
"nia, Memeng baru pertama melihat refan setelah beberapa tahun, di kantor memang tak bertemu dengan refan, di karenakan, dirinya tak jadi mengikuti meeting,
"Mel, kenapa dia ada bersama mu, bukanka dia pria yang pernah menyakiti mu,
"dan kau mas, untuk apa kau datang lagi, setelah semua sudah kau hancurkan, kau menghancurkan amela, hingga dia begitu trauma untuk mencintai pria lagi..
"ni, dengar kan aku dulu, aku akan menjelaskan semuanya,
"aku gak butuh penjelasan mu mas, Mel, ayo kita masuk, aku gak ridho ya Mel, kamu dekat dengan nya lagi, Nia, menarik amela, masuk dalam rumah, dan menutup pintu, tak membiarkan refan masuk,,
"dari kejauhan, regha, tersenyum puas, melihat refan, tak di beri kesempatan oleh Nia,
sedari kantor tadi, sudah mengikuti mobil refan, sunggu hatinya kesel, di saat mobil refan menepi ke jalan, apa yang mereka lakukan, kenapa mobilnya di tepihkan, hatinya begitu panas melihat mereka,
dari jarak jauh, regha, melihat refan memeluk Amela,, sial, berani sekali dia memeluk istri ku, awas, akan kuberikan pelajaran pada kalian,,
"saat melihat Nia, menunjukkan sikap tidak sukanya pada refan, regha begitu puas, satu perisai pelindung untuk nya,,
__ADS_1
"melihat, refan pergi, regha pun, meninggal kan rumah amela,,
"regha, tiba di kantor,
tak melihat amela, di kursi nya, membuat nya, berfikir curiga, segera memasuki ruangan nya, memeriksa cctv, dan benar saja, amela, kembali di antara refan,
kemarahannya kembali berapi api, dasar wanita murah*n, berani beraninya dia, mendekati mantan nya,
"regha, menelfon ke resepsionis, katakan pada Bu Amela, suruh dia langsung masuk ke ruanganku, setelah absen,,
"regha, berdiri, dan langsung menyambar amela, mencium paksa bib*rnya,
"amela sangat kaget, dan tak bisa bergerak saking kagetnya, dan pertahanan nya, kalah kuat dari regha,,
"melihat amela, susah bernafas, regha melepaskan nya, untuk memberi ruang nafas kepada Amela, air matanya menetes. dirinya begitu di rendahkan, meski sudah menikah, tapi bukan begini caranya,,
"hapus air mata murahan mu itu, bukan kah, ini yang kau inginkan, bukan kah, kau sangat bahagia, di sentuh pria, dan aku sudah menyentuh mu, bahkan bisa lebih dari ini,,
__ADS_1
"apa maksud bapak,
"kau tidak perlu pura pura bodoh, bukan kah, semalam kau, menawarkan dirimu, di peluk pria lain, bahkan pagi ini, dia mengantar mu lagi, kau sangat murahan, nona Amela, dan kau jangan lupa, kau sudah kunikahi,
"kenapa anda begitu marah, bukan kah kita menikah, hanya untuk memuaskan kakek anda, dan saya sudah setuju tanpa minta syarat apapun dari anda pak, justru anda yang memberikan syarat padaku, aku pun, tak mempermasalahkan nya, lalu kenapa anda begitu marah, anda meminta ku, untuk melupakannya, kita anggap tak terjadi apa apa, aku sudah melakukan apa yang bapak minta, lalu kenapa anda sangat marah,
"kemarahan regha semakin memuncak, Amela, melawan nya, namun tak bisa berbuat apa-apa, karena memang dirinya lah yang membuat amela, menjauh dari awal,
"amela, keluar dari ruangan regha,
"Nia yang melihat amela, menghapus air matanya, merasa khawatir,
"Mel, kamu kok nangis, apa bos marah padamu, kau membuat kesalahan apa, kenapa dia marah padamu,,
Nia" bertanya seakan tanpa Jedah,
sabar ya Mel, mang gitu orang kaya, kita orang tak punya hanya bisa lapang dada.. Nia, memeluk amela,, dua sahabat itu,. selalu saling merangkul Ketika salah satu dapat masalah,,
__ADS_1