilawan" muka mereka sama-sama panik. Indra menggeleng tak percaya walau sedikit ragu "memang sepandai apa sih?".
"sudah diam kita dengarkan dan perhatikan" pungkas bryan.
mereka memperhatikan dengan saksama memang benar nena mulai turun tangan sebelum turun tangan dia masih menanyakan kepada rekannya bisa jawab atau tidak kalau tidak dia yang akan jawab dan yah jawabannya selalu benar, indra tercengang ternyata semua yang di katakan sesuai "dia jenius dan rendah hati sebelum menjawab masih menanyakan pendapat rekannya dia nggak mau unggul sendiri"
bryan hanya tersenyun antara bangga dan bahagia gadis kecilnya sangat pandai.
tiba-tiba ada seorang juri yang menginterupsi "sebentar, namamu selena adila dari SD melati benar?".
nena langsung menjawab "ya kak"
"begini saya juri yang di undang khusus oleh panitia dari bantara pusat, saya punya pertanyaan yang lumayan sulit dan belum ada siswa yang mampu menjawabnya baik SD maupun SMP, di bantara pusat pun hanya beberapa orang yang bisa jawab, ialah bantara tertinggi, profesor dan juga saya karena ini memang rumit kalau kamu nggak bisa jawab juga nggak apa-apa, tapi kalau bisa jawab kamu akan saya loloskan langsung ke makasar dan bantara pusat akan memfasilitasimu kalau kau berhasil di makasar maka fasilitas pusat ini akan sampai di singapura karena setelah di makasar kalian akan di seleksi lagi untuk jambore internasional di singapura ada 10 negara yang akan hadir mengerti?" jelas bantara tersebut.
__ADS_1
nenapun segera menjawab "ya kak megerti".
semua orang riuh dan sangat menantikan termasuk indra dan bryan.
juri memulai pertanyaannya hanya terdiri dari beberapa kata sandi itupun hanya sebaris "silakan di jawab" perintah juri.
indra dan bryan tersentak dan kompak bersuara "sandi iblis, sandi yang sangat sulit di terjemahkan" ternyata diantara mereka berdua pernah mendapat sandi ini karena mereka termasuk jenius, julukan mereka jenius dingin dan jenius hangat yang menggambarkan kepribadian mereka, namun hanya bryan yang mampu menjawab semua dengan benar sementara indra hanya setengah. Mereka sangat menantikan jawaban nena.
nena mulai menjawab "jawabannya berjayalah pramuka". Indra dan bryan yang mendengar sangat terkejut begitupun dengan juri pemberi soal dia saja butuh waktu 1 bulan untuk menjawabnya bagaimana nena bisa menjawab sesingkat itu, karena memang itu jawabannya indra sudah di beri tahu oleh bryan. Namun sandi itu akan di mintai penjabarannya dan itu akan sangat panjang. Sesuai dugaan mereka, juri meminta pejabarannya.
juri berdehem menormalkan ekspresinya "begini adik selena saya minta kamu menulis penjabarannya"
nena segera menjawab "ya kak".
kemudian juri itu meminta panitia meyiapkan kertas katon sebanyak 10 lembar, panitia pun sangat terkejut buat apa karton sebanyak itu namun mereka tetap menuruti, setelah karton tersedia nena mulai menjabarkan dan itu sangat cepat hingga sang bantara tecengang begitupun bryan dan indra.
"gila bry dia bisa loh dan itu sangat cepat setara denganmulah" kata indra.
bryqn hanya mengangguk dalam hatinya "gadis kecil kau mengagumkan" sambil tersenyum ke arah nena, namun nena tak melihat.
yidak lama setelahnya nena selesai dengan penjabarannya dan menyerahkan kepada juri.
"kak semua sudah selesai di tempalkan berdasarkan urutan yang di sebutkan nena" kata seorang panitia.
juri itu kemudian mengalihkan pandangan dari sosok yang dilihatnya dan mulai memperhatikan hasil kerja nena, dia terperangah mulutnya menganga tanda tak percaya, lama dia terdiam , baru tersadar setelah di tanyai oleh mc "pak apakah benar?" mc pun yang melihat sama sekali tak mengerti, soal tadi saja dia tidak mengerti sama sekali begitupun panitia lainnya dan juga penonton terkecuali bryan dan indra tentunya "bry dia beneran jenius loh sangat setara denganmu" kata indra.
sementara di panggung sang juri bantara "wah benar sekali, kamu memang hebat sekali" dia benar-benar kagum dengan nena.
tiba-tiba nena berkata "kak bantara ada penjelasan yang singkat dan mudah di mengerti sebenarnya dari pada penjelasan panjang ini".
sudut bibir bryan mengukir senyuman dia bergumam "ternyata dia juga tahu ini" bisik bryan pada indra dan indra bingung.
