
"sunggu Amela, tidak mengerti, takdir apa yang sedang tuhan berikan padanya, salah apa dirinya, hingga mendapati nasib seperti ini, sunggu gadis malang dirinya,, di hadapkan pernikahan yang tak dia ingin kan, dengan pria sombong seperti bosnya,,
"sekarang diriku menjadi seorang istri, istri macam apa dirinya, semua tidak bisa dia lakukan, karna pria yang menikahi nya tak menginginkan dirinya,
"amela, keluar menggunakan gaun selutut, yang di bawa regha ke kamarnya tadi, gaun warna putih, bermotif bunga, warna marun,,
dengan polesan tipis,, rambut indah nya di gerai, panjang sepinggang, sunggu cantik ciptaan tuhan, begitulah pandangan rehga pada amela,
"namun ke kagumannya segera dia tepis, dia berpikir semua wanita sama saja, hanya menyukai uang nya saja,,
"kau terlalu lama, hingga aku merasa bosan menunggu mu, regha kembali mengomel, untuk menghilangkan rasa kagumnya,
"amela, merasa bingung, sungguh bosnya sangat menyukai mengomel, padahal dirinya tak melewatkan satu detik pun, namun sang bos, mengatakan dia sangat lama, sungguh bos yang tidak punya hati, amela, sangat kesel, namun kekesalannya Hanya dapat mengomel dalam hati, mana berani dia mengatakan secara langsung, bisa bisa tak ada lagi perusahaan yang akan menerima nya bekerja,, ohh sungguh orang kaya selalu seenaknya,,
"sampai di mansion mewah, mereka di sambut dengan sangat meriah, padahal mereka hanya pulang dari kamar hotel, tempat acara semalam, mereka di kalungkan bunga, seperti, orang yang lama tidak pulang, tuan besar sangat berlebihan,, amela, merasa terharu, mendapati penyambutan ini, namun kembali tersadar, bahwa setelah ini, dirinya akan kembali di abaikan sang suami,,
__ADS_1
"kalian istirahat lah dulu.. nanti malam kalian bisa berangkat ke negara mana saja, untuk berbulan madu, kakek sangat ini mendapat kan cucu segera dari kalian, "amela, melotot tak percaya,
"kakek sudah punya aku, aku ini cucu kakek bukan, lalu kenapa menginginkan cucu lagi, selama ini aku sudah menjadi cucu yang baik dan menurut,,
"ingin rasanya protes, tapi regha sudah memprotes lebih dulu,,
"pokoknya, kami tidak akan kemana mana, kalo kakek sangat ingin kami membuat cucu baru, kami bisa membuat kan mu di rumah, dan kami kami akan membuatnya setiap hari dan malam,, iyakan sayang,
dengan rasa malu, dan wajah sudah Semerah tomat, amela, hanya mengangguk kan kepalanya,,
"malam pun tiba, amela berada dalam kamar dengan ke bingungnya, ingin rasanya, menceritakan semua pada Nia, tapi dia sangat takut, jika sang bos memecatnya dari pekerjaan nya, dan tak ada yang akan menerima nya bekerja di perusahaan mana pun,
terpaksa dia pendam sendiri, dengan hati yang dongkol,,,
"regha masuk ke dalam kamar, langsung ke kasur merebahkan dirinya, dia sangat lelah bekerja dari siang tadi,, amela sangat kaget, segera bangkit dari kasur,
__ADS_1
"dan bingung, dimana dia tidur,, dengan ragu ragu, Amela, bertanya, maaf tuan saya tidur dimana,,
"terserah, bukan urusanku, jangan ganggu aku, aku mau tidur,,
"amela, tidak percaya, bosnya sekejam itu, bener bener manusia tidak punya hati,
dengan terpaksa Amela, tidur di sofa,,
"pagi pagi, pintu di Ketut dari luar, regha, itu suara kakek,
wanita itu tidur di sofa, dengan sigap, regha, segera mengangkat tubuh amela ke atas kasur, dan menyelimuti dirinya, dan Amela, sambil memeluk gadis itu,,
masuk kek,
kakek nampak tersenyum bahagia, amela dan regha tidur bersama,
__ADS_1
"maaf, kakek seperti nya mengganggu pengantin baru, tidurlah lagi,