
"setelah regha, masuk dalam ruangan nya, kini dia berfikir, benar kah aku cemburu, tanya pada dirinya sendiri..
bagaimana bisa aku, tidak bisa mengontrol diri ku, hanya demi amela, yang dekat dengan mantan kekasih nya itu..
sial. kenapa aku jadi begini sih, regha frustasi sendiri..
"hari sudah sore, semua karyawan beberes untuk pulang,
termasuk amela,
"amela melihat ke arah pintu ruangan regha, entah lah, harus menghampiri nya atau tidak,
amela mencoba menunggu nya, beberapa saat, takut nanti, jika dirinya pulang lebih dulu, dan regha marah lagi padanya..
satu jam, dua jam, hingga menunjukkan pukul delapan malam. regha belum keluar juga..
"amela, memberanikan diri nya. Untuk menemui regha.
"tok tok tok,
__ADS_1
regha menoleh ke arah pintu, dan mengangkat lengan nya, jam sudah menunjukkan pukul delapan malam. siapa karyawan yang belum pulang, lion tidak mungkin, karena lion berada di negara J, tak ada jawaban dari dalam, amela langsung masuk, tatapan mereka berdua saling bertemu,
"amela salah tingkah, karna tidak tau, harus ngomong apa, regha sendiri masih diam,
"beberapa saat, Amela tetap tidak membuka suara,
"akhirnya regha, bertanya,
kenapa kamu belum pulang, ada keperluan apa yang membawa kemari..
"maaf mas, aku sedang menunggu mu,
"amela yang kecewa dengan sikap regha, langsung meninggalkan ruangan regha, hati nya sakit, dengan perkataan regha..
hari, Minggu, bulan, telah berlalu, regha dan amela, sama sekali tidak seperti biasanya, regha, yang selalu marah, saat melihat amela, bersama refan, kini sudah tidak ada lagi wajah sangar itu, seakan tidak pernah terjadi di antara keduanya,
"Amela, bohong, jika tidak merindukan sosok regha, walaupun ke duanya memang tidak pernah, atau seperti suami istri pada umumnya, pernikahan mereka, tetap menjadi rahasia.. mereka berdua
"dua bulan lalu saat kepergian kakek regha untuk selamanya, regha membaskan kan amela, semaunya..
__ADS_1
"jujur saja, Amela, tidak suka posisi seperti ini, dimana dia sudah berjanji, pada kakek regha, bahwa dirinya, akan selalu berada di samping regha, tapi dia pun tidak bisa memaksa regha untuk bertahan hidup dengan nya.
"usaha Amela untuk selalu mendekati regha, walaupun regha selalu mengingat kan nya, agar menjauh darinya. terkadang regha harus sedikit kasar, bahkan sengaja membawa wanita yang berada ke kantor nya, agar Amela, muak dengan nya,
namun bukan amela namanya jika menyerah begitu saja..
"refan pun tidak akan menyerah untuk mendapatkan cinta Amela lagi, meski di tolak ber kali kali, janji pada mamahnya terus membuat semangat untuk mendapatkan cinta wanita yang di benci mamah nya itu.
"Nia sendiri sudah setuju jika refan dan Amela bersama lagi, setelah kesalah pahaman sempat terjadi. kini semua sudah jelas,
melihat kesungguhan refan, Nia selalu membantu refan untuk mendekati amela, namun selalu saja jawaban Amela, bahwa dirinya tidak bisa lagi, tapi tekad Nia yang tidak mau menyerah. Untuk mempersatukan kisah cinta mereka, agar kembali harmonis lagi. membuat refan menambah semangat nya mengejar wanita nya..
"sebenarnya, regha, sejak memutuskan untuk membebaskan amela, tidak pernah tahan jika melihat amela bersama refan, namun ego nya, masih menempel pada otak nya, hingga mengahkan perasaannya..dalam pikirannya,,
"amela, tidak peduli, meski regha sering marah dan kasar padanya, amela, mendatangi apartemen regha, untuk membersihkan, memasak, dan mencuci, setelah semua selesai, Amela akan pulang ke rumah nya,
dia tetap menjadi istri yang baik, walaupun pun regha sudah membaskan nya,
"amela, sedang memasak di dapur apartemen regha, ya amela bisa masuk, dia tau sandi apartemen regha, saat itu regha yang merasa pusing, di antar amela ke apartemen nya, dan regha sendiri yang memberi taunya, waktu, hubungan mereka tidak seburuk sekarang..
__ADS_1