"lihat saja ndra" suruh bryan.
di tengah panggung si bantara pun bingung dia sama sekali tidak tau ini. Tiba-tiba ada seorang yang berpakaian biasa keluar dari kerumunan dan berkata "coba tuliskan adik selena" seraya memberikan spidol si juri bantara langsung memberi hormat dan hanya di balas anggukan para penonton riuh "itu siapa sih kok juri kasih hormat sama dia, perasaan dia bukan peserta pramuka ini deh ataupun kakak pembina, berbeda dengan bryan dan indra yang sudah tqu siapa dia.
dia adalah ketua bantara seindonesia. Setelah memberi salam nena mulai menuliskan jawabannya, sudah selesai nena pun menanyakan pada kak bantara tertinggi ini, dan beliau tertawa "bagus,,,bagus,,,bagus kamu gak usah ikut yang di makasar kami akan mendukungmu langsung ke singapura karena kamu hanya menunggu seleksi di makasar selesai dan yang akan pergi bersamamu hanya ada 11 orang termasuk kamu di sana kakak pembinanya adalah kita sebagai ketua bantara negara saksi serta juri berasal dari luar asia kompetisi ini sangat adil. Kamu selesaikanlah seleksi di sini sambil bersenang-senang karena saya yakin kamu akan lulus, ah dan satu lagi kalau kau berjaya di tingkat internasional negara akan memberikanmu hadiah besar berupa uang tunai 1 milyar, mobil juga apartemen sederhana di ibu kota pusat di jakarta, aku pergi dulu" setelah itu dia pun pergi dan lomba cerdas tangkas selesai dengan keunggulan SD melati karena ada hambatan debat di undur hingga sore karena sekarang masuk waktu isoma. Tim volly ball juga menang.
...
__ADS_1
Semuanya makan dan istirahat sebentar kemudian lomba di lanjutkan ini sama sekali tak berbeda jauh lomba debat di menangkan oleh kelompok nena ialah SD melati. Tiba waktu malam lomba vokalia dia adakan.
nena sedang duduk di bangku peserta lomba dan di lihat oleh indra dan bryan "bry dia ikut lomba nyanyi" tanya indra
"yah aku nggak tau, coba tanya elen, tuh dia disana"sahut bryan sambil menunjuk kearah duduk elen. Dan kemudian indra menyapa "hai nona elen"
elen kaget "ah kak indra, kak bryan..ada apa?"
"elen apa nena bisa nyanyi" selidik indra penasaran.
"tentu saja dan suaranya sangat merdu" pungkas elen dengan sombongya.
"oh..ya" indra dan bryan bersamaan hanya di balas anggukan sama elen.
...
tiba saatnya giliran nena.
Mc "selanjutnya mari kita dengarkan adik SELENA ADILA"
nenapun naik kepanggung dan mendiskusikan lagu dengan kiboris. Saat musik mulai berdendang nenapun mulai menyanyi dengan merdu dan sangat syahdu sampai bikn penonton sangat terbaw suasana.
tak terkecuali indra dan bryan. Ujung bibir bryan berkedut "gadis kecil aku makin menyukaimu"
sementara indra bergumam "wah dia sangat pandai bernyanyi" indra menggelengkan kepalanya karena sangat kagum. Tak terasa lagu nena berakhir dan penonton memintanya bernyanyi lagi "lagi....lagi..lagi .." seru penonton gemuruh di sertai standing uplous juri yang sangat kagum. Nena pun menyanyikan sebuah lagu religi namun di terjemahkan ke dalan bahasa inggris dan itu terdengar sangat indah, bryan benar-benar telah terpesona dia tak bisa menyembunyikan rasa kagum dan sukanya pada nena lagi. Di sisi lain indra tercengang dan berkata "itu bisa dinyanyikan begitu juga? Wah..wah...wah..hebat sangat hebat" sambil bertepuk tangan. juri pun ikut tercengang lalu salah satu juri berkata "selena adila kau luar biasa". Nenapun turun panggung dengan tersipu karena di puji..
kompetisi vokalia berakhir dengan kemenangan nena.
"benar kan kak apa yang ku katakan" elen sangat bangga dengan sahabatnya itu.
tiba-tiba bryan bersuara "andai dia sudah besar pasti akan sangat baik, karena aku benar-benar jatuh cinta dengan gadis kecil itu" dia berkata tanpa sadar situasi indra dan elen saling menatap "wah bro lo pedofil kalau kayak gitu" kata indra dan di iyakan oleh bryan "pedofil atau todak pokoknya aku menyukainya" terang bryan dengan wajah yang tersenyum bahagia.
indra dan elen makin tercengang...."gunung everesku telah mencair" ucap indra dengan gelengan kepala karena tak percaya temannya yang sangat dingin itu sudah berubah.
...
dengqn berakhirnya kompetisi menyanyi akyivitas malam pun berakhir para peserta istirahat dan menunggu jam mengantuk ada yang main dan juga ada yang duduk santai. Bryan, indra dan elen menuju tempat duduk nena.
"nena hebat sekali loh nyanyi bagus bangat" puji indra dan bryqn hanya memberikan senyuman hangat. karena malam telah larut merwka kemvali ke tenda masing-masing.
__ADS_1