
"regha sejak kecil bersama ku, ayah nya menikah lagi, tapi aku memutuskan, regha tinggal bersama ku, aku takut, jika bersama ayah nya, ibu sambung nya, tidak sayang padanya..
kuharap, setelah pernikahan kalian, kau wanita yang bisa memberi nya kasih sayang, yang tulus, yang tidak dia dapatkan sejak kecil..
"mengingat ucapan kakek regha, dulu membuat amela, harus menutupi kebenaran,
"iya kek, aku sangat bahagia, aku sangat mencintai mas regha.. terimakasih kek, berkat mu, aku mendapatkan pria yang baik dan penyayang,
"uhuk uhuk uhuk.. mendengar ucapan Amela, regha, terbatuk batuk.. Amela, segera memberikan minum, dan mengusap belakang regha,
hati hati mas,
"regha, makan lah, dengan pelan, jangan terlalu terburu buru.. ucap kakek..
"kalian menginap lah disini, kakek ingin melihat kalian, sebelum kembali ke luar negeri..
"tapi kek, biarkan kami tinggal di apartemen kami, iya kan sayang, ucap regha,,
"kakek hanya ingin kalian disini.. final tidak ada bantahan lagi..
"hufff. keputusan kakek sudah tidak bisa di rubah lagi..
"mas, aku tidur di mana,
"terserah, tidur di mana membuat mu nyaman..
"tapi mas, disini hanya ada satu kasur, dan gak ada sofa..
"ya sudah tidurlah di atas kasur..
"ya udah mas, turun..
__ADS_1
"enak saja, ini kamarku, kenapa kamu yang berkuasa..
"tapi aku, gak mau tidur satu kasur dengan mu mas,,
"aku akan keluar cari kamar lain,
"silahkan. kalo bisa..
"Amela, menarik Gagan pintu..
loh, kok gak bisa, apa terkunci dari luar..
mas, pintu nya gak bisa di buka.
"kalau bisa, udah dari tadi aku keluar, cari kamar lain..
"dari luar, kakek masih sandar di belakang pintu, dan mendengar perdebatan kecil itu.
kakek berlalu pergi..
"terus gimana mas, aku takut..
"takut apa..
"a.. aku takut, sama mas, takut mas macem macem padaku.
"regha, bangun dari rebahan nya,
dan mendekati Amela..
"apa katamu, kau takut padaku, kau sungguh takut padaku..
__ADS_1
apa kau lupa. sebelum kita masuk ke rumah ini, kau menawarkan dirimu padaku..
"amela, pias, merasa malu, saat dirinya menangis, meminta ampunan pada regha, dan menawarkan dirinya. asal kan regha tak menjual nya..
"apa kau sudah mengingat nya.. dan jika pun aku melakukan nya, kau bisa apa. kau akan menuntut ku.
regha semakin merapat pada Amela..
aku memegang buku pernikahan kita sayang, bisik regha di telinga Amela,
"amela, semakin ketakutan,,
"aku tidak bernafsu pada mu, jadi buang jauh jauh pikiran kotormu padaku.
"regha, kembali ke kasur nya..
"tidurlah, di kasur ini, aku tidak berselera untuk mengganggu mu, kau tak perlu takut.
"dengan terpaksa, Amela, tidur di samping regha, dengan pembatas bantal..
"ke esokan paginya, amela terbangun, dirinya telah memeluk regha..
"astaga, kenapa aku memeluk nya, untung saja, dia belum bangun. sangat memalukan..
"amela, bangun sangat hati-hati, mengangkat tangan nya pelan. takut regha mengetahui. jika semalaman dia memeluk nya..
"setelah Amela, menghilang dari balik pintu kamar mandi,
regha, tersenyum lucu.
padahal dirinya sudah lebih dulu bangun, namun, sengaja tak mendahului amela, takut Amela, malu, jika, mengetahui, dirinya yang memeluk regha..
__ADS_1