JODOH UNTUK AMELA

JODOH UNTUK AMELA
PIKIRAN


__ADS_3

"dan untuk yang sudah kau lakukan, kau harus mendapatkan hukuman dari..


"apa pak, hukuman, pak, saya tidak melakukan kesalahan fatal, kenapa harus di hukum pak,,


"apa kau tidak menyadari kesalahan mu,


kau sudah membuat tensi darah ku tinggi sepagi ini, dan kau masih saja, tidak mengakui kesalahan mu..


dan baru saja kau mendebatku, menghina ingatkan ku, hari ini, kamu telah melakukan kesalahan dua kali, dalam waktu yang hampir bersamaan..


"dua kali pak, bukan nya hanya satu kali saja pak..


"regha, langsung teringat, jika amela tidak, cctv yang di pantau tadi, karna ingin menangkap basa Amela, bersama refan..


"iya dua kali. aku menganggap nya dua kali..


"tapi kan pak, seingat saya hanya satu kali saja pak..


"terserah saya, mau menganggap nya dua kali, atau pun lebih dari dua, suka suka aku, kenapa kamu mau ngatur pikiran saya..


dan kamu di larang memprotes pikiran saya, terkecuali hukuman mu, mau ku tambah lagi, ya silahkan di protes lagi..

__ADS_1


"kenapa diam saja, katakan saja, kalau memang mau menambah hukuman,


"ah tidak pak,


pak, apa saya sudah boleh meminta tanda tangan bapak, saya akan melanjutkan pekerjaan saya pak,


"amela, segera berlari untuk menghadap kepada regha,


"stop, diam disana..


lalu regha berdiri, dan menghampiri amela,


tanpa Abah Abah, regha mencium paksa bibir amela..


mau tidak mau perlakuan regha di terima amela,


"merasa amela, sulit bernafas, regha melepaskan nya,


"itu hukuman untuk mu, karna kamu sudah meragukan kemampuan ingatanku..


"tak sempat amela, bicara, bibir amela, di lap tisu oleh regha. lalu seakan tak terjadi apa-apa, regha meraih map yang di letakkan amela tadi di atas meja. dan menanda tangani semuanya.. setelah selesai amela, amela keluar tanpa pamit, setelah merapikan pakaian nya, karna sudah di buat kusut oleh regha..

__ADS_1


"melihat kepergian amela, regha tersenyum, karna mengingat kejadian barusan, bibir amela, kini menjadi candu baginya. manis dan lembut sekali. senyum di bibir regha semakin melebar.. karna merasa puas..


"sementara di ruangan amela, semakin takut pada regha, pria tidak waras..


"sukurlah Mel, aku memang tak suka pada refan, kalau dia terus mendekati mu, aku muak, jika mengingat masa lalu kalian dulu..


"amela, mendongak, Nia, masuk ke ruangan nya..


"ni, apa yang membuat mu datang keruangan ku. amela, ingin kesel pada Nia, karna, Nia selalu mengatakan, jika dia benci pada refan, tapi nyatanya dia malah pulang di antar refan.. namun mengingat persahabatan mereka berdua, membuat Amela, tak ingin mengatakan apapun, walaupun sebenarnya, hati nyerih, jika mengingat, kejadian di malam itu, refan dan Nia berduaan di rumah.


di mana waktu itu regha membawanya untuk bertemu kakek nya,


hatinya sebenarnya sakit, tapi tak ingin merusak hubungan persahabatan mereka, akhirnya amela, hanya diam,


"Mel, kamu kok melamun, jangan katakan, kamu mengingat cowok itu lagi,


"gak kok ni, aku gak ingat apapun tentang dia, dan mang gak mau ingat dia lagi,


"syukurlah Mel, dia mang gak pantas untuk mendapatkan mu,


"aku tau ni, kamu menyukai mas refan, tapi tak perlu juga mengatakan ke tidak pantasan nya padaku, hatiku sakit, saat mengetahui, kamu suka sama mas refan,

__ADS_1


"hanya bisa di ucapkan dalam hati amela,


__ADS_2