JODOH UNTUK AMELA

JODOH UNTUK AMELA
RENCANA


__ADS_3

"meski pun terkesan egois, kakek tak punya pilihan lain, selain harus menikahkan regha..


"persiapkan semua dengan baik, gaun pengantin yang kupesan dua hari lalu, antarkan malam ini, besok pagi, semua akan berangkat ke gedung aula,,


"baik tuan besar, jawab orang di seberang telepon,,


"pagi sudah tiba,


"amela, turun ke dapur untuk memasak lagi, namun, semua pelayan, sibuk, entah apa yang terjadi, amela bener bener tidak tau,


"apakah ada acara, kenapa aku tidak tau, dan tidak ada yang memberi tahuku, amela ingin bertanya, tapi semua terlalu sibuk, hingga Amela, hanya melihat mereka, tanpa bergerak untuk membay, karena merasa bingung,,


"nona, ikut bersama ku, kita akan pergi bersama tuan bos,,


"aku ganti baju dulu, tunggu lima menit,,


"tidak perlu ganti baju, bos sudah menunggu di mobil,

__ADS_1


"tapi aku, hanya memakai kaos, seperti ini,


"nona tuan bos, tidak suka menunggu, ataupun di bantah,


sebaiknya ikut sekarang,,


"dengan pasrah, Amela pun terpaksa ikut,,


"di dalam mobil, bos dingin itu, memakai jas warna krem, di padukan kemeja putih dasi pita, sunggu sempurna ciptaan Tuhan. rahan tegas, di tumbuhi bulu halus, kulit putih bersih, seperti akan melangsungkan pernikahan,, tidak di pungkiri, amela merasa takjuk melihat ketampanan bosnya,,


"apakah hari ini, bosnya akan menikah, amela semakin penasaran, tapi dengan siapa bosnya menikah, kenapa amela, tidak tau, jika bosnya akan menikah hari ini, dan untuk apa amela di bawa pergi, dengan pakaian se adanya begini, amela, merasa tidak percaya diri dengan penampilannya,,


"regha, keluar tanpa berbicara apapun, sang asisten pun keluar, menyisakan amela yang masih bertanya tanya,,


"apakah kau begitu nyaman duduk di dalam mobil, hingga kau tak ada niat mau keluar,,


kini regha yang berbicara, hah yang benar saja, tuan bos nya berbicara, baru kali ini amela, mendengar bosnya berbicara panjang, dua bulan menjadi SEO di kantor nya bekerja, Amela, hanya mendengar kata iya, atau sama sekali tak ada jawaban,

__ADS_1


"oh iya pak maaf,


dari arah pintu, dua wanita keluar, perkiraan umurnya, kurang lebih dengan rehga, pakaiannya sangat glamor, Wajah cantik nya, tersenyum ramah pada regha,


"hai pak regha, apakah gadis ini yang harus kami rias,, hmm cantik juga ya, Anda sangat beruntung nona, mari saya antar ke kamar, kami akan merias mu,


"amela, tampak semakin bingung, maksud nya, saya di rias untuk apa, dan kenapa saya harus di rias, amela, terbata, Sakin kagetnya, iya tak mengerti sama sekali, kenapa harus di rias.. apa maksudnya semua ini,,


"ikutlah dengannya, dan kau tak perlu banyak bicara, cukup mengikuti nya saja, dan diamlah..karna aku tak menerima penolakan, dan aku tak punya waktu , untuk mendengar mu bertanya panjang lebar,


"Amela, pun mengikuti langkah dua wanita glamor itu, dan hanya diam, menerima, wajah cantik nya di rias,


setelah selesai di rias, sang perias terus saja memuji kecantikan amela, di dalam aula, regha mengucapkan ijab qobul. dengan wali hakim, tanpa persetujuan amela,


"kenapa aku di pakaikan baju pengantin, dengan siapa aku akan menikah, tiba tiba amela teringat pakaian bosnya, oh no, apakah aku akan menikah dengan bosku, ah tapi, kenapa tidak mengatakan nya padaku, Amela terus saja membatin, karena tak mau bertanya, karena merasa, nanti di sangka geer oleh dua perias glamor ini,


"sah... sah.. sah..

__ADS_1


"bawa nona itu keluar..


__ADS_2