JODOH UNTUK AMELA

JODOH UNTUK AMELA
MAKANAN


__ADS_3

" pergi, dan selesaikan pekerjaan mu, bawa segera ke hadapan ku,


"amela, sangat kesel dengan sikap bosnya, bukan bertanya baik baik, malah di hina habis habisan,, aku menyesal masuk ke ruangan bosnya,,


"kenapa juga aku harus melihat nya ke dalam, harus nya aku diam saja disini, rasa malu dan kesel, memenuhi isi kepala amela,


"namun tetap harus bekerja, sebentar lagi waktu istirahat,


"Mel ayo kita ke kantin, kau harus cerita padaku tentang semalam yang sempat tertunda,,


"ni, aku belum lapar, duluan saja go sana, aku harus menyelesaikan pekerjaan ku, sambil menunjuk tumpukan kertas di atas meja,


"Mel, tapi kau juga butuh makan, kau bisa sakit kalau kau mengabaikan makan mu, lihatlah badan mu, Sudah kecil, bisa semakin kecil, klo tetap abai terhadap kesehatan mu, asupan makanan pentingnya kesehatan Mel,,


"iya ni, bentar lagi aku makan, tapi kau boleh pergi, nanti aku menyusul mu, sana gi pergi,


"kau memang susah di kasi tau Mel, ya sudah, aku pergi, biar punya tenaga merawat mu, jika kau sakit nanti, "Nia, tampak kesel,


"kau mendoakan ku sakit ni"


"gak harus ku doakan untuk kamu sakit, kalo kamu terus begini, telat makan, akan secepatnya sakit,,


"ni, please ya, nanti di rumah lanjut ngoceh nya ya, aku harus menyelesaikan ini, sedikit lagi.. jangan menggangguku dulu,

__ADS_1


"ya sudah, aku ke bawa, jangan lama nyusul nya ke bawa..


"iya bawel,,


"bawel gini juga, karna aku sayang kamu Mel,.


"makasih ya ni, udah baik banget selama ini, kamu memang sahabat yang baik,


"aku pergi Mel,


"iya ni" hati hati,


"iya Mel,


"apa ini pak,


"silahkan di terima nona,


"tuan memesan makanan ini, untuk nona, silahkan di makan nona,, sang asisten pun berlalu pergi,


"kenapa dia peduli padaku, bukan kah dia tidak suka padaku, dasar bos gila,


"mau tidak mau, Amela menerima nya, berhubung perutnya sangat lapar, namun pekerjaan nya menumpuk..

__ADS_1


"hum.. wangi sekali makanan ini, perut Amela semakin meronta.. rasa laparnya, seakan tak bisa lagi menunggu,,


"amela, makan dengan lahap.. enak sekali, bagaimana tidak, makanan ini, dari restoran termahal, tentu saja, terbuat dari bahan pilihan dan segar,,,


"dari celah tirai, regha, terus memperhatikan Amela, makan begitu lahap, senyum tersungging di wajah tampan nya,,


kau ternyata sangat lucu, ketika sedang lapar,,


"beberapa kali ketukan di balik pintu, regha, tak menyadari nya, hingga sang asisten, sejak tadi mengetuk, masuk tanpa di silahkan oleh regha,,


"melihat tingkah bosnya, senyum senyum sendiri, dan mengikuti arah pandang sang bos,


dalam hatinya berkata, sebenarnya bosnya ini bagaimana sih, katanya tidak mencintai wanita itu, tapi dia peduli jam makan nya, dan terus memperhatikan Bu Amela,,


"hmm.. deheman sampai tiga kali, baru regha sadar,,


"regha menoleh, hei kau masuk tanpa permisi, kau tidak sopan pada atasanmu,, regha sedikit kesel, karena dirinya merasa salah tingkah, dia tau kalau asisten nya, mengetahui, memperhatikan wanita itu,,


"maaf bos, saya sudah mengetuk pintu beberapa kali, tapi tak ada jawaban, anda sedang sibuk mengarah Padang ke kaca itu..


"apa maksudmu, kau pikir aku memandang gadis itu.. kau jangan berpikir aneh aneh, aku memesan makanan untuk nya, bukan karena aku peduli padanya, aku hanya tidak mau kalau dia sakit, siapa yang akan menyelesaikan pekerjaan nya, sementara Bu hani masih cuti.. regha, ngoce panjang lebar, padahal tidak biasanya dia bicara terlalu panjang,,


"maaf bos, saya tidak berpikir sampai kesana,

__ADS_1


dalam hati sang asisten, ingin menertawakan sang bos dingin nya itu, bosnya terlalu munafik untuk mengakui nya, padahal tidak apa apa, toh itu istrinya. hahahaha.. hanya bisa ngakak dalam hati, bisa babak belur dirinya, andai secara langsung melakukan nya,,


__ADS_2