
" amela hanya diam menyaksikan sahabatnya berdebat dengan pria, playboy cap jengkol kata Nia"
"hai gadis baru namamu amela, nama yang indah, seperti wajahmu yang manis.. oh iya namaku Rafa Atmaja dangkar.. tangannya di ulur kan ke depan amela,,
Nia segera menepis tangan Rafa, dan menarik amela pergi.. dua gadis yang bersama mereka tadi, lebih dulu pergi setelah perdebatan Nia dan Rafa. mereka malas menyaksikan pertengkaran mereka.. sudah terlalu sering begitu. hanya hal sepele.
"hei amela, lihatlah teman mu itu, sangat galak, pantas saja dia jomblo sejati, karena dia terlalu bar bar jadi wanita.. Rafa terus mengikuti mereka. dan menjelaskan apa yang ada di kepalanya..
"Rafa cukup kesel pada Nia, selalu saja seperti itu, hal hal kecil di perpanjang..
"Amela hanya diam, tak berbicara, dia terus mengikuti Nia kemana dia di tarik. Untuk menjauhi Rafa,,
"setelah sampai di rumah, mereka membersihkan badan, jam satu siang, Nia siap siap untuk bekerja.
__ADS_1
"Mel, kamu gak papakan di kost sendiri, harus pergi kerja..
jam sepuluh malam aku pulang..
kamu bisa melakukan apa saja, biar gak bosen di rumah.. nanti aku pulang, mau di bawain apa dariku..
"ah kamu ni" kayak pacarku saja, di bawain apa dari luar..
hei jangan bilang kamu kangen sama dia ya, aku gak ridho..
"Mel maaf ya, bukan maksud mengingat kanmu pada kejadian itu,, tadi aku hanya asal ngomong, maksud ku bukan begitu..
"gapapa ni" semua sudah terjadi.. anggap saja pelajaran. agar tidak terlalu menyalahkan takdir..
__ADS_1
"bener Mel, kamu harus bangkit, semangat, ya udah aku harus pergi, baik baik di rumah ya, jangan menerima tamu yang tak kamu kenal.. di kulkas ada banyak bahan. kalau mau masak. silahkan, masak lah yang ingin kamu makan..
"makasih ya ni,,
hati hati di jalan..
"hari ini acara wisuda selesai.. amela dan Nia, sangat bahagia, akhirnya berjalan dengan lancar, setelah melewati perguruan beberapa tahun terakhir.. mereka berdua mencoba mendaftar masuk perusahaan besar di kota itu.. bekerja di kafe tidak akan ada perkembangan, akan hanya begitu begitu saja.. sebulan lamanya mencari pekerjaan, akhirnya ada lowongan pekerjaan.. mereka berdua mendaftar.. sebagai sekertaris. biasa. karna tak punya pengalaman kerja kantoran. mereka hanya bisa di tempatkan sebagai karyawan biasa..
"hari hari mereka pun. berjalan sesuai harapan.. sudah setahun amela dan Nia, kerja kantoran.. syukur syukur. bisa pindah kost. mereka menyewa di perusahaan, setidaknya lebih nyaman lingkungan nya,
"lima tahun berlalu. Nia tak pernah melihat amela dekat dengan pria, walaupun banyak pria yang mengatakan cinta padanya.. di kampus, di kantor, tak ada satupun yang bisa menjadi kekasihnya. tak ada yang berhasil menempati hatinya.. bahkan nia, ikut andil yang membantu si pria yang menyukai amela, tetap saja gagal membuat amela jatuh cinta lagi..
"tentu, tentu saja nia, kwatir, takut amela tak lagi bisa jatuh cinta, takut Amela mati rasa karna masa lalunya..
__ADS_1
"hari ini mereka duduk di kantin, Nia kembali membahas, masalah Amela,,
Mel sampai kapan kamu harus begini, tidak kah ada cinta sedikit untuk pria disini. Nia menunjuk dada amela,,