
"sudah jam lima sore, waktu pulang kantor, tapi di luar hujan sangat deras,,
mau tidak mau Amela harus menunggu.. naik motor tidak mungkin. bisa menyebabkan kecelakaan, karena jalan licin, di tambah tak ada mantel.. sementara siang tadi Nia, sudah lebih dulu pulang, karena merasa tak enak badan,
"dari cctv, regha melihat amela, masih berada di lobby,
regha pun bergegas turun,
"sementara, refan sejak tadi menunggu amela, dan mencoba menawarkan tumpangan padanya, amela, pun tak menolak, karna memang ingin bicara pada refan, tentang masa lalunya..
"setelah regha sampai di lobi, amela, sudah masuk ke mobil refan, sial, berani sekali dia membawa istri ku pergi,
"Mel, maafkan aku,
"itu yang ingin aku tau, kenapa kau meninggalkan aku, di saat hari pernikahan kita mas, kamu jahat mas,
"Mel, aku, juga tak ingin itu terjadi, tapi orang tuaku, memaksaku harus ikut ke Singapura, kamu tak Mel, hubungan kita tak pernah di restui..
__ADS_1
"lalu, kenapa mas mau menikah ku waktu itu, kenapa mas, mengatakan, kalau orang tua mas yang menginginkan pernikahan kita waktu itu, kenapa mas berbohong,,
"aku sangat mencintaimu Mel, aku terpaksa berbohong, aku ingin menikah mu, agar orang tua ku, tak bisa memisahkan kita Mel,
tapi kakakku, mengetahui nya, hingga, pagi itu, aku di paksa ikut pergi, dan mengancam, jika aku tetap memilih mu, ibuku akan bunuh diri, mau tidak, aku terpaksa menuruti nya,
"klo mas tetap tidak memilih ku waktu itu kenapa mas tak memberi kabar, supaya aku dan ibuku tak berharap lebih dari mu mas, kamu jahat mas, ibuku pergi karna mas, Amela menangis, mengetahui kebenaran nya,,
"aku juga menyesal Mel, aku ingin kita memulai nya kembali, sekarang ibuku tak akan menghalangi kita lagi, setahun yang lalu, aku pulang, aku mencari mu, aku mendatangi rumah mu, tapi, bang arfan tak memberi tau keberadaan mu, bang arfan mengusir ku, kita memang di takdir kan jodoh,
"permohonan refan, untuk meyakinkan amela, sorot mata yang jujur, tak ada kebohongan disana,
"jujur saja, rasa cinta yang masih ada di hati nya, tapi bagaimana lagi, dia sudah menikah, walau tak di anggap, namun pernikahan bukanlah permainan bagi amela,,
"Mel, apa aku masih punya kesempatan untuk bersama mu lagi,
baiklah diammu muanggap persetujuan, aku akan berusaha untuk membuat cinta di hatimu seperti dulu.. kau tak perlu menjawab nya lagi..
__ADS_1
"cinta dan benci, menjadi satu, hingga tak mampu untuk menjawab semua pertanyaan refan,,
"satu sisi, masih ada rasa itu, walau sudah lama, tapi mengingat, ibunya meninggal karna serangan jantung, akibat pernikahan nya yang gagal, hatinya kembali sakit,
"air matanya mengalir,
"refan, menepikan mobilnya, jari nya di arahkan ke pipi amela, di hapus matanya, jangan menangis, kita akan bahagia, aku tidak akan meninggalkan mu lagi, aku janji sayang..
"amela, sunggu tak berdaya di hadapan pria yang pernah tertata indah di hatinya,
mas, antar aku pulang secepatnya, aku ingin istirahat, aku sangat lelah,
"Mel, kau Dengan siapa,
"hai ni, apa kabar mu, refan keluar dari mobil nya,,
"kau, Nia, sangat kaget, melihat refan berada di depan nya..
__ADS_